Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Migrasi TV Digital Meresahkan

by Gina Maslahat
November 7, 2022
in PERISTIWA

LEBAK, BANPOS-Pemberhentian serentak siaran TV analog pada 2 November lalu membuat masyarakat Kabupaten Lebak kebingungan. Banyak dari mereka mengaku tak paham dengan maksud dari kebijakan Analog Switch Off (ASO) tersebut. Bahkan, ada juga yang menduga bahwa kebijakan tersebut memiliki tujuan bisnis dengan diwajibkannya membeli Set Top Box (STB) agar bisa kembali menikmati siaran TV Indonesia.

Seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Kalanganyar, Mulyati mengatakan, dengan matinya siaran di TV analog membuat dirinya tak lagi memiliki hiburan sehari-hari. Menurutnya, TV adalah salah satu hiburan utama bagi masyarakat kurang mampu.

Baca Juga

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

Maret 9, 2026
Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis

Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis

Maret 9, 2026
Dugaan kasus pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak kini ditangani oleh Inspektorat Kabupaten Lebak/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat oleh Akal Imitasi (AI) ChatGPT

Inspektorat Tangani Dugaan Kasus Pungli Oknum ASN Dinsos Lebak

Maret 9, 2026

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026

“Boro-boro beli STB, TV butut masih bisa nyala aja udah seneng. Saya harus cari pinjaman uang kemana buat belinya, sedangkan kalo nunggu bantuan kadang suka ga tepat sasaran,” kata Mulyati kepada BANPOS, Minggu(6/11).

Ia menjelaskan, banyak IRT sepertinya yang menyayangkan kebijakan tersebut. Pasalnya, mereka mengaku seperti tidak mendapatkan keadilan meski hanya sekedar hiburan pertelevisian.

“Katanya bagus ke digital buat gambar jernih, itu sih bisa bikin senang mereka yang mampu. Sedangkan kami bisa apa, masa kami hanya merelakan kebahagiaan mereka dengan mengorbankan kebahagiaan kami,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan oleh seorang warga asal Rangkasbitung, Aziz Arif mengatakan, jika untuk kepentingan publik agar siaran yg diterima lebih jernih, harusnya masyarakat diberi opsi untuk memilih, jangan dipaksakan langsung ke digital.

“Sebenarnya apa urgensinya merubah siaran analog ke digital. Karena tidak semua orang bisa membeli perangkat serba digital,entah itu antenanya ataupun STB nya,” kata Aziz.

Aziz menerangkan, jika alasannya untuk efisiensi broadband, kita lihat nanti, apakah ada kompensasi pemerintah untuk pengguna internet.

“Misalnya, kuota gratis bagi anak-anak PAUD buat nonton YouTube Kids, karena saya sering menemukan bantuan yang tidak tepat sasaran,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) cabang Lebak, Habibullah mengatakan, saat ini masyarakat tidak bisa menyalahkan pihak manapun. Pasalnya, masyarakat sudah harus bisa ikut berkembang menyesuaikan zaman demi kemajuan bangsa.

“Ibarat benda, barang digital sudah jadi. TV analog perlahan sudah dimatikan. Mau apa lagi, kebijakan ini sesuai dengan UU Ciptakerja,” kata Habibullah saat ditemui BANPOS di Sekretariat HMI-MPO Lebak.

Ia menjelaskan, pada kebijakan ini yang perlu disoroti ialah penyaluran bantuan STB agar tepat sasaran.

“Saya jauh-jauh hari sebelum analog dimatikan sudah migrasi ke digital, jadi jangan sampai orang-orang seperti kami yang menerima bantuannya,” tandasnya.(MG-01/PBN)

ShareTweetSend

Berita Terkait

KESEHATAN

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026

Maret 9, 2026
Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis
POLITIK

Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis

Maret 9, 2026
Dugaan kasus pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak kini ditangani oleh Inspektorat Kabupaten Lebak/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat oleh Akal Imitasi (AI) ChatGPT
PEMERINTAHAN

Inspektorat Tangani Dugaan Kasus Pungli Oknum ASN Dinsos Lebak

Maret 9, 2026
PEMERINTAHAN

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026
PERISTIWA

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab
PERISTIWA

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Next Post

4 Kasus Curanmor Berhasil Diungkap

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh