Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Surut Cuma Sebentar, Kampung Gaga Teluknaga Tangerang Terendam Banjir Lagi

by Diebaj Ghuroofie
Maret 4, 2022
in PERISTIWA

TELUKNAGA, BANPOS – Warga Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir. Kecamatan Teluknaga, yang lokasinya berdampingan dengan mega proyek kawasan pesisir pantai utara (Pantura) Kabupaten Tangerang, nampaknya kini harus kembali berjibaku untuk menghadapi banjir.

Setelah sempat surut beberapa hari lalu, kini pemukiman mereka kembali terendam banjir. Sebelumnya, banjir di Kampung Gaga sudah berlangsung selama lebih dari tiga bulan. Selama itu pula aktivitas warga terganggu.

Baca Juga

Mencari Solusi Komprehensif Banjir di Kota Cilegon

Mencari Solusi Komprehensif Banjir di Kota Cilegon

Januari 31, 2026
Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk

Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk

Januari 31, 2026
Hak Anak Korban Bencana Jangan Terabaikan

Hak Anak Korban Bencana Jangan Terabaikan

Januari 14, 2026
Sumber Masalah Banjir Diulas BPBD Banten

Sumber Masalah Banjir Diulas BPBD Banten

Januari 13, 2026

“Tolong kami pak, kami kebanjiran lagi. Warga butuh pompa pak,” teriak Sanusi, Ketua RT 01/03 Desa Tanjung Pasir, melalui pesan whatsapp kepada wartawan, Jumat (4/3/2022) pagi.

Sanusi memastikan, genangan air di Kampung Gaga akan lama surut. Bahkan sebaliknya, kata dia, genangan air akan terus meninggi selama tidak ada saluran pembuang atau tanggul penahan air di kampungnya itu.

“Kemarin surut karena airnya disedot. Kalau belum ada tanggul, ya air masuk lagi, sekarang terbukti banjir lagi. Saluran juga sudah tertutup air semua, jadi nggak bisa ngalirin air,” ungkapnya.

Meski genangan air belum sampai meninggi, namun Sanusi memastikan volume air akan terus meningkat hingga akhirnya masuk ke dalam rumah-rumah warga. Terlebih saat ini intensitas hujan kian tinggi.

“Sekarang baru menggenangi jalan, lama kelamaan bisa masuk rumah juga,” ujarnya.

Sanusi berharap, ada solusi terbaik dari pihak terkait, dalam hal ini Pemkab Tangerang untuk mengatasi masalah banjir yang telah menyengsarakan warga Kampung Gaga selama berbulan-bulan.

“Tolong pak, bagaimana ya supaya tidak banjir lagi, kami jadi susah kalau begini terus,” keluh Sanusi yang dibenarkan warga Kampung Gaga lainnya.

(ODI)

Tags: banjirKampung GagaTeluknaga
ShareTweetSend

Berita Terkait

Mencari Solusi Komprehensif Banjir di Kota Cilegon
PERISTIWA

Mencari Solusi Komprehensif Banjir di Kota Cilegon

Januari 31, 2026
Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk
PEMERINTAHAN

Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk

Januari 31, 2026
Hak Anak Korban Bencana Jangan Terabaikan
PERISTIWA

Hak Anak Korban Bencana Jangan Terabaikan

Januari 14, 2026
Sumber Masalah Banjir Diulas BPBD Banten
PEMERINTAHAN

Sumber Masalah Banjir Diulas BPBD Banten

Januari 13, 2026
Tambang Ilegal Diduga Biang Kerok Banjir, Ini Kata Andra Soni
PEMERINTAHAN

Tambang Ilegal Diduga Biang Kerok Banjir, Ini Kata Andra Soni

Januari 5, 2026
Sokhidin Tuding Pemagaran Industri dan Tambang Biang Kerok Banjir Cilegon
PEMERINTAHAN

Sokhidin Tuding Pemagaran Industri dan Tambang Biang Kerok Banjir Cilegon

Desember 18, 2025
Next Post

Baru Dibangun, Gedung 'Kaleng' DPMPTSP Kota Serang Sudah Ambruk Lagi

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh