Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Masyarakat Mau Divaksin Kalau Ada Iming-imingnya

by Panji Romadhon
April 12, 2022
in NASIONAL
Petugas kesehatan menyiapkan vaksin booster COVID-19 di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (9/4/2022).

Petugas kesehatan menyiapkan vaksin booster COVID-19 di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (9/4/2022).

Pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap (dosis 1 dan 2) tuntas akhir Juni 2022. Namun, saat ini laju vaksinasi melambat.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, target awal program vaksinasi Covid-19 tuntas pada triwulan I-2022. Ini karena sasaran vaksinasi ditetapkan 181,5 juta atau 70 persen dari 270 juta populasi Indonesia.

Baca Juga

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026

Namun, Pemerintah menambahkan anak sebagai kelompok yang bisa divaksinasi Covid-19. Sehingga, sasaran vaksinasi nasional meningkat menjadi 208 juta dari 270 juta populasi penduduk Indonesia.

“Karena ada penambahan sasaran, tentu­nya menjadi salah satu yang mempengaruhi target vaksinasi mundur,” kata Nadia.

Nadia mengatakan, program vaksinasi dosis ketiga atau booster tidak masuk dalam target yang tuntas akhir Juni 2022. Pasalnya, target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk membentuk herd immunity terhadap Covid-19 hanya vaksinasi dosis lengkap, yang harus mencakup 70 persen dari populasi Indonesia.

“Untuk booster masih bisa diakses sampai akhir tahun,” tegas Nadia.

Sementara, untuk vaksinasi anak usia di bawah 6 tahun, Nadia mengatakan, Kemenkes masih menunggu rekomendasi dari pihak yang berkompeten. Yaitu, rekomendasi WHO dan Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), serta Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Meski ditarget selesai akhir Juni, Nadia mengatakan, laju vaksinasi Covid-19 secara nasional saat ini melambat atau menurun. Soalnya, vaksinasi mulai masuk pada daerah rural dan juga perdesaan, bukan karena fak­tor stok vaksin yang menipis.

Ahli epidemiologi dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dr Yudhi Wibowo meng­ingatkan, perlunya berbagai terobosan dan program strategis guna mendukung program percepatan vaksinasi Covid-19. Khususnya, selama bulan Ramadan.“Menggencarkan vaksinasi malam hari serta vaksinasi jemput bola bisa menjadi contoh program percepatan vaksinasi Covid-19 selama bulan Ramadan,” katanya.

Yudhi juga mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah (Pemda), TNI dan Polri serta berbagai pihak lainnya yang terus menggencarkan vak­sinasi di bulan Ramadan.

Kata dia, program vaksinasi di masjid-masjid hingga sosialisasi dengan mendatangkan to­koh agama merupakan terobosan yang perlu diapresiasi.

Netizen yakin target Pemerintah menun­taskan program vaksinasi dosis lengkap pada akhir Juni bisa tercapai. Meskipun, saat ini laju vaksinasi tengah melambat. Apalagi, banyak masyarakat yang hanya mau divaksin jika ada iming-imingnya saja.

Akun @alyapatrissa menilai, program vak­sinasi Covid-19 terus melambat karena banyak masyarakat yang enggan divaksin. Masyarakat baru mau divaksin jika ada iming-imingnya.

“Dibolehin ke mall, dibolehin mudik, dikasih minyak goreng,” ujarnya.

Namun, akun @ismailfahmi menilai, pro­gram vaksinasi yang dijalankan Pemerintah sudah baik. “Target vaksinasi tuntas pada Juni bisa tercapai. Penanganan pandemi di Indonesia sudah bagus,” katanya. “Percepat vaksinasi,” tegas @MarisaLola4.

Akun@Widyarenee_ yakin, target vaksinasi tuntas pada akhir Juni bisa tercapai karena Indonesia tercatat sebagai salah satu negara di dunia yang mampu melakukan percepatan vaksinasi Covid-19.

“Tuntaskan vaksinasi hingga dosis kedua dan tetap terapkan protokol kesehatan (prokes),” katanya. [ASI/rm.id]

ShareTweetSend

Berita Terkait

POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
Next Post
Para mahasiswa dari BEM Seluruh Indonesia tumplek blek di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin. Beragam spanduk dibentangkan di pagar Gedung DPR

Datang Sepi Pulang Rusuh

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh