Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Jauh Dari Ukraina, Mie Instan Favorit Indonesia Kehabisan Stok

by Panji Romadhon
Maret 22, 2022
in INTERNASIONAL
Mie instan makanan favorit di Indonesia. (Foto Istimewa)

Mie instan makanan favorit di Indonesia. (Foto Istimewa)

Toko-toko maupun supermarket di Indonesia kehabisan mie instan Indomie karena konflik Ukraina menimbulkan kekhawatiran akan kekurangan gandum.

Selama sepekan terakhir, karyawan minimarket asal Indonesia, Muhammad Nasir, disibukkan dengan pertanyaan. Pelanggan di Medan, Sumatera Utara semua ingin tahu hal yang sama: Mengapa hampir tidak ada mie instan Indomie yang tersisa di rak?

Baca Juga

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026

“Orang-orang mendatangi kami dan bertanya kok Indomie nggak ada,” kata Nasir kepada Al Jazeera dilansir, Senin (21/3).

“Kami masih memiliki stok beberapa merek lain, tetapi Indomie yang paling populer dan kami belum memiliki pengiriman baru dalam beberapa minggu terakhir. Kami tidak tahu harus bilang apa ke pelanggan,” sambungnya.

Indomie yang merupakan pelopor mie instan di Indonesia, berproduksi sekitar 19 miliar bungkus setiap tahun untuk dijual di lebih dari 100 negara. Namun kini, dampak perang di Ukraina, salah satu negara pemasok gandum terbesar di Indonesia, telah menimbulkan kekhawatiran akan pasokan makanan ringan yang terbuat dari tepung terigu.

Sejauh ini, dampak konflik terhadap pasokan gandum Indonesia masih belum jelas, meskipun kondisi di toko-toko dan restoran lokal menunjukkan bahwa produk-produk yang terbuat dari bahan gandum semakin sulit ditemukan.

Tahun lalu, hampir seperempat persediaan gandum Indonesia diimpor dari Ukraina. Ukraina dan Rusia yang tengah berperang memproduksi sepertiga ekspor gandum dunia.

Dengan ditutupnya pelabuhan Ukraina dan tidak adanya petani karena sebagian besar dipaksa untuk ikut berperang, rantai pasokan gandum dunia pun ikut terganggu.

PT Indofood yang memproduksi Indomie sebagai merek mi instan paling terkenal di Indonesia tidak menanggapi pertanyaan mengenai dampak perang Ukraina terhadap ketersediaan gandum dan produksinya.

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kementerian Perdagangan Kasan Muhri mengatakan, sementara ini konflik kedua negara tersebut belum menimbulkan dampak signifikan pada persediaan gandum ataupun harga mie instan dalam negeri.

Kasan mengatakan, Indonesia masih memiliki persediaan gandum sebanyak 1,2 ton yang akan bertahan sampai dua bulan ke depan. Menurutnya, kenaikan harga mie instan sudah diprediksi, namun nilainya tergantung pada seberapa lama perang akan berlangsung.

“Potensi kenaikan harga mie instan akan jauh lebih kecil jika perang tidak berlangsung lama,” ujarnya, dilansir ABC.[MEL/RM.id]

ShareTweetSend

Berita Terkait

PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
EKONOMI

Muji Rohman Optimis Industri Sawah Luhur Pangkas Pengangguran

Maret 5, 2026
Next Post
Pesawat China Eastern. (Foto: Ist)

Ada WNI Di Pesawat China Eastern Yang Jatuh? Kemenlu: Sedang Dicek Ke KJRI Guangzhou

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh