Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Bos SKK Migas: Industri Minyak Dan Gas Belum Masuki Era Sunset, Masih Cerah

by Panji Romadhon
November 25, 2022
in EKONOMI

BALI, BANPOS – Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas), Dwi Soetjipto menegaskan, industri hulu migas belum memasuki era sunset. Justru sebaliknya, industri ini masih sangat cerah dan membutuhkan lebih banyak investasi.

Untuk jangka panjang, kata Dwi, iindustri hulu migas Indonesia butuh investasi cukup besar. “Kami perkirakan industri hulu migas membutuhkan investasi sebesar 179 miliar dolar AS,” kata Dwi saat pembukaan 3rd International Convention of Indonesia Upstream Oil and Gas 2022 (IOG 2022), di Bali Nusa Dua Convention Centre, Rabu (23/11).

Baca Juga

Hari Musik Nasional 2026 Dipusatkan di Banten, PAPPRI Dorong Musik Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Maret 9, 2026

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

Maret 9, 2026
Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis

Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis

Maret 9, 2026
Dugaan kasus pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak kini ditangani oleh Inspektorat Kabupaten Lebak/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat oleh Akal Imitasi (AI) ChatGPT

Inspektorat Tangani Dugaan Kasus Pungli Oknum ASN Dinsos Lebak

Maret 9, 2026

Dia menyebut, potensi gas di Indonesia sangat bagus. Seperti, di Bontang, Papua dan Sulawesi. Ke depan, SKK Migas juga akan melakukan perancangan Liquefied Natural Gas (LNG) yang cukup besar.

“Yaitu di Abadi Masela, kemudian temuan di Aceh Utara, di Andaman itu juga mungkin akan bisa menghidupkan Arun LNG plant. Jadi potensi Indonesia sangat bagus untuk memenuhi kebutuhan LNG dunia nantinya,” bebernya.

Karena itu, IOG 2022 digelar untuk meningkatkan investasi hulu migas. Diharapkan, dengan rembuk besar yang diikuti 1600 peserta secara offline dan 23.500 online dari 75 negara ini target lifting minyak bumi sebesar 1 juta barel per hari (BPH) dan 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD) pada 2030 tercapai.

“Temanya lewat kolaborasi, jadi maka yang pertama tentu sosialisasi data, jadi data-data yang potensial di Indonesia harus dibuka, dan di grupnya SKK Migas itu terbuka untuk melihat potensi di mana saja. Yang kedua, lewat forum-forum diskusi dan juga mediasi untuk adanya deal bisnis,” jelas Dwi.

Selain itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga akan mengumumkan pemenang dari tender yang tengah berjalan. “Itu semua akan membuka mata para investor, bahwa Indonesia cukup bagus untuk berinvestasi. Itu yang kita lewat forum ini untuk coba kita tunjukkan. Transformasi apa saja yang yang dilakukan Pemerintah untuk memperbaiki sistem investasi,” tegasnya.

Anggota Komisi VII DPR, Sugeng Suparwoto mengatakan, akan terus mendorong terciptanya ekosistem yang baik dalam investasi di hulu migas. “Termasuk persoalan participating interest yang kadang kan oleh investor jadi persoalan. Nah Komisi VII ikut menjadi semacam problem solving, selain legislasi, budget, pengawasan,” kata Sugeng.

Sugeng bilang, Komisi VII akan mendorong berbagai hal untuk menggenjot investasi industri hulu migas. “Seperti yang tidak bisa diselesaikan secara teknikal dan ada dimensi politis kami ikut selesaikan,” ujarnya.

Untuk itu, Parlemen akan mendorong terbitnya Undang-undang (UU) Migas. “Karena memang undang-undang yang lalu kan sudah, beberapa pasalnya dibatalkan oleh MK. Maka dalam waktu sedekat-dekatnya, mestinya ini sudah masuk RUU Migas kalau Undang-Undang Energi Baru Terbarukan sudah masuk,” bebernya.

Sugeng menegaskan, UU Migas akan segera masuk dalam pembahasan. Karena naskah akademiknya sudah disiapkan. “Meskipun ada Undang-Undang Omnibus Law kan perlu juga menyangkut kekhususan, maka perlunya Undang-Undang Migas secepatnya. 2023 saya kira Undang-Undang Migas tuntas,” tandasnya.(RM.ID)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Entertainment

Hari Musik Nasional 2026 Dipusatkan di Banten, PAPPRI Dorong Musik Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Maret 9, 2026
KESEHATAN

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

Maret 9, 2026
Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis
POLITIK

Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis

Maret 9, 2026
Dugaan kasus pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak kini ditangani oleh Inspektorat Kabupaten Lebak/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat oleh Akal Imitasi (AI) ChatGPT
PEMERINTAHAN

Inspektorat Tangani Dugaan Kasus Pungli Oknum ASN Dinsos Lebak

Maret 9, 2026
PEMERINTAHAN

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026
PERISTIWA

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Next Post

Embolo Jadi Pahlawan, Swiss Menang Tipis Atas Kamerun

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh