Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Lagi Ngecat di Dermaga Cemindo, Seorang Karyawan Jatuh dan Tewas

by Panji Romadhon
Juli 14, 2023
in PERISTIWA
Tampak tempat kejadian laka kerja seorang karyawan jatuh dari ketinggian 5 meter dan tewas, di Dermaga PT Cemindo Gemilang.

Tampak tempat kejadian laka kerja seorang karyawan jatuh dari ketinggian 5 meter dan tewas, di Dermaga PT Cemindo Gemilang.

BAYAH, BANPOS – Seorang pegawai anak perusahaan PT Cemindo Gemilang (CG), Asep, meninggal dunia saat tengah bekerja melakukan pengecatan di dermaga Cemindo. Peristiwa tersebut terjadi pada jumat (14/7).

Berdasarkan informasi, korban terjatuh dari ketinggian sekitar 5 meter saat melakukan pengecatan handrail di area Jetty B2 di atas struktur besi. Akibatnya, korban mengalami luka serius dan meninggal di tempat.

Baca Juga

Kapal Tanker Terbakar di Galangan Tanjung Uncang-Kepulauan Riau, 7 Pekerja Jadi Korban

Kapal Tanker Terbakar di Galangan Tanjung Uncang-Kepulauan Riau, 7 Pekerja Jadi Korban

Juni 24, 2025
Karir Pajak Online Tingkatkan Profesionalisme Dalam Dunia Kerja

Karir Pajak Online Tingkatkan Profesionalisme Dalam Dunia Kerja

Oktober 31, 2024
Tampak kejadian miris, seorang driver di perusahaan pabrik semen merah putih PT Cemindo terlihat kepalanya tewas tergencet tronton yang lupa rem tangan. Ia tewas di tempat. Kejadian beberapa hari lalu.

Kecelakaan Kerja di PT Cemindo Gemilang Tewaskan Seorang Pengemudi

September 20, 2023

Karyawan Anak Perusahaan Krakatau Steel Tewas, Keluarga Nilai Ada Kejanggalan

Agustus 5, 2023

Diduga, pihak perusahaan tidak menerapkan Prosedur Operasional Standar keselamatan dan kesehatan kerja (K-3). Namun, pihak perusahaan mengklaim korban telah mengenakan alat pengaman saat bekerja.

“Iya, namanya Asep, meninggal jatuh dari ketinggian sekitar 5 meter saat mengecat area Jetty B2 di dermaga Cemindo,” terang seorang karyawan setempat, Sabtu (15/7).

Sementara itu, Kepala Desa Bayah Timur, Rafik Rahmat Taufik, menyayangkan peristiwa tersebut. Sebab terdapat dugaan bahwa para pekerja saat melaksanakan pekerjaannya, tak mengenakan SOP K-3.

“Saya sebagai Sekjen Apdesi Banten yang kebetulan lokasi perusahaan itu di Kecamatan Bayah, menyayangkan kejadian kecelakaan kerja tersebut. Saya menduga ini karena SOP K-3 tidak terpenuhi oleh perusahaan,” ungkapnya.

Menurut Kades Bayah Timur ini, jika perusahaan sudah menerapkan SOP K-3 kepada seluruh karyawan sesuai prosedur, tidak akan tejadi peristiwa kecelakaan kerja fatal tersebut.

“Apalagi korban jatuh di ketinggian, kalau body safety digunakan, itu sepertinya tidak akan ikut jatuh karena tertahan body harness,” katanya.

Oleh karenanya, kata Rafik, dari kejadian itu pihaknya mendesak Disnakertrans segera melakukan investigasi dan memberikan sanksi tegas jika ditemukan kelalaian dari pihak perusahaan.

“Saya harap agar kejadian yang sama tidak terulang. Kami mendesak Disnakertrans Banten melakukan investigasi kejadian ini dengan turun lapangan, cek kronologi dan jika ditemukan kelalaian perusahaan, itu harus tegas memberikan sanksi,” tandasnya.

Terpisah, kepada wartawan, Kepala Disnakertrans Banten, Septo Kalnadi, membenarkan insiden tersebut. Pihaknya mengaku akan melakukan penyelidikan atas peristiwa itu.

“Kami akan pastikan kronologis kejadian tersebut dengan menerjunkan tim dari Pandeglang dan Lebak,” kata Septo.

Pihaknya menyebut bahwa di sana sudah pernah terjadi peristiwa yang juga memakan korban.

“Kalau kita lihat dari kurun waktu, belum genap satu tahun sudah ada dua korban tewas mengalami fatality kecelakaan kerja di sana,” ungkap Septo.

Menurutnya, pihak perusahaan juga sudah menjatuhkan sanksi terhadap karyawan yang bertanggung jawab pada bagian produksi. “Sudah dikasih sanksi untuk tidak boleh produksi oleh perusahaan,” jelasnya. (WDO/DZH)

Tags: Dermaga Cemindokaryawankaryawan jatuhkecelakaan kerjakeselamatan dan kesehatan kerja
ShareTweetSend

Berita Terkait

Kapal Tanker Terbakar di Galangan Tanjung Uncang-Kepulauan Riau, 7 Pekerja Jadi Korban
PERISTIWA

Kapal Tanker Terbakar di Galangan Tanjung Uncang-Kepulauan Riau, 7 Pekerja Jadi Korban

Juni 24, 2025
Karir Pajak Online Tingkatkan Profesionalisme Dalam Dunia Kerja
PENDIDIKAN

Karir Pajak Online Tingkatkan Profesionalisme Dalam Dunia Kerja

Oktober 31, 2024
Tampak kejadian miris, seorang driver di perusahaan pabrik semen merah putih PT Cemindo terlihat kepalanya tewas tergencet tronton yang lupa rem tangan. Ia tewas di tempat. Kejadian beberapa hari lalu.
PERISTIWA

Kecelakaan Kerja di PT Cemindo Gemilang Tewaskan Seorang Pengemudi

September 20, 2023
PERISTIWA

Karyawan Anak Perusahaan Krakatau Steel Tewas, Keluarga Nilai Ada Kejanggalan

Agustus 5, 2023
Direktorat Polairud Polda Banten menangani kasus kecelakaan kerja di PT Samudra Marine Indonesia (SMI) 2 di Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang yang mengakibatkan dua orang meninggal.ANTARA/HO-Polda Banten.
HUKRIM

Ditpolairud Polda Banten Tangani Laka Kerja Kerja di Samudra Marine 2

Juni 19, 2023
Larry Lee (kanan), dan tas hitam yang berisi cemilan yang diambil dari kantornya (kiri). (Foto Tangkapan Layar/TikTok @Sotravel.me)
INTERNASIONAL

Dipecat, Karyawan Curi Cemilan Kantor

Maret 29, 2023
Next Post

Lagi Asyik Bolos di Puspemkab, Empat Pelajar SMP Terjaring Razia Satpol PP Kabupaten Tangerang

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh