Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Prof. Lili: Dibajak Elite, Demokrasi Alami Kemunduran

by Tim Redaksi
November 7, 2023
in NASIONAL

JAKARTA, BANPOS – Peneliti senior dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Lili Romli mengaku kecewa dengan berbagai praktek dinasti politik yang ada di Indonesia.

Menurut Prof. Lili, penyebutan dinasti politik diawali dengan membajak dan membonsai demokrasi. Praktek ini untuk negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Baca Juga

Uniba Bersama BRIN Bahas Etika Kecerdasan Buatan Akademik

Uniba Bersama BRIN Bahas Etika Kecerdasan Buatan Akademik

Desember 30, 2025
BRIN dan Danantara Perkuat Kolaborasi Riset untuk Dorong Hilirisasi Nasional

BRIN dan Danantara Perkuat Kolaborasi Riset untuk Dorong Hilirisasi Nasional

Desember 1, 2025
Gubernur Banten Ambil Langkah Solutif Soal Penutupan Jalan oleh BRIN

Gubernur Banten Ambil Langkah Solutif Soal Penutupan Jalan oleh BRIN

November 12, 2025
Bikin Rusak Ruang Demokrasi, Rektor Paramadina Ingatkan Bahaya Buzzer

Bikin Rusak Ruang Demokrasi, Rektor Paramadina Ingatkan Bahaya Buzzer

Agustus 18, 2025

“Bukan hanya itu saja, politik dinasti saat berkuasa dan untuk mempertahankan kekuasaannya memberlakukan aturan main tertutup atau close game,” kata Prof. Lili dalam keterangannya, Senin (06/11/2023).

Banyak kasus di Indonesia, tambah dia, karena demokrasi elektoral hanya sekadar formalitas. Hal itu terjadi karena semua kekuatan politik dikendalikan, media massa dilemahkan, dan civil society dikooptasi. Dinasti politik juga menguasai sumber daya ekonomi dan bahkan koruptif.

“Kalau di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, tidak menunjukkan hal yang positif. Itu karena prosesnya membajak demokrasi dan ketika berkuasa mereka koruptif,” tuturnya.

Lili menyebut negara-negara maju juga ada dinasti politik yang melalui proses sesuai dengan prosedur demokrasi. Tidak ujug-ujug berkuasa. Ada tahapan-tahapan yang harus dilalui.

Misalnya melalui pengkaderan dan rekrutmen politik yang sama seperti kader lain.

“Mereka juga memiliki kualifikasi dan kapasitas yang baik sehingga ketika berkuasa juga berhasil dengan baik, tidak koruptif. Jika gagal, publik tidak akan memilihnya kembali, ada punishment,” sambungnya.

Lili menilai jika kondisi dinasti politik berlanjut, bukan tidak mungkin demokrasi akan meradang. Sebagai proyeksi ke depan, jika politik dinasti tetap bercokol dan menang dalam Pemilu, demokrasi Indonesia akan terancam.

“Sekarang saja demokrasi Indonesia mengalami kemunduran, apalagi nanti jika yang berkuasa dinasti politik,” ujarnya.

Di kesempatan sama, pakar Ilmu politik dari Universitas Airlangga, Prof. Kacung Marijan menilai, subur tidaknya dinasti politik tergantung oleh mekanisme kontrol.

“Kontrolnya bisa dua. Pertama adalah di level proses pemilihannya. Ketika masyarakat anggap itu tidak baik, masyarakat bisa secara kolektif menolak dan tidak memilihnya,” sebut Prof Kacung.

“Ketika calonnya itu sudah terpilih, bagaimana terjadi proses kontrol sehingga penyalahgunaan kekuasaan bisa dihindari. Dalam hal ini lewat DPR,” lanjut Prof. Kacung.

Legislator, aku dia, memiliki fungsi pengawasan yaitu melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-undang, APBN dan kebijakan Pemerintah.

“Kalau DPR-nya lebih kuat, harusnya kontrol kepada Pemerintah harus lebih kuat,” kata Kacung.

Menurutnya, dinasti politik terjadi karena proses rekruitmen politik yang tidak demokratis.

“Proses rekrutmen politik dinasti itu dibangun dan dibungkus melalui pemilihan secara demokratis formal. Hal ini terlihat di sejumlah daerah. Misal, habis jadi kepala daerah, istri atau anaknya yang gantikan,” tutup Prof. Kacung.(RMID).

Tags: BRINDemokrasiDinasti PolitikLili RomliMK

Berita Terkait

Uniba Bersama BRIN Bahas Etika Kecerdasan Buatan Akademik
PENDIDIKAN

Uniba Bersama BRIN Bahas Etika Kecerdasan Buatan Akademik

Desember 30, 2025
BRIN dan Danantara Perkuat Kolaborasi Riset untuk Dorong Hilirisasi Nasional
NASIONAL

BRIN dan Danantara Perkuat Kolaborasi Riset untuk Dorong Hilirisasi Nasional

Desember 1, 2025
Gubernur Banten Ambil Langkah Solutif Soal Penutupan Jalan oleh BRIN
PEMERINTAHAN

Gubernur Banten Ambil Langkah Solutif Soal Penutupan Jalan oleh BRIN

November 12, 2025
Bikin Rusak Ruang Demokrasi, Rektor Paramadina Ingatkan Bahaya Buzzer
PERISTIWA

Bikin Rusak Ruang Demokrasi, Rektor Paramadina Ingatkan Bahaya Buzzer

Agustus 18, 2025
SEMMI Kecam Lambannya Penanganan Laporan Etik Terhadap Asda 1 Kota Tangerang
PERISTIWA

SEMMI Kecam Lambannya Penanganan Laporan Etik Terhadap Asda 1 Kota Tangerang

Agustus 13, 2025
Ratu-Najib Batal Menang, MK Putuskan Pilbup Serang Diulang
POLITIK

Ratu-Najib Batal Menang, MK Putuskan Pilbup Serang Diulang

Februari 24, 2025
Next Post

Fadel Puji Keberhasilan Pembangunan Di Ranah Minang

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh