Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Perannya Signifikan, DPRD Harap Pers Jaga Stabilitas

by Gina Maslahat
November 7, 2022
in PEMERINTAHAN
Ketua DPRD Pandeglang, Udi Juhdi saat memberikan sambutan.

Ketua DPRD Pandeglang, Udi Juhdi saat memberikan sambutan.

PANDEGLANG, BANPOS-DPRD Kabupaten Pandeglang bersama Kelompok Kerja Wartawan Kabupaten Pandeglang (Porwan) menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Panorama Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan FGD dengan tema Profesionalisme Pers dalam penyajian Informasi kegiatan DPRD Kabupaten Pandeglang. Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah untuk membangun kolaborasi antara media dengan DPRD Kabupaten agar setiap informasi dapat disampaikan kepada publik.

Baca Juga

Dugaan kasus pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak kini ditangani oleh Inspektorat Kabupaten Lebak/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat oleh Akal Imitasi (AI) ChatGPT

Inspektorat Tangani Dugaan Kasus Pungli Oknum ASN Dinsos Lebak

Maret 9, 2026

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026

Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang, TB Udi Juhdi mengatakan, kegiatan FGD yang diinisiasi oleh Porwan tersebut tujuannya untuk membangun sinergitas antara wartawan dengan DPRD.

“Saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas kerjasama yang baik selama ini, karena selama saya menjadi ketua DPRD beserta rekan-rekan pimpinan DPRD dan anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, merasa terkontrol kinerjanya. Tentunya perasaan utama adalah kami merasa terkawal di periode ini,” kata Udi saat memberikan  sambutan pada acara FGD, Sabtu (5/11).

Oleh karena itu, lanjut Udi, semoga pengawalan yang dilakukan oleh media terus dilakukan hingga masa jabatannya berakhir. Karena dengan adanya kontrol dari media, dirinya merasa selalu diingatkan saat melaksanakan tugasnya.

“Karena tanpa diingatkan, tanpa diberikan saran dan masukan, mungkin kami akan lengah dan hilang kendali,” katanya.

Namun begitu, kata Udi, dalam melakukan pengawalan tersebut, pihaknya berharap agar media juga turut menjaga kondusifitas wilayah untuk kemajuan Kabupaten Pandeglang.

“Karena ketika satu persoalan di satu daerah muncul ke publik, menjadi pemberitaan nasional, apalagi salah satu program prioritas misal Program Strategis Nasional (PSN) atau program penanganan bencana dan program lainnya. Ketika hal tersebut terpublikasi menjadi isu nasional itu biasanya akan merugikan daerah itu sendiri,” ujarnya.

Dijelaskannya, kerugian yang didapatkan oleh daerah itu sendiri karena pemerintah pusat menganggap bahwa daerah tersebut tidak kondusif. Jadi bukan hanya eksekutif dan legislatif saja ikut berperan, tetapi yudikatif juga senantiasa selalu  bergerak agar bagaimana caranya daerah itu menjadi kondusif.

“Dengan kondusif nya daerah, tentunya akan mendorong para investor untuk datang berinvestasi. Nantinya akan membuka lapangan kerja seluas-luasnya, sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi dan pendapatan masyarakat,” terangnya.
Udi menambahkan, berdasarkan pengamatannya bahwa dari sekian banyaknya kampus yang ada di Pandeglang, sekitar seribu sarjana diwisuda dan nantinya akan dikemanakan.

“Tanpa adanya peluang-peluang kerja yang diciptakan oleh pemerintah melalui para investor-investor, para sarjana itu akan dikemanakan. Mari kita jaga kondusifitas agar jangan sampai membuat investor kabur dan merasa betah, nyaman dan terus meningkatkan investasinya di Pandeglang,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tb. Asep Rafiudin Arief mengatakan, di era digitalisasi ini membangun kolaborasi antara media dengan DPRD itu penting.

“Supaya terjadi sinkronisasi mantap dan bisa mencerdaskan masyarakat. Bagaimana informasi tersebut sampai ke publik,” katanya.(dhe/pbn)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Dugaan kasus pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak kini ditangani oleh Inspektorat Kabupaten Lebak/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat oleh Akal Imitasi (AI) ChatGPT
PEMERINTAHAN

Inspektorat Tangani Dugaan Kasus Pungli Oknum ASN Dinsos Lebak

Maret 9, 2026
PEMERINTAHAN

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026
PERISTIWA

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab
PERISTIWA

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini
HEADLINE

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
Next Post

Yanadi Pimpin PWI

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh