Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Kunjungan Presiden Jokowi ke China dan Riyadh

Presiden China Xi Jinping

by Tim Redaksi
Oktober 18, 2023
in PERISTIWA
(Foto Istimewa) Presiden China Xi Jinping

(Foto Istimewa) Presiden China Xi Jinping

CHINA, BANPOS – Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke China untuk menghadiri Belt and Road International Cooperation ke-3 dan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping serta ke Riyadh, Arab Saudi.

Jokowi melakukan pertemuan dengan putra mahkota Arab Saudi dan memimpin KTT pertama ASEAN-Gulf Cooperation Organization (GCC) ini untuk meningkatkan investasi.

Baca Juga

Manuver Asing Awal Pekan: GOTO dan DEWA Jadi Rebutan, Sektor Ini Justru ‘Dibuang’ Besar-besaran

Manuver Asing Awal Pekan: GOTO dan DEWA Jadi Rebutan, Sektor Ini Justru ‘Dibuang’ Besar-besaran

Desember 9, 2025
(Foto Istimewa) Tiga Capres, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan

Istana: Kalau Jadi, Pasti Terbuka

Oktober 30, 2023
Jenderal Agus Resmi Jadi KSAD, Gantikan Dudung

Jenderal Agus Resmi Jadi KSAD, Gantikan Dudung

Oktober 26, 2023

Israel Makin Gila

Oktober 23, 2023

Terutama potensi foreign direct investment atau penanaman modal yang dilakukan oleh swasta dari luar negeri.

“Dalam konteks pemanfaatan investasi asing, Thailand merupakan role model yang baik bagi negara-negara ASEAN dalam memanfaatkan potensi foreign direct investment di negaranya. Hal ini terlihat dari realisasi investasi di Thailand pada tahun 2022 mencapai 20 miliar dolar AS atau naik 39 persen dari tahun sebelumnya,” kata Pakar Hukum Bisnis dan Perdagangan Internasional Prof Ariawan Gunadi di Jakarta, Rabu (18/10).

Ariawan menuturkan, Indonesia dengan tingkat perekonomian yang lebih tinggi dari Thailand tidak boleh kalah dalam memaksimalkan potensi foreign direct investment.

Mengingat keragaman dan jumlah sumber daya alam yang melimpah yang dimiliki menjadikan Indonesia sebagai salah satu surga investasi bagi investor asing.

“Pemerintah Indonesia harus terus berfokus pada hilirisasi sektor industri untuk komoditas-komoditas seperti nikel, tembaga, dan timah, sektor kesehatan, sektor ketahanan pangan, dan pembangunan IKN,” lanjut Ariawan.

Menurut Guru Besar Universitas Tarumanegara ini, dengan mengintegrasikan sumber daya, teknologi, dan kemampuan industri dalam negeri, dapat memperluas lapangan pekerjaan dan memaksimalkan penggunaan investasi asing dengan lebih efisien agar menjadi negara yang semakin tangguh di kancah global.

Seperti diketahui Presiden Jokowi akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden China Xi Jinping.

Selain itu, Presiden Jokowi akan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Cina, Li Qiang dan Ketua Parlemen Cina, Zhao Leji.

Pertemuan ini dirancang untuk membahas berbagai isu prioritas yang memiliki dampak signifikan bagi hubungan antara Indonesia dan China.

Beberapa isu utama yang akan dibicarakan termasuk peningkatan ekspor produk Indonesia ke China, upaya untuk meningkatkan investasi China di Indonesia, dan bagaimana kedua negara dapat bekerja sama dalam mengembangkan ketahanan pangan, yang menjadi isu yang semakin penting di tengah dinamika global.

Dalam kunjungan ke China, Pemerintah Indonesia telah menyepakati dan melakukan penandatanganan 11 dokumen, dimana di dalamnya termasuk kerja sama yang total nilainya mencapai 12,6 miliar dolar Amerika atau setara Rp 197,9 triliun.

Adapun kerja sama tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat pengembangan industri baterai listrik, energi hijau, dan teknologi kesehatan.

Sementara dalam kunjungannya ke Arab Saudi, Jokowi juga akan membahas sejumlah isu prioritas.

Di antaranya, terkait dengan masalah ekonomi dan investasi, penjaminan produk halal, energi, dan pembentukan dewan koordinasi tertinggi bersama dengan Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Selain itu, Jokowi juga akan memimpin KTT ke-1 ASEAN-GCC terlebih dahulu sebelum kembali ke Indonesia pada 21 Oktober 2023. (RMID)

Berita Ini Telah Terbit Di https://rm.id/baca-berita/ekonomi-bisnis/193142/kunjungan-presiden-jokowi-ke-china-dan-riyadh-investasi-asing-meningkat

Tags: Investor AsingPresiden China Xi JinpingPresiden Joko Widodo
ShareTweetSend

Berita Terkait

Manuver Asing Awal Pekan: GOTO dan DEWA Jadi Rebutan, Sektor Ini Justru ‘Dibuang’ Besar-besaran
EKONOMI

Manuver Asing Awal Pekan: GOTO dan DEWA Jadi Rebutan, Sektor Ini Justru ‘Dibuang’ Besar-besaran

Desember 9, 2025
(Foto Istimewa) Tiga Capres, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan
NASIONAL

Istana: Kalau Jadi, Pasti Terbuka

Oktober 30, 2023
Jenderal Agus Resmi Jadi KSAD, Gantikan Dudung
NASIONAL

Jenderal Agus Resmi Jadi KSAD, Gantikan Dudung

Oktober 26, 2023
INTERNASIONAL

Israel Makin Gila

Oktober 23, 2023
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie (kiri) bersama ketua Umum PSI Kaesang Pangarep (kanan) dalam Kopi Darat Nasional (Kopdarnas): Deklarasi Politik PSI di Djakarta Theater, Jakarta, Senin (25/9/2023). ANTARA/Narda Margaretha Sinambela.
PERISTIWA

Kaesang Resmi Ketum PSI

September 26, 2023
Presiden Jokowi
PERISTIWA

Jokowi Penuhi Undangan Xi Jinping

Juli 27, 2023
Next Post

Ini 6 Jurus ALFI Jadikan Indonesia Pusat Perdagangan di ASEAN

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh