Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Datang Sepi Pulang Rusuh

by Panji Romadhon
April 12, 2022
in NASIONAL
Para mahasiswa dari BEM Seluruh Indonesia tumplek blek di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin. Beragam spanduk dibentangkan di pagar Gedung DPR

Para mahasiswa dari BEM Seluruh Indonesia tumplek blek di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin. Beragam spanduk dibentangkan di pagar Gedung DPR

Aksi para mahasiswa yang digelar kemarin (11-4-2022), tak seheboh yang digembor-gemborkan baik di dunia nyata, maupun di dunia maya. Di awal-awal aksi digelar, massa dari BEM Seluruh Indonesia itu, hanya sepi-sepi saja. Dan, mengecewakannya lagi, saat mau pulang malah rusuh.

Aksi yang katanya akan dihadiri 1.000 orang itu, awalnya diagendakan dimulai pukul 8.00 pagi, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Namun, mereka datangnya ngaret. Sampai menjelang siang, suasana di depan Gedung DPR masih sepi. Lalu lintas juga masih lancar. Hanya ada satu dua orang yang lalu lalang. Itu pun tidak jelas, apakah mahasiswa yang akan aksi atau masyarakat yang hendak bekerja. Sebab, tidak ada yang mengenakan jas almamater.

Baca Juga

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026

Hingga menjelang tengah hari, belum ada tanda-tanda para mahasiswa akan menggeruduk kantor Puan Maharani Cs tersebut. Suasana lengang itu, bisa terlihat di sepanjang Jalan Gatot Subroto, dari depan Hotel Sultan, hingga depan pintu utama Gedung DPR. Sepeda motor dan mobil yang melintas bahkan bisa melaju dengan kecepatan di atas 50 kilometer per jam.

Keadaan di depan gerbang Gedung DPR juga sepi. Hanya ada puluhan awak media yang standby di area tersebut untuk meliput aksi. Kendati demikian, kepolisian dari Korps Brimob sudah terlihat berpencar. Antara lain, ada yang disiagakan di bawah Jalan Layang Gerbang Pemuda, ada juga di sekeliling Gedung DPR.

Menjelang Ashar, para mahasiswa baru berdatangan. Awalnya, mereka berkumpul di Jalan Gerbang Pemuda, di depan Gedung TVRI, Jakarta Pusat. Kemudian, massa berjalan beriringan sembari menyanyikan yel-yel perjuangan.

Mereka mengenakan almamater masing-masing. Massa aksi juga terlihat membawa bendera universitas hingga beragam poster, antara lain penolakan presiden tiga periode hingga kenaikan harga bahan-bahan pokok. Uniknya, poster tersebut dikemas dengan gaya nyeleneh. Contohnya, “Lebih Baik Bercinta 3 Ronde Daripada Harus 3 Periode”. “Lebih Baik 3 Istri Daripada 3 Periode”. Juga ‘Minyak Goreng=Keadilan. Mahal’. Dengan percaya diri, mereka berjalan sambil bergandengan tangan.

Sejumlah aparat kepolisian tampak mengawal mereka dengan kendaraan bermotor. Aparat juga berjaga di beberapa titik di sekitar kawasan Gedung DPR.

Di depan Gedung DPR, mereka lalu menyampaikan berbagai macam tuntutan. Setelah aksi berjalan hampir satu jam, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menemui para mahasiswa dengan menaiki mobil komando. Para mahasiswa tampak menerima kedatangan Sufmi dan Kapolri.Namun, saat Sufmi dan Kapolri meninggalkan lokasi, aksi berubah menjadi rusuh. Pemicunya, diduga dari kelompok berpakaian bebas yang baru tiba dari sisi timur Gedung DPR, tapi langsung anarkis. Mereka melemparkan botol berisi batu ke arah gerbang utama Gedung DPR, dan ke arah aparat kepolisian. Teriakan dan imbauan agar tidak terpancing provokasi, tidak dihiraukan.

Massa mahasiswa ikut tersulut. Sebagian ikut melakukan lemparan batu ke mana-mana. Bahkan, ada yang mengarah ke mobil komando yang dinaiki para orator dari mahasiswa. Seorang mahasiswa yang memakai almamater warna hijau, ikut terkena lemparan di kepala, dan langsung dievakuasi temannya untuk menjauh. Begitu juga mobil komando mahasiswa yang sempat dilempari, langsung menjauh ke tempat yang lebih aman.

Sementara, massa dari kelompok berpakaian bebas membakar ban dan benda-benda lain di lokasi. Aparat kepolisian kemudian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menyayangkan ada kelompok yang memancing di air keruh dalam aksi tersebut. Kata Fadil, tujuan kelompok ini adalah membuat ricuh, bukan berunjuk rasa. “Niatnya bukan untuk unjuk rasa menyampaikan pendapat, tapi memang niatnya untuk membuat kerusuhan,” ungkap Fadil, dalam konferensi pers, kemarin.

Dia menegaskan, timnya akan segera bergerak menindak para pelanggar demonstrasi ini. “Sesuai janji saya, akan menindak tegas siapa saja yang melanggar pelanggaran hukum,” imbuh ayah dari anggota Komisi I DPR, Puteri Nahlia itu.

Fadil menyebut, ada dalang yang memerintahkan aksi anarkis ini. Dia berharap, kelompok pelaku ini bisa diungkap. “Siapa yang menjadi dalang dan memerintahkan ini semua terjadi. Mudah-mudahan kelompok pelaku ini bisa segera kita ungkap,” tekannya.
Wakil Ketua MPR Arsul Sani ikut mendorong kepolisian segera menangkap dalang yang membuat kerusuhan di aksi itu. “Sejumlah kelompok yang belum diketahui melakukan kerusuhan, ini yang harus dituntaskan oleh Polri,” ucap politisi senior PPP ini. [UMM/rm.id]

ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026
PERISTIWA

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab
PERISTIWA

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini
HEADLINE

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
Next Post
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid (kedua kiri) berbincang dengan Anggota DPR fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu (kiri), Pengamat Politik Muhammad Qodari (kedua kanan), Pengamat Politik Ujang Komarudin (kanan) sebelum diskusi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (15/3/2022). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym)
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid (kedua kiri) berbincang dengan Anggota DPR fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu (kiri), Pengamat Politik Muhammad Qodari (kedua kanan), Pengamat Politik Ujang Komarudin (kanan) sebelum diskusi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (15/3/2022)

Masinton Kenceng Banget Nanduknya

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh