Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Waspadai DBD dan Diare Menyerang Pengungsi Banjir

by Diebaj Ghuroofie
Maret 2, 2022
in PERISTIWA
Ati Pramudji Hastuti

Ati Pramudji Hastuti

SERANG, BANPOS – Pemerintah mewaspadai potensi penyakit yang akan ditimbulkan pasca banjir, diantaranya deman bwrdarah dengue (DBD), diare, infeksi pernafasan akut, dan penyakit kulit. 

“DBD berpotensi, mangkannya tim kami terdiri dari berbagai cluster kesehatan, jadi ada yang surveilans bagaimana menganalisa lingkungan tempat pengungsian, jangan sampai terjadi penyakit penular di lokasi pengungsian,” kata Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti dalam siaran persnya, Rabu (2/3).

Baca Juga

RSUD Banten.

Dinkes Banten Lakukan Pergeseran dan Plt-Kan Puluhan Jabatan, Berikut Nama dan Jabatan Yang Diemban

Januari 22, 2026
Dinkes Banten Komitmen Layani Masyarakat Hingga Pelosok Desa

Dinkes Banten Komitmen Layani Masyarakat Hingga Pelosok Desa

Desember 29, 2025
Dinkes Yakin Banten Bisa Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Terbaik di Indonesia

Dinkes Yakin Banten Bisa Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Terbaik di Indonesia

Desember 29, 2025
Dinkes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan RSUD Malingping Targetkan Naik Jadi RS Kelas B

Dinkes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan RSUD Malingping Targetkan Naik Jadi RS Kelas B

Desember 29, 2025

Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi penyakit pasca banjir pihakya telah membuka 45 Posko Kesehatan di 3 kabupaten kota, yakni di Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Pandeglang. 

“Total posko kesehatan dari 3 Kabupaten/Kota, terdiri dari 26 posko utama, 11 posko tambahan dan delapan posko sementara,” katanya.

Ati juga merincikan jumlah posko cluster kesehatan yang disediakan pada masing-masing daerah. Untuk Kabupaten Pandeglang di dua kecamatan dengan 10 titik banjir terdapat 5 posko utama, 1 posko tambahan, dan satu posko sementara. 

“Kabupaten Serang di 10 kecamatan dengan 16 titik banjir terdapat 16 posko utama, 5 posko tambahan, 2 posko sementara dan PSC 119,” katanya. 

“Sedangkan untuk Kota Serang di 4 kecamatan dengan 19 titik banjir terdapat 5 posko utama, 5 posko tambahan, 5 posko sementara dan PSC 119,” sambung Ati. 

Ia juga menjelaskan, pihaknya menggunakan layanan Public Safety Center (PSC) 119 untuk mengantisipasi terjadi hal yang darurat, sehingga seluruh Rumah Sakit di 3 daerah tersebut siap melayani. 

“Untuk mobilenya sendiri kita gunakan 2 PSC 119, jika terjadi darurat seluruh Rumah Sakit di 3 wilayah Kabupaten/Kota siap menangani kasus yang ada. Sampai hari ini belum ada yang darurat,” jelas Ati. 

Ati pun menuturkan, untuk Posko Kesehatan direncanakan akan dibuka sampai akhir atau paska kejadian bencana banjir. “Jadi penanganan sampai paska banjir,” imbuhnya. 

Untuk tenaga kesehatan (Nakes) yang diturunkan pada setiap poskonya bervariasi, namun ia memastikan hingga saat ini jumlah nakes yang diturunkan sudah cukup dan dibantu juga oleh organisasi profesi. 

“Jadi saya turunkan organisasi profesi, karena kita tidak tahu banjirnya sampai kapan, jadi bergiliran,” ungkapnya. 

Terkait obat-obatan, kata Ati, sampai saat ini tidak ada kendala di tiga daerah tersebut, lantaran dapat tercover semua oleh Pemprov Banten, sehingga diharapkan tidak diperlukan BTT untuk obat-obatan. 

“Kota serang sudah meminta obat-obatan dan hari ini sudah di kirim obat-obatan, dan kalau Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang belum. Kita dapat bantuan juga dari Kemenkes kalau memang kekurangan kita dapat bantuan dari Kemenkes, selama ini stok di Kota dan Provinsi cukup,” pungkasnya.

(RUS)

Tags: Ati Pramudji Hastutidinkes bantenSerang Banjir
ShareTweetSend

Berita Terkait

RSUD Banten.
PEMERINTAHAN

Dinkes Banten Lakukan Pergeseran dan Plt-Kan Puluhan Jabatan, Berikut Nama dan Jabatan Yang Diemban

Januari 22, 2026
Dinkes Banten Komitmen Layani Masyarakat Hingga Pelosok Desa
KESEHATAN

Dinkes Banten Komitmen Layani Masyarakat Hingga Pelosok Desa

Desember 29, 2025
Dinkes Yakin Banten Bisa Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Terbaik di Indonesia
KESEHATAN

Dinkes Yakin Banten Bisa Jadi Destinasi Wisata Kesehatan Terbaik di Indonesia

Desember 29, 2025
Dinkes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan RSUD Malingping Targetkan Naik Jadi RS Kelas B
KESEHATAN

Dinkes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan RSUD Malingping Targetkan Naik Jadi RS Kelas B

Desember 29, 2025
Ini Tips Sehat dengan Jamu dari Dinkes Banten
KESEHATAN

Ini Tips Sehat dengan Jamu dari Dinkes Banten

Desember 28, 2025
Banten Jadi Provinsi Terbaik Penanganan TBC
KESEHATAN

Banten Jadi Provinsi Terbaik Penanganan TBC

Desember 28, 2025
Next Post
Wakil Gubernur Banten, Andika Azrumi meninjau posko penanganan Banjir.

Dinsos dan BPBD Di-Warning Soal Kelayakan Makanan Korban Banjir

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh