Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Waspadai Penurunan Political Efficacy

by Tim Redaksi
Oktober 30, 2023
in PEMERINTAHAN

JAKARTA, BANPOS – Dosen Komunikasi Politik Universitas Paramadina Putut Widjanarko mengatakan perlu diwaspadai terjadinya penurunan political efficacy usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang bagas usia calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Penurunan political efficacy artinya penurunan persepsi individu tentang kemampuannya untuk mempengaruhi proses politik dan kebijakan publik.

Baca Juga

Muzani: Gerindra Terbuka untuk Siapapun yang Penuhi Syarat

Muzani: Gerindra Terbuka untuk Siapapun yang Penuhi Syarat

November 5, 2025
GPII Ajak Pemuda Islam Kawal Kebijakan Pemerintahan Prabowo

GPII Ajak Pemuda Islam Kawal Kebijakan Pemerintahan Prabowo

November 5, 2025
Jelang Pidato Prabowo Di PBB: Sejarah, Diplomasi Peradaban Dan Pariwisata

Jelang Pidato Prabowo Di PBB: Sejarah, Diplomasi Peradaban Dan Pariwisata

September 22, 2025
Hadiri Sidang Tahunan, Wapres Gibran Tiba Di Gedung DPR Didampingi Istri

Hadiri Sidang Tahunan, Wapres Gibran Tiba Di Gedung DPR Didampingi Istri

Agustus 15, 2025

“Karena apa pun yang dilakukan, ternyata tidak memberi hasil sesuai yang disepakati bersama, karena ternyata ada orang yang bisa mengubah peraturannya,” kata Putut dalam diskusi yang dipantau di Jakarta, Minggu (29/10).

Ia menilai penurunan political efficacy terutama terjadi pada kelompok masyarakat kelas menengah yang cenderung memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kondisi di sekitarnya.

“Kalaupun cuma kelas menengah yang political efficacy-nya menurun, tapi ini bahaya juga. Karena bagaimanapun kelas menengah kan jumlahnya semakin besar,” kata Putut menambahkan.

Ia menilai terpilihnya Joko Widodo atau Jokowi pada 2014 sebagai Presiden meningkatkan political efficacy masyarakat sipil karena Jokowi yang bukan keturunan presiden atau tokoh militer bisa menjadi presiden.

“Saat itu kan voluntarisme luar biasa. Orang berduyun-duyun mendukung. Salah satu yang paling dilihat saat itu bahwa kita semua, tetangga kita yang orang biasa, bisa menjadi presiden,” ucap Putut.

Adapun penurunan political efficacy dapat membuat masyarakat yang selama ini turut dalam berjalannya negara, misalnya dengan membayar pajak, menjadi lebih abai pada kewajibannya.

Sebelumnya, MK membuat Putusan Perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang mengubah persyaratan capres dan cawapres yang tertuang dalam Pasal 169 huruf (q) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Pasal tersebut kini berbunyi capres dan cawapres “berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun atau pernah atau sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum termasuk pemilihan kepala daerah”.

Terkait dengan hal tersebut, Majelis Kehormatan MK telah dibentuk untuk mengusut laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran kode etik hakim konstitusi dalam Putusan Perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023.

Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) Jimly Asshiddiqie menyebut sembilan orang hakim konstitusi akan diperiksa secara tertutup perihal pengusutan itu.

Pada Kamis (26/10), MKMK menggelar rapat perdana secara hybrid itu digelar dengan agenda klarifikasi terhadap pihak pelapor. Mereka dimintai klarifikasi terkait hal pokok yang dilaporkan, termasuk kepada siapa laporan dilayangkan.(PBN/ANT)

Tags: capres dan cawapres 2024Dosen Komunikasi Politik Universitas ParamadinaJoko WidodoMahkamah Konstitusi (MK)Putut Widjanarko
ShareTweetSend

Berita Terkait

Muzani: Gerindra Terbuka untuk Siapapun yang Penuhi Syarat
POLITIK

Muzani: Gerindra Terbuka untuk Siapapun yang Penuhi Syarat

November 5, 2025
GPII Ajak Pemuda Islam Kawal Kebijakan Pemerintahan Prabowo
NASIONAL

GPII Ajak Pemuda Islam Kawal Kebijakan Pemerintahan Prabowo

November 5, 2025
Jelang Pidato Prabowo Di PBB: Sejarah, Diplomasi Peradaban Dan Pariwisata
INTERNASIONAL

Jelang Pidato Prabowo Di PBB: Sejarah, Diplomasi Peradaban Dan Pariwisata

September 22, 2025
Hadiri Sidang Tahunan, Wapres Gibran Tiba Di Gedung DPR Didampingi Istri
NASIONAL

Hadiri Sidang Tahunan, Wapres Gibran Tiba Di Gedung DPR Didampingi Istri

Agustus 15, 2025
UGM Klarifikasi Soal Pernyataan Sofian Effendi Tentang Keaslian Ijazah Joko Widodo
NASIONAL

UGM Klarifikasi Soal Pernyataan Sofian Effendi Tentang Keaslian Ijazah Joko Widodo

Juli 18, 2025
Kaesang Menyebutkan Bakal Ada Sejumlah Tokoh Nasional yang Bakal Gabung PSI
POLITIK

Kaesang Menyebutkan Bakal Ada Sejumlah Tokoh Nasional yang Bakal Gabung PSI

Juli 17, 2025
Next Post
Tampak goa-goa yang terdapat di Desa Lebak Tipar, Kecamatan Cilograng yang baru-baru ini ditemukan dan menjadi potensi obyek wisata alam. Sabtu (28/10)

Potensi Wisata Sejumlah Goa Alam di Cilograng Ditemukan

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh