Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dorong Pelestarian Budaya, Mahasiswa PMM Untirta Dikenalkan Kesenian Banten

by Panji Romadhon
Oktober 17, 2022
in GAYA HIDUP
Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis Untirta, Asih Machfuzhoh, memberikan plakat usai workshop di Padepokan pencak silat Berru Sakti, Sabtu (8/10).

Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis Untirta, Asih Machfuzhoh, memberikan plakat usai workshop di Padepokan pencak silat Berru Sakti, Sabtu (8/10).

SERANG, BANPOS – Padepokan pencak silat Berru Sakti menjadi destinasi program Modul Nusantara yang diikuti oleh Mahasiswa Inbound Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Batch 2 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).

Dibawah bimbingan dan pendampingan Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis Untirta, Asih Machfuzhoh, para mahasiswa diikutsertakan dalam workshop kebudayaan guna mendorong pelestarian budaya dan ragam kesenian Banten, Sabtu (8/10).

Baca Juga

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026

“Workshop kebudayaan ini merupakan wujud refleksi peran pemuda pelestari warisan budaya dalam rangka meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang indahnya keragaman tradisi dan budaya Indonesia,” ujar Asih Machfuzhoh, saat memandu jalannya workshop.

Pada kesempatan tersebut, dosen yang akrab disapa Momo ini menjelaskan sejumlah kesenian khas Banten seperti Tari Bendrong Lesung dan atraksi kekebalan diri Debus dipertunjukkan di hadapan 20 mahasiswa kelompok 7 PMM Batch 2 Untirta.

Kasepuhan Abah Jamhari, selaku pengelola padepokan mengungkapkan bahwa selain berfungsi sebagai seni dan olahraga, debus yang masih merupakan bagian dari pencak silat dapat pula dijadikan sebagai alat pertahanan diri, baik diri sendiri maupun orang lain.

“Alhamdulillah kami dapat menjelaskan kepada para mahasiswa dan mempresentasikan golok pusaka khas Cilegon yang kami karyakan sekaligus menerangkan filosofi dibaliknya,” ujarnya.

Tak sebatas menikmati dan mengagumi kebudayaan Banten, Abah Jamhari mengajak para mahasiswa PMM untuk merenungkan perannya sebagai generasi penerus dalam melestarikan kebudayaan Indonesia.

“Kebudayaan Kota Cilegon, Banten sudah Abah perlihatkan. Semoga itu menggugah hati dan sanubari anak-anak kita semua untuk mempelajari seni budaya itu sendiri,” tandasnya. (MUF/AZM)

ShareTweetSend

Berita Terkait

PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
EKONOMI

Muji Rohman Optimis Industri Sawah Luhur Pangkas Pengangguran

Maret 5, 2026
Next Post

Marawis dan Rudat Meriahkan Peringatan Maulid di Griya Permata Asri

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh