Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Remaja Rawan Napza dan PMS

by Gina Maslahat
Juli 21, 2023
in KESEHATAN

LEBAK, BANPOS – Rawannya usia remaja terjerumus ke dalam pengaruh Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Napza) serta pergaulan bebas yang mengarahkan kepada penyakit menular atau HIV/AIDS, membuat berbagai aktivis dan pegiat perempuan dan anak di Kabupaten Lebak khawatir akan kondisi anak di Lebak.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Korps HMI-Wati (Kohati) HMI-MPO Cabang Lebak, Siti Nuraeni kepada BANPOS, Kamis (20/7), seusai kegiatan sosialisasi Perlindungan Anak Berhadapan Dengan Hukum, Pornografi, HIV/AIDS dan Penyalahgunaan Napza.

Baca Juga

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026

Nuraeni mengatakan, kegiatan tersebut sangat perlu diadakan untuk mengedukasi masyarakat yang di wakili oleh pegiat perempuan dan anak se-Kabupatrn Lebak terhadap bahaya pergaulan bebas dilakukan oleh anak usia 5 hingga 19 tahun.

“Jadi bukan hanya bagaimana cara menangani jika sudah kecanduan, tapi juga ada penyuluhan terkait mitigasinya,” kata Nuraeni kepada BANPOS.

Nuraeni menjelaskan, setelah kegiatan tersebut diharapkan Lebak jangan sampai menyumbang angka tinggi, dalam hal penyalahgunaan Napza oleh anak.

Ia menerangkan, peran pemerintah dan masyarakat harus bersinergi dalam menjaga generasi anak di Lebak, dengan peka terhadap kecanggihan teknologi yang tiada batas.

“Jangan sampai teknologi menjadi akses masif degradasi yg kemudian menyebabkan terjadinya kasus yang tidak diharapkan,” tandasnya.

Sementara itu, JFT bidang PA DP3AP2KB Kabupaten Lebak, Nina Septiana, mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai langkah perlindungan khusus bagi anak, dalam permasalahan sosial yang sebelumnya telah dipaparkan.

“Tentu ini diharapkan juga dapat meluas dari masing-masing peserta agar bisa mensosialisasikan kembali pencegahan kekerasan terhadap anak,” tandasnya. (MYU/DZH)

ShareTweetSend

Berita Terkait

POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
Next Post
Launching Kampung Moderasi Beragama di Aula Gereja Pasundan.

Launching KMB Lebak Jadi yang Terbaik

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh