Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Oknum Kades di Lebak Diduga Lakukan VCS Dengan Mantan Kekasih

by Diebaj Ghuroofie
Maret 31, 2024
in PERISTIWA

LEBAK, BANPOS – Sebuah video yang diduga menampilkan oknum Kepala Desa (Kades) sedang melakukan Video Call Sex (VCS) dengan seorang perempuan, dikabarkan telah beredar di media sosial dan menimbulkan kehebohan di Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak.

Dalam rekaman tersebut, oknum Kades terlihat melakukan adegan yang tidak senonoh dengan perempuan yang diduga mantan pacarnya berinisial RA. Berdasarkan informasi dari masyarakat, video tersebut mulai beredar pada akhir Februari 2024.

Baca Juga

Kata Pj Sekda, PNS sampai PPPK Paruh Waktu di Lebak Bakal Dapat THR

Maret 5, 2026

Pengangguran di Kabupaten Lebak Melonjak

Maret 5, 2026

Anggota Komisi X DPR RI Soroti Kasus Stunting di Lebak Tertinggi Kedua di Banten

Maret 3, 2026
Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026

Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026

Februari 28, 2026

Seorang perangkat desa di Kecamatan Kalanganyar yang tidak ingin namanya disebutkan membenarkan bahwa pemeran laki-laki dalam video tersebut adalah oknum Kades. Kejadian ini disoroti sebagai sebuah skandal yang memalukan dan merusak citra pemerintahan desa di mata masyarakat.

“Iya, itu benar oknum Kades. Banyak masyarakat yang menghubungi saya terkait masalah ini. Terlebih lagi, perempuannya diduga sebagai istri orang,” ungkapnya pada hari Minggu (31/3).

Saat ini, lanjutnya, masyarakat resah dengan tersebarnya video VCS yang melibatkan oknum Kades. Sebagai seorang pemimpin, oknum Kades seharusnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakatnya.

“Kejadian ini membuat malu dan mencoreng nama baik desa. Masyarakat sangat kecewa dengan perilaku Kades seperti ini,” tegasnya.

Sementara itu, seorang warga setempat, Wahyu mengonfirmasi bahwa ia telah menerima informasi tentang video VCS yang menghebohkan tersebut. Video berdurasi 31 detik itu telah menyebar luas di media sosial dan diketahui oleh masyarakat.

“Jika benar, ini merupakan perbuatan yang sangat tidak pantas dan memalukan,” katanya.

Dengan ini, dia mengharapkan agar pihak kecamatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) tidak tinggal diam. Jika terbukti benar, tindakan tegas harus segera diberikan kepada oknum Kades yang tidak bertanggung jawab.

“Saya tidak ingin memiliki pemimpin seperti itu,” tandasnya. (MYU/DZH)

Tags: KadeslebakMantanOknumVideo Call
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Kata Pj Sekda, PNS sampai PPPK Paruh Waktu di Lebak Bakal Dapat THR

Maret 5, 2026
EKONOMI

Pengangguran di Kabupaten Lebak Melonjak

Maret 5, 2026
PEMERINTAHAN

Anggota Komisi X DPR RI Soroti Kasus Stunting di Lebak Tertinggi Kedua di Banten

Maret 3, 2026
Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026
Entertainment

Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026

Februari 28, 2026
Anggaran Reses DPRD Lebak Tuai Sorotan, Publik Desak Transparansi
PEMERINTAHAN

Anggaran Reses DPRD Lebak Tuai Sorotan, Publik Desak Transparansi

Februari 27, 2026
Rezim Hasbi-Amir di Lebak Dituding Hambur-hamburkan Anggaran
PEMERINTAHAN

Rezim Hasbi-Amir di Lebak Dituding Hambur-hamburkan Anggaran

Februari 26, 2026
Next Post
Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin. LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS

Alhamdulillah, THR Pegawai Pemkot Cilegon Sudah Cair

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh