Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Perkuat Laboratorium Pengawasan Obat Dan Makanan

by Tim Redaksi
Juli 31, 2023
in PERISTIWA
BPOM Laboratorium

BPOM Laboratorium

JAKARTA, BANPOS – Obat dan Makanan merupakan salah satu unsur utama yang dibutuhkan oleh setiap individu, sehingga pentingnya menjamin obat dan makanan tersebut aman dan bermutu untuk dikonsumsi masyarakat.

Upaya penjaminan tersebut tidak mudah, tapi membutuhkan tugas dan fungsi berbagai pihak meliputi pemerintah, swasta, hingga masyarakat itu sendiri.

Baca Juga

Pangan Olahan Ikan Tangkap di Lebak Tembus Pasar Lokal

Pangan Olahan Ikan Tangkap di Lebak Tembus Pasar Lokal

Agustus 12, 2025
BPOM cabut izin 34 kosmetik berbahaya yang picu alergi hingga kanker

BPOM cabut izin 34 kosmetik berbahaya yang picu alergi hingga kanker

Agustus 1, 2025
Kepala BPOM Taruna Ikrar (tengah) berfoto bersama para peserta sosialisasi Peraturan Nomor 16 Tahun 2025, di Jakarta, Kamis (17/7/2025).

BPOM Sosialisasi Aturan Baru Iklan Obat dan Makanan

Juli 18, 2025
Pemkot Cilegon dan BPOM Serang melakukan pengawasan makanan yang mengandung bahan berbahaya di Pasar Blok F, Jum'at (15/3). LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS 

Antisipasi Makanan Berbahaya, Pemkot Cilegon dan BPOM Sidak Pasar Tradisional dan Modern

Maret 15, 2024

Tanpa mengecilkan fungsi lain, laboratorium memegang peranan yang krusial di sistem pengawasan obat dan makanan, karena hasil pengujian oleh laboratorium yang handal dibutuhkan sebagai dasar untuk membuktikan kualitas obat dan makanan yang beredar.

Menyadari pentingnya fungsi laboratorium tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meresponnya dengan mencanangkan Grand Design Penguatan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan.

Berdasarkan profil terkini dan prediksi tantangan ke depan menuju Indonesia Emas 2045, Grand Design Penguatan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan adalah rumusan strategi untuk membangun sistem Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan yang unggul, berdaya saing, efektif dan efisien.

Grand Design tersebut yang telah dimulai sejak 2022, memiliki tiga strategi utama meliputi penguatan jejaring laboratorium terpadu (integrated laboratory networking), pengembangan laboratorium yang ramah lingkungan (green laboratory), dan pengembangan laboratorium digital (digital laboratory).

Bentuk implementasi peta strategis ini adalah satunya dengan kegiatan Workshop dengan tujuan melakukan evaluasi pelaksanaan dan penyempurnaan strategi dalam Grand Design yang telah disusun.

Pada tahun 2023 ini, salah satu kegiatan yang digelar adalah Workshop Grand Design Penguatan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan serta Launching Konsep Baru Regionalisasi Laboratorium. yang berlangsung di Yogyakarta pada tanggal 13-14 Juli 2023.

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Kepala Badan POM RI, Penny K Lukito menyampaikan tentang perlunya penyempurnaan dan percepatan untuk pencapaian Grand Design Penguatan Laboratorium mengingat laboratorium sebagai backbone pada pengawasan obat dan makanan sangat dibutuhkan untuk memberikan data berbasis ilmiah yang akurat sebagai dasar pengambil kebijakan serta antisipasi kasus berisiko.

Kepala Badan POM juga menanggapi dengan positif salah satu konsep dalam Grand Design yaitu Green Laboratory dengan harapan laboratorium semakin peduli dan menerapkan konsep yang mengedepankan ramah lingkungan. Konsep budaya hijau tersebut diprediksi akan memberikan dampak positif terhadap pencegahan perubahan iklim akibat emisi karbon, pengurangan polusi air udara, serta peningkatan kualitas hidup manusia sendiri.

Sesuai tema workshop, salah satu agenda pada workshop adalah kick off konsep baru kebijakan regionalisasi laboratorium BPOM. Konsep baru tersebut bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengujian berdasarkan kondisi sarana prasarana yang ada saat ini dengan mengatur pengujian di Unit Pelaksana Teknis BPOM dibagi menjadi tujuh region yang masing-masing memusatkan pengujian unggul pada salah satu laboratorium di Balai Besar POM (BBPOM) yang selanjutnya disebut laboratorium regional.

Sesuai nama regionnya, ketujuh laboratorium regional yang ditunjuk berada di Medan, Pekanbaru, Semarang, Surabaya, Samarinda, Makassar, dan Manado.

Selama kegiatan yang berlangsung dua hari, para pakar maupun peserta yang menghadiri workshop banyak memberikan masukan yang berharga demi peningkatan implementasi Grand Design ke depannya. Sebagai nilai tambah, pendekatan strategi pada roadmap ini disarankan tidak hanya berdasarkan isu di bidang kesehatan namun juga mendukung pembangunan ekosistem Obat dan Makanan termasuk perdagangan dan investasi.

Rekomendasi lainnya menggarisbawahi tentang pentingnya memprioritaskan aspek collaborative government yang semakin melibatkan kerjasama dengan stakeholder (pemerintah dan non pemerintah) secara nasional maupun internasional demi jaminan pengawasan obat dan makanan yang lebih luas.

Kembali ke narasi di awal, jaminan pengawasan obat dan makanan yang lebih komprehensif akan sangat erat kaitannya dengan keberhasilan menjamin kesehatan di negeri ini serta melindungi masyarakat. Penguatan Laboratorium Obat dan Makanan adalah jalan menuju tujuan tersebut, walaupun disadari bahwa penerapan langkah strategis dalam Grand Design saat ini masih membutuhkan peningkatan tetapi sudah mulai berjalan di trek yang tepat.

Selanjutnya tinggal bagaimana bergandengtangan dengan para mitra untuk terus konsisten melangkah dan tidak menyerah untuk mencapai cita-cita mulia tersebut. (RMID)

Tags: BPOMLaboratoriumLaboratorium Pengawasan Obat Dan Makanan
ShareTweetSend

Berita Terkait

Pangan Olahan Ikan Tangkap di Lebak Tembus Pasar Lokal
EKONOMI

Pangan Olahan Ikan Tangkap di Lebak Tembus Pasar Lokal

Agustus 12, 2025
BPOM cabut izin 34 kosmetik berbahaya yang picu alergi hingga kanker
KESEHATAN

BPOM cabut izin 34 kosmetik berbahaya yang picu alergi hingga kanker

Agustus 1, 2025
Kepala BPOM Taruna Ikrar (tengah) berfoto bersama para peserta sosialisasi Peraturan Nomor 16 Tahun 2025, di Jakarta, Kamis (17/7/2025).
PEMERINTAHAN

BPOM Sosialisasi Aturan Baru Iklan Obat dan Makanan

Juli 18, 2025
Pemkot Cilegon dan BPOM Serang melakukan pengawasan makanan yang mengandung bahan berbahaya di Pasar Blok F, Jum'at (15/3). LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS 
KESEHATAN

Antisipasi Makanan Berbahaya, Pemkot Cilegon dan BPOM Sidak Pasar Tradisional dan Modern

Maret 15, 2024
PERISTIWA

BPOM Gelar Sarasehan Pangan Olahan Berbahan Dasar Sorgum

November 3, 2023
Ilustrasi kemasan air minum sekali pakai
LIFESTYLE

Hati Hati Klaim BPA Free, Pakar IPB Sebut Ada Senyawa Berbahaya

Oktober 31, 2023
Next Post

Ganjar Sejati Latih Orang Tua Produksi Keripik Pisang di Subang

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh