Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pendapatan Memble, Pemkot Cilegon Bentuk Satgas PAD

by Tusnedi Azmart
Juni 20, 2024
in EKONOMI, PEMERINTAHAN
Ketua Satgas PAD Ahmad Aziz Setia Ade Putra. (LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS)

Ketua Satgas PAD Ahmad Aziz Setia Ade Putra. (LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS)

CILEGON, BANPOS – Untuk mengoptimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), Pemkot Cilegon membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rapat pembentukan Satgas PAD dipimpin Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin, di ruang rapat Asda Kota Cilegon, Kamis, (20/6/2024).

Baca Juga

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026

Dalam rapat tersebut, Asda II Setda Pemkot Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra ditunjuk sebagai ketua dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Dana Sujaksani sebagai sekretaris, serta anggota dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil pajak dan retribusi.

Seusai rapat yang berlangsung tertutup, Aziz mengatakan bahwa pembentukan Satgas PAD merupakan arahan Walikota Cilegon Helldy Agustian, sekaligus arahan Tim Koordinasi dan Supervisi, Pencegahan Korupsi Terintegrasi (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), beberapa waktu lalu.

“Tugas kita, mengevaluasi target yang ditentukan OPD-OPD, nanti kita diskusikan dan evaluasi, apa betul target yang disampaikan OPD sesuai. Hitungannya seperti apa sehingga target itu real sesuai target baik retribusi maupun pajak,” kata Aziz, saat ditemui di Pemkot Cilegon, Kamis (20/6/2024).

Selain itu, lanjut Aziz, pihaknya juga akan melakukan monitoring ke objek-objek wajib pajak dengan turun langsung ke lapangan untuk memastikan apakah wajib pajak itu sesuai dengan yang dilaporkan atau tidak.

“Intinya kami ingin meningkatkan potensi pendapatan yang selama ini ada. Mudah-mudahan dengan adanya Satgas PAD ini target yang sudah ditetapkan bisa tercapai atau bahkan bisa melebihi target,” jelas Aziz.

Terkait target PAD tahun ini, tambah Aziz, pihaknya masih mengacu pada target pajak dan retribusi yang sudah ditetapkan masing-masing OPD yang tertuang dalam APBD, yakni sekira Rp1 triliun. Hanya saja dalam perjalanannya, Satgas PAD bakal mengevaluasi apakah target yang ditetapkan masih sama, ada kenaikan atau penurunan.

“BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) misalnya, kan informasinya akan ada investor masuk ke Cilegon. Nah, apakah dalam perjalanannya itu masih relevan atau tidak, jangan sampai sudah kita tetapkan sebagai target pendapatan tapi ternyata lose (hilang),” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Satgas PAD Dana Sujaksani menambahkan bahwa pihaknya hanya akan berupaya mengoptimalkan apa yang sudah dan akan dikerjakan oleh para OPD penghasil pendapatan baik pajak maupun retribusi.

“Kalau optimalisasi itu kan berarti harus sebanyak-banyaknya, seluas-luasnya, semaksimal mungkin dan enggak ada batas. Mudah-mudahan apa yang diharapkan bisa membantu optimalisasi bisa tercapai,” harap Dana.

Seperti diketahui target PAD tahun 2024 sebesar Rp1.268.902.396.322 baru terealisasi sampai dengan 28 Mei 2024 sebesar Rp226.169.019.215 atau baru mencapai 17, 82 persen.

Dengan rincian pajak daerah target Rp1.104.606.383.910 realisasi Rp166.480.263.957 atau 15.07 persen, retribusi daerah target Rp121.116.563.289 realisasi Rp11.757.670.125 atau 9.71 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan target Rp22.578.060.861 realisasi Rp18.148.843.336 atau 80.38 persen, lain-lain PAD yang sah ditarget Rp20.601.388.262 realisasi Rp29.782.241.797 atau 144.56 persen. (LUK)

ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026
PERISTIWA

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab
PERISTIWA

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini
HEADLINE

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
Next Post
Ketua Bidang Kepemudaan DPD II Golkar Cilegon Rizki Khairul Ichwan saat memberikan keterangan kepada awak media, Jum'at (21/6). (LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS)

Robinsar Terima Surat Tugas Dari Demokrat Untuk Pilkada Cilegon 

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh