Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pemkot Cilegon Wacanakan Bebas Sampah Tanpa Bergantung APBD

by Tusnedi Azmart
Maret 13, 2025
in PERISTIWA
Pemkot Cilegon Wacanakan Bebas Sampah Tanpa Bergantung APBD

LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo saat diwawancarai, Kamis (13/3/2025).

CILEGON, BANPOS – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon berupaya menciptakan kota bebas sampah tanpa terlalu bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sebagai langkah awal, Pemkot berencana menghadirkan aplikasi khusus yang akan membantu pengelolaan sampah secara lebih efektif.

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026
Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Februari 21, 2026

Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, menegaskan keinginannya agar program ini tidak bergantung sepenuhnya pada APBD.

“Saya ingin kita tidak berpikir APBD-minded dan bisa mandiri. Bisa saja industri membantu atau ada program bakti industri ke sekolah, seperti pengecatan atau kegiatan lainnya,” kata saat ditemui di kantornya, Kamis (13/3/2025).

Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah yang menggunung, Pemkot Cilegon telah berdiskusi dengan berbagai pihak.

“Insyaallah setelah Lebaran, kita akan memberikan percontohan dalam pengelolaan sampah untuk menjaga lingkungan bersama,” ujarnya.

Fajar juga menyoroti minimnya tempat sampah di beberapa area kota. Ia mencontohkan kondisi sungai yang masih penuh sampah dan menekankan perlunya edukasi serta aksi nyata dalam pengelolaan lingkungan.

“Sampah plastik sebenarnya bisa diolah menjadi aspal. Ini akan menjadi salah satu pembahasan lanjutan karena tantangan di Cilegon cukup besar, dan ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga masyarakat,” tuturnya.

Selain sampah rumah tangga, limbah tinja juga menjadi perhatian Pemkot Cilegon.

“Sebenarnya kita bisa meningkatkan pengelolaannya karena sudah ada dukungan dari pemerintah pusat. Itu harus dikelola dengan baik,” tutur Fajar.

Terpisah, Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Muhriji menyebutkan bahwa meskipun teknologi pengolahan sampah di hilir sudah tersedia, masalah di hulu masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.

“Di hilir, kita sudah memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dengan kapasitas 200 ton yang sedang dibangun. Selain itu, TPST berkapasitas 30 ton yang bekerja sama dengan IP dan PLN juga sudah berjalan. Namun, di hulu masih banyak sampah berserakan karena masyarakat belum sepenuhnya patuh dalam membuang sampah pada tempatnya,” katanya, Kamis (6/3).

Menurutnya, ada tiga faktor utama yang menjadi kendala dalam penanganan sampah di Cilegon. Salah satu masalah utama adalah kurangnya tempat sampah di lingkungan warga. Pihaknya berharap adanya dukungan dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) untuk pengadaan tempat sampah, terutama setelah adanya kebijakan pusat yang mengalokasikan 3% dari APBD untuk sektor persampahan.

“Cilegon memiliki 141 ribu kepala keluarga. Ke depannya, pengadaan tempat sampah akan dilakukan secara bertahap, misalnya dengan skema tiga rumah berbagi satu tempat sampah sebelum diperbanyak lagi,” ujarnya.

Selain tempat sampah, permasalahan lain yang dihadapi adalah kurangnya petugas pengangkut sampah. “Kalau sampah sudah ditempatkan di depan rumah tetapi tidak ada yang mengangkut, percuma saja. Artinya, kita butuh lebih banyak petugas pengangkut sampah. Ke depannya, kita akan berkolaborasi dengan ketua RW dan RT untuk mencari solusi, termasuk swadaya masyarakat,” terangnya.

Setelah sampah dikumpulkan, masalah lain muncul terkait pengangkutan ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS). (LUK)

Tags: FajarKota CilegonPemkot Cilegon
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri
PERISTIWA

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU
PERISTIWA

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026
Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan
EKONOMI

Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Februari 21, 2026
Bahas Tantangan Air Industri Petrokimia, Lautan Air Indonesia Gelar WaterCare Forum
EKONOMI

Bahas Tantangan Air Industri Petrokimia, Lautan Air Indonesia Gelar WaterCare Forum

Februari 5, 2026
Formasi Kabinet Robinsar-Fajar Resmi Dirombak, Ini Daftar Jabatan Barunya
PEMERINTAHAN

Formasi Kabinet Robinsar-Fajar Resmi Dirombak, Ini Daftar Jabatan Barunya

Februari 4, 2026
Next Post
Tahun 2025, PLN Bakal Tambah SPKLU

Tahun 2025, PLN Bakal Tambah SPKLU

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh