Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Kasemen Mendadak Jadi ‘Destinasi Wisata Bencana’, Berswafoto Saat Warga Bebersih

by Panji Romadhon
Maret 3, 2022
in PERISTIWA
Sekelompok masyarakat sedang berswafoto bersama di dekat jembatan Keganteran, Kelurahan Kasemen, Kota Serang, Kamis (3/3). Terlihat kelompok masyarakat tersebut tengah berswafoto saat penyintas bencana banjir sedang membersihkan kasurnya yang basah akibat terendam banjir. (Diebaj/BantenPos)

Sekelompok masyarakat sedang berswafoto bersama di dekat jembatan Keganteran, Kelurahan Kasemen, Kota Serang, Kamis (3/3). Terlihat kelompok masyarakat tersebut tengah berswafoto saat penyintas bencana banjir sedang membersihkan kasurnya yang basah akibat terendam banjir. (Diebaj/BantenPos)

SERANG, BANPOS – Dua hari pasca terjadinya bencana banjir di Kota Serang, masyarakat di sejumlah daerah mulai melakukan bersih-bersih sisa banjir tersebut. Sejumlah barang seperti kasur, sprei, sofa hingga alat-alat elektronik dibersihkan dan dijemur di depan rumah mereka.

Di tengah kesibukan warga, berbagai bantuan dari para relawan, pemerintah serta elemen masyarakat pun terus berdatangan. Memang, meskipun banjir sudah surut namun para penyintas belum bisa sepenuhnya pulih, lantaran kehilangan harta benda, bahan makan serta kemampuan untuk memasak akibat terendam banjir.

Baca Juga

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
Pesan Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang: Mana Berani Kami Ngomong Langsung?

Pesan Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang: Mana Berani Kami Ngomong Langsung?

Februari 28, 2026
Salah Data, Pemkot Serang Akui Belum Bayar Gaji Ratusan Guru Paruh Waktu

Salah Data, Pemkot Serang Akui Belum Bayar Gaji Ratusan Guru Paruh Waktu

Februari 27, 2026

Mulai dari bahan makanan, makanan siap saji, air bersih, hingga peralatan untuk tidur diberikan oleh elemen relawan, masyarakat dan pemerintah.

Sayangnya, bencana banjir yang seharusnya menyedihkan itu justru dimanfaatkan oleh sebagian oknum elemen masyarakat sebagai ajang ‘wisata’. Pasalnya, kehadiran mereka di lokasi bencana lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya.

Hal itu disampaikan oleh salah satu penyintas bencana yang ingin ditulis dengan nama Mirna. Wanita yang tinggal di Kecamatan Kasemen itu mengaku, berkali-kali dirinya didatangi oleh masyarakat yang membawa bantuan.

“Jujur saya mah sangat bersyukur, karena rumah masih bisa ditinggali dan mendapat keringanan bantuan dari saudara-saudara kita. Tapi kok lama kelamaan, saya merasa tempat tinggal saya yang bahkan masih berlumpur ini, malah jadi seperti destinasi wisata,” ujarnya, Kamis (3/3).

Hal itu dikarenakan beberapa kali ada rombongan masyarakat yang datang ke lingkungan rumahnya membawa bantuan, namun dengan jumlah kendaraan serta orang yang banyak sekali.

“Saya bukan tidak bersyukur, saya sangat bersyukur sekali dengan kedermawanan masyarakat Indonesia. Tapi yang disayangkan, rombongannya seabrek-abrek, tapi bantuan yang diberikan itu hanya untuk beberapa keluarga saja,” ucapnya yang tinggal di salah satu peziarahan terkenal di Kecamatan Kasemen.

Lebih mirisnya lagi, ia mengaku bahwa kerap kali rombongan yang datang, sering bercanda sambil berswafoto. Padahal di lingkungannya, jelas-jelas tengah membersihkan sisa bencana banjir terparah yang pernah Kota Serang alami.

“Buat kami yang bahkan lantainya belum kering dari sisa-sisa lumpur yang dibersihkan, itu sangat miris sekali,” ungkapnya.

Kendati demikian, ia tetap menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Indonesia, yang telah peduli dengan kondisi di Kota Serang, khususnya Kecamatan Kasemen.

“Kami harap ke depannya, jika memang mau mengirimkan bantuan, tolong sekali cukup bantuan dan satu mobil pendamping saja yang datang. Karena jika banyak-banyak, jadi lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaat,” tandasnya. (DZH)

Tags: banjirKecamatan KasemenKota Serangrelawan bencanawisata bencana
ShareTweetSend

Berita Terkait

PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
Pesan Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang: Mana Berani Kami Ngomong Langsung?
PEMERINTAHAN

Pesan Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang: Mana Berani Kami Ngomong Langsung?

Februari 28, 2026
Salah Data, Pemkot Serang Akui Belum Bayar Gaji Ratusan Guru Paruh Waktu
PEMERINTAHAN

Salah Data, Pemkot Serang Akui Belum Bayar Gaji Ratusan Guru Paruh Waktu

Februari 27, 2026
Klaim Tak Zalim, Dindikbud Kota Serang Mulai Sibuk Cek Data Gaji Guru PPPK Paruh Waktu
PEMERINTAHAN

Klaim Tak Zalim, Dindikbud Kota Serang Mulai Sibuk Cek Data Gaji Guru PPPK Paruh Waktu

Februari 27, 2026
HEADLINE

Enggan Disebut Zalim, Kadindikbud Klaim Pemkot Serang Justru Lakukan Percepatan Kebijakan untuk Guru PPPK Paruh Waktu

Februari 27, 2026
Next Post

Ratu Ria Dorong Sinergitas OPD dalam Penanganan Bencana

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh