TANGERANG, BANPOS – Tidak lebih dari sebulan setelah dicetuskan, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Rapiudin Akbar mulai merealisasikan program beasiswa satu desa satu sarjana. Program pendidikan bagi pelajar tak mampu itu, mendapat restu dari Ulama Besar Mesir, Syekh Abdul Aziz Al Syahawi.
Realisasi program beasiswa bagi pelajar berprestasi namun tidak mampu untuk melanjutkan kuliah itu, dibarengi dengan launching pembangunan Gedung Akbar Initiative di Desa Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (8/2/2025).
Peletakan batu pertama Gedung Akbar Initiative bahkan dilakukan oleh Ulama Besar yang juga Guru Besar Universitas Al Azhar Mesir, Syekh Abdul Aziz Al Syahawi.
“Ini sebagai bukti keseriusan kami dalam mewujudkan program beasiswa bagi warga Kabupaten Tangerang yang hendak melanjutkan studinya namun terbatas biaya, baik jenjang S1 maupun S2,” kata Muhammad Rapiudin kepada wartawan usai peletakan batu pertama Gedung Akbar Initiative.
Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tangerang itu menjelaskan, untuk merealisasikan program beasiswa satu desa satu sarjana, pihaknya berkolaborasi dengan Pemkab Tangerang.
“Kami memfasilitasi para pelajar berprestasi namun tidak mampu secara ekonomi agar mendapatkan beasiswa pendidikan ke jenjang strata satu atau strata dua. Pendidikan adalah pintu kesuksesan dalam segala bidang,” kata Rapiudin.
Pendiri Akbar Initiative ini mengungkapkan, pada tahun 2025, pihaknya mengusulkan beasiswa jenjang S1 untuk sebanyak 20 orang. Penerima beasiswa bisa melanjutkan pendidikan ke kampus yang ditujunya, termasuk ke Universitas Al Azhar Mesir.
“Program beasiswa ini kami realisasikan tahun ini. Alhamdulillah program ini mendapat restu dari para ulama di Mesir, salah satunya Syekh Abdul Aziz Al Syahawi. Untuk tahun berikutnya kami perjuangkan untuk jenjang S2 dan S3,” jelasnya.
Sementara itu, Ulama Besar Al Azhar Mesir, Syekh Abdul Aziz Al Syahawi dalam tausyiahnya mendoakan Muhamad Rapiudin dengan Akbar Initiative-nya terus bermanfaat bagi masyarakat, baik bidang pendidikan, politik maupun lainnya.
Syekh Abdul Aziz Al Syahawi juga berharap lembaga yang digagas Rapiudin menjadi wadah syiar Islam serta pencetak para penghafal Al Quran di Indonesia, khususnya Kabupaten Tangerang, Banten.
“Tidak ada sesuatu yang lebih baik dan indah di dunia ini, kecuali Al Quran. Al Quran akan menjadi syafaat di akherat kelak bagi yang membaca dan mengamalkannya,” ujar Syekh Abdul Aziz Al Syahawi.
Sedangkan Kepala Desa (Kades) Tegal Kunir Lor, Mahfudin mengapresiasi ide kreatif para tokoh muda untuk bisa memajukan desanya. Pria yang akrab disapa MH Kipang ini mengapresiasi program beasiswa S1 yang digagas Rapiudin.
“Ini ide kreatif untuk memajukan desa. Semoga bisa ditingkatkan lagi, khususnya kuota penerima beasiswa,” ujar MH Kipang.
Apresiasi sama disampaikan Camat Mauk, Khalid Mawardi yang mengaku siap berkolaborasi dengan anggota DPRD Kabupaten Tangerang dalam memfasilitasi ide-ide positif, seperti program beasiswa S1.
“Ini ide brilian dari legislator muda yang sudah seharusnya mendapat dukungan dari pemerintah daerah,” tandasnya.(Odi)



Discussion about this post