Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Tokoh Banten Angkat Bicara Soal PLTU Disebut Sumber Polusi Jakarta

by Diebaj Ghuroofie
Agustus 26, 2023
in PERISTIWA

SERANG, BANPOS – Tokoh pendiri provinsi Banten, KH Embay Mulya Syarief, meminta semua pihak berpikir objektif soal tudingan PLTU di Banten penyebab utama polusi Jakarta. Dia meminta agar dilakukan penelitian khusus terkait penyebab tersebut.

Embay berpendapat, jika aktifitas PLTU di Banten yang sudah puluhan tahun memproduksi listrik menyebabkan polusi di Jakarta, secara otomatis, kata dia, yang paling terdampak dari polusi itu adalah warga sekitar PLTU.

Baca Juga

Rekrutmen Nasional PLN Group Hari Pertama Diserbu Puluhan Ribu Pelamar, Animo Tinggi

Rekrutmen Nasional PLN Group Hari Pertama Diserbu Puluhan Ribu Pelamar, Animo Tinggi

Oktober 3, 2025
Komut Tegaskan PLN Indonesia Power Komitmen Dukung Transisi ke Energi Hijau

Komut Tegaskan PLN Indonesia Power Komitmen Dukung Transisi ke Energi Hijau

September 17, 2025
Rekor! Kualitas Udara di Lamaran-Kabupaten Serang Tiba-tiba Bersih Banget

Rekor! Kualitas Udara di Lamaran-Kabupaten Serang Tiba-tiba Bersih Banget

Agustus 10, 2025
Kondisi hutan kota yang ada di Kota Serang terlihat tak terawat. (Diebaj/BantenPos)

Duh, Data Publik Terkait RTH di Provinsi Banten Kosong

Juni 2, 2025

“Harus kita akui lah bahwa PLTU terbanyak itu ada di Banten dan sudah sejak lama, kalau tudingan itu (sumber polusi Jakarta dari PLTU di Banten) benar, pasti yang terkena dampaknya terparah adalah yang terdekat di lokasi, buktinya kan tidak ada,” katanya di Serang, Jumat (25/8/2023).

Soal tudingan sumber polusi Jakarta dari PLTU, lanjutnya, dinilai mengada-ada dan dipenuhi kepentingan. Terlebih, kata dia, isu ini muncul di tahun politik dan ditengarai ada kepentingan bisnis di balik tudingan tersebut.

“Ya, saya kira ini mengada-ada ya khawatir itu ada unsur persaingan bisnis kemudian juga ada unsur politik misalnya gitu ya, di tahun politik ini,” ujarnya.

Selaku tokoh di Banten, dirinya mendukung rencana transisi energi dari energi fosil ke energi terbarukan. Namun, transisi itu membutuhkan waktu agar masyarakat terbiasa dan tidak terjadi gejolak.

“Kemudian memang saya juga mendukung ya bahwa kita harus berupaya mencari energi terbarukan pengganti bahan bakar karena batu bara juga lama-kelamaan akan habis juga kan karena dia sumbernya dari alam. Nah, ini juga kita perlu waktu juga untuk transisi ini jangan sampai akibat terganggu supply masyarakat kita kan sudah sangat ketergantungan kepada listrik sekarang,” ungkapnya.

Sementara, Direktur Utama PLN IP, Edwin Nugraha Putra, menjelaskan bahwa dalam mengoperasikan pembangkit, pihaknya menjunjung tinggi prinsip Enviromental, Social and Governance (ESG) sehingga PLN IP sangat memperhatikan emisi gas buang dari pembangkit.

“Selama PLTU atau PLTGU beroperasi, kami selalu berupaya tekan emisinya semaksimal mungkin, serta dimonitor secara realtime terhubung langsung dengan dashboard Kementerian LHK,” kata Edwin.

Operasional PLTU di bawah PLN IP telah dilengkapi dengan teknologi ramah lingkungan termutakhir Electrostatic Precipitator (ESP) dan Continous Emission Monitoring System (CEMS), untuk memastikan emisi gas buang dari operasional pembangkitan ditekan semaksimal mungkin.

“CEMS merupakan teknologi yang digunakan untuk memantau emisi pembangkit secara terus menerus. Sehingga emisi yang keluar dari cerobong dapat dipantau secara real time dan dipastikan tidak melebihi baku mutu udara ambien yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),” ucapnya

Di kawasan Jabodetabek, seluruh pembangkit PLN IP mulai dari PLTU Suralaya 1-7, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTGU Priok, PLTU Labuan, PLTU Lontar, dan PLTU Suralaya 8 telah dilengkapi CEMS.

“Berbagai upaya yang dilakukan PLN IP di atas berhasil memperbaiki kualitas udara ambien di sekitar lokasi pembangkit di Jakarta dan Banten. Parameter PM 2.5 di sekitar lokasi pembangkit menunjukkan tren yang cenderung menurun dan masih di bawah Baku Mutu Ambien (BMA) yang ditetapkan pemerintah,” tandasnya. (ZIK/DZH)

Tags: PLNPLTUPolusi Udara
ShareTweetSend

Berita Terkait

Rekrutmen Nasional PLN Group Hari Pertama Diserbu Puluhan Ribu Pelamar, Animo Tinggi
EKONOMI

Rekrutmen Nasional PLN Group Hari Pertama Diserbu Puluhan Ribu Pelamar, Animo Tinggi

Oktober 3, 2025
Komut Tegaskan PLN Indonesia Power Komitmen Dukung Transisi ke Energi Hijau
EKONOMI

Komut Tegaskan PLN Indonesia Power Komitmen Dukung Transisi ke Energi Hijau

September 17, 2025
Rekor! Kualitas Udara di Lamaran-Kabupaten Serang Tiba-tiba Bersih Banget
PERISTIWA

Rekor! Kualitas Udara di Lamaran-Kabupaten Serang Tiba-tiba Bersih Banget

Agustus 10, 2025
Kondisi hutan kota yang ada di Kota Serang terlihat tak terawat. (Diebaj/BantenPos)
KESEHATAN

Duh, Data Publik Terkait RTH di Provinsi Banten Kosong

Juni 2, 2025
Bukan Jakarta, Banten Jadi Provinsi Paling Tercemar Udaranya se-Indonesia
KESEHATAN

Bukan Jakarta, Banten Jadi Provinsi Paling Tercemar Udaranya se-Indonesia

Juni 2, 2025
NASA Tandai Lokasi Flaring PT LCI Sebagai Kebakaran, Kualitas Udara Tidak Sehat
PERISTIWA

NASA Tandai Lokasi Flaring PT LCI Sebagai Kebakaran, Kualitas Udara Tidak Sehat

Mei 28, 2025
Next Post

Hasil Liga Inggris: Man City Masih Perkasa

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh