Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Cilemer dan Cilatak Meluap, Pandeglang Kembali Banjir

by Gina Maslahat
Desember 27, 2022
in HEADLINE

PANDEGLANG, BANPOS – Karena intensitas hujan cukup tinggi di wilayah Kabupaten Pandeglang, yang terjadi beberapa hari terakhir membuat dua sungai yaitu sungai Cilemer dan Cilatak meluap, sehingga menyebabkan banjir di dua kecamatan yaitu Kecamatan Patia dan Sobang.

       Banjir di Kecamatan Patia merendam rumah warga yang ada di beberapa kampung diantaranya Kampung Sindang Rahayu, Karang Tengah dan Tajur, Desa Idaman. Sedangkan banjir di Kecamatan Sobang terjadi di Kampung Bojen Kulon, Desa Bojen.

Baca Juga

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026

       Banjir di Kecamatan Patia ketinggian air mencapai 70 sentimeter, sedangkan banjir di Kecamatan Sobang, ketinggian airnya mencapai 60 sentimeter. Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir tersebut, namun pemukiman warga dan akses jalan terendam banjir, sehingga arus lalu lintas menjadi terhambat.

Kepala Desa Idaman, Ilman mengatakan, bencana banjir melanda di tiga kampung di wilayah Desa Idaman diantaranya Kampung Tajur, Karang Tengah dan Kampung Sindanghayu. Bencana banjir tersebut terjadi akibat luapan air sungai Cilemer, karena intensitas curah hujan cukup tinggi sejak malam lalu.

“Ada sebanyak 370 rumah warga yang terendam, ketinggian air yang merendam permukiman mencapai 20 sampai 70 sentimeter,” kata Ilman kepada wartawan, Senin (26/12).

Dijelaskannya, kondisi banjir sudah terjadi sejak hari Minggu (25/12) lalu, karena curah hujan yang cukup tinggi sehingga membuat sungai Cilemer meluap.

“Warga terdampak banjir saat ini membutuhkan bantuan logistik, makanan siap saji, obat-obatan dan kebutuhan lainnya. Apalagi warga bertahan di masing-masing rumahnya,” ungkapnya.

Sekretaris Camat Patia, Tatang Fauzi mengatakan, bencana banjir di wilayah Kecamatan Patia terjadi di 5 desa yakni Desa Idaman, Patia, Surianeun, Babakan Keusik dan Simpang Tiga.

“Namun banjir yang lebih parah terjadi di Desa Idaman, ketinggian air mencapai 70 centimeter,” katanya.

Terpisah, Komandan Regu Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Wandi membenarkan bahwa banjir terjadi di dua wilayah kecamatan tersebut akibat meluapnya sungai Cilemer dan Cilatak.

“Tadi pagi kami menerima laporan kejadian banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan Sungai Cilemer meluap ke permukiman warga di Desa Idaman, Kecamatan Patia,” katanya.

Selain di Kecamatan Patia, lanjut Wandi, banjir juga telah melanda wilayah Kecamatan Sobang. Pada waktu yang bersamaan, pihaknya juga telah menerima laporan banjir lainnya.

“Diwaktu yang bersamaan kita juga menerima laporan bahwa telah terjadi banjir di Desa Bojen, Kecamatan Sobang akibat meluapnya Sungai Cilatak,” ujarnya.

Wandi menegaskan, saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD-PK Kabupaten Pandeglang sudah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pendataan di lokasi.

“TRC sudah pada turun untuk melakukan monitoring dan pendataan, untuk info lebih lanjutnya nanti akan kami sampaikan kembali,” ungkapnya.(dhe/pbn)

ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026
PERISTIWA

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab
PERISTIWA

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini
HEADLINE

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
Next Post

Modal ABM Malah Bakal SILPA

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh