Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Miris, Pria Paruh Baya Warga Cilegon Tinggal di Gubuk Kecil Seperti Kandang Ayam 

by Tusnedi Azmart
Desember 19, 2024
in PEMERINTAHAN
Miris, Pria Paruh Baya Warga Cilegon Tinggal di Gubuk Kecil Seperti Kandang Ayam 

Kakek 62 tahun hidup di gubuk kecil butuh bantuan Pemkot Cilegon, Rabu (18/12/2024). (LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS)

CILEGON, BANPOS – Miris, kisah pilu dialami Maman, pria paruh baya berusia 62 tahun yang tinggal di gubuk kecil seperti kandang ayam berukuran 1×1,5 meter di Lingkungan Baru, RT/RW 04/04, Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Kakek tersebut tinggal di gubuk berdinding GRC dengan atap asbes yang didirikan dari hasil swadaya warga sekitar. Awalnya Maman tidur di teras salah satu warung warga sekitar, namun warga yang peduli akan kondisinya memutuskan untuk membangunkan tempat tinggal untuknya.

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026
Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Februari 21, 2026

Selain tinggal di gubuk kecil berukuran 1×1,5 meter, kakek tersebut juga dibangunkan kamar mandi untuk buang air kecil dan mandi oleh warga sekitar. Lantaran pandangan kedua matanya sudah kabur dan tidak jelas, untuk ke kamar mandi Maman mesti berjalan sambil meraba gubuknya hingga sampai ke kamar mandi.

Kakek tersebut tinggal di gubuk kecil itu sekira satu tahun terakhir. Ia memilih tinggal di gubuk itu sepeninggal sang istri lantaran dirinya merupakan warga asli Lebakgede.

“Saya tinggal di sini satu tahun lebih, sebelumnya tinggal di Petir (Kabupaten Serang). Saya tinggal di sini setelah istri meninggal, kebetulan saya orang tua dan sejak kecil saya dari sini,” katanya kepada awak media saat ditemui di lokasi, Rabu (18/12/2024).

Meski memiliki dua orang anak, Maman mengaku kini komunikasi antara dirinya dan anak terputus, kini kedua anaknya tinggal di Lampung. Untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, Maman menunggu belas kasihan dari warga sekitar.

“Saya memilih tinggal di sini karena kemampuan mereka (kedua anaknya, red) susah juga sama, tinggalnya juga di gunung. Untuk makan sehari-hari saya dikirim oleh warga sini,” tuturnya.

Maman tak memungkiri dirinya tidak nyaman tinggal di gubuk berukuran 1×1,5 meter itu. Terlebih, ketika hujan datang ia kerap merasa kedinginan.

“Kalau ditanya nyaman enggak di sini, saya bilang tidak. Tapi kita bersyukur segini juga bukan kita yang bikin, disyukuri dan dinikmati,” terangnya.

Lebih lanjut, Maman berharap dirinya dimasukan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar dirinya bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Kami berharap bisa mendapat bantuan untuk kebutuhan sehari-hari, bahasanya biar makan sehari sekali juga tidak apa-apa,” harapnya.

Selain itu, Maman juga berharap dirinya bisa mendapat bantuan pemeriksaan hingga tindakan medis untuk kedua matanya yang kini sudah tidak bisa melihat. “Saya kepingin dibawa ke ahli syaraf lah, diperiksa matanya,” ungkapnya.

Salah satu warga yang merupakan mantan Ketua RT setempat, Muhidin mengungkapkan, Maman sempat tidur di teras warung milik warga sekitar sekembalinya tinggal di Lingkungan Baru, RT/RW 04/04, Kelurahan Lebakgede.

Namun, saat Muhidin masih menjabat sebagai Ketua RT warga berinisiatif untuk membangunkan tempat tinggal seadanya untuk kakek berusia 62 tahun itu.

“Awalnya pak Maman tidurnya di depan warung, cuma warga sekitar yang peduli swadaya membangunkan tempat tinggal ini (gubuk kecil berukuran 1×1,5 meter),” katanya kepada awak media.

Sementara itu, Ketua RW 04, Ahmad Fauzi mengungkapkan, saat ini bantuan untuk Maman akan difokuskan untuk penanganan kesehatan matanya.

“Untuk proses saat ini mengarah ke kesehatan dan kita sudah tekankan ke kader untuk dibawa ke Puskesmas, sekarang lagi proses kita akan bawa ke RSUD Serang, diobati matanya,” katanya.

Kata dia, informasi mengenai Maman yang tinggal di gubuk kecil ini sudah sampai pada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon. Namun, ia tak menapik jika Dinsos Kota Cilegon belum mengunjungi kakek 62 tahun itu.

“Kita menunggu dari Dinsos kemudian menunggu perpanjangan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) diaktifkan lagi, karena Dinsos nggak mau kalau di aktifkan doang tapi enggak dipakai,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menyebut Lurah Lebakgede dan Camat Pulomerak sudah seringkali mengunjungi Maman untuk memberi bantuan.

“Pak lurah dan pak camat sudah sering bolak balik, bahkan pak seklur juga, bukan sekali dua kali. Saya ditanya gimana Pak RW, saya bilang harus sehat dulu pak, kalau sudah sehat ke mana arahnya kan enak,” tutupnya. (LUK)

Tags: DTKSkemiskinanKota Cilegon
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri
PERISTIWA

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU
PERISTIWA

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026
Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan
EKONOMI

Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Februari 21, 2026
Satu Tahun Budi Rustandi, Proyek Fisik Megah Minim Fungsi
HEADLINE

Satu Tahun Budi Rustandi, Proyek Fisik Megah Minim Fungsi

Februari 19, 2026
Bahas Tantangan Air Industri Petrokimia, Lautan Air Indonesia Gelar WaterCare Forum
EKONOMI

Bahas Tantangan Air Industri Petrokimia, Lautan Air Indonesia Gelar WaterCare Forum

Februari 5, 2026
Next Post
Pembangunan Gedung Dinsos Kota Cilegon Dikebut

Pembangunan Gedung Dinsos Kota Cilegon Dikebut

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh