Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Proyek Rusun KEK di Tanjung Lesung Mangkrak

by Panji Romadhon
Februari 14, 2022
in PERISTIWA

PANDEGLANG, BANPOS – Proyek pembangunan Rumah Susun (Rusun) Banten West Java TDC di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, dengan sebesar Rp 16,6 miliar lebih dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2021, hingga saat ini pembangunannya tidak kunjung rampung.

Data yang berhasil dihimpun dari papan informasi pembangunan, proyek tersebut merupakan program dari pemerintah pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), Dorektorat Jenderal Perumahan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa l, Satuan Kerja Penyedia Perumahan Provinsi Banten.

Baca Juga

Foto pengerjaan Riprap di Bendungan Sindangheula. (Muflikhah/BantenPos)

Ramai-ramai Kecam BBWSC3

Agustus 14, 2023

Uniba Gandeng PW MA Rekrut Mahasiswa Berprestasi

April 30, 2022
Ilustrasi tumpukan sampah.

DLH Pandeglang Lepas Tangan Soal Sampah di Pasar Picung

Maret 22, 2022
Kabid BMD BPKD Pandeglang, Muslim Taufik

Penanganan ODGJ di Pandeglang Butuh Rumah Singgah

Maret 14, 2022

Proyek itu dikerjakan oleh pihak kontraktor yakni, PT Pilar Cadas Putra dan manajemen kontruksi PT Cipta Multi Kreasi dengan nomor kontrak HK.02.01/SPK/SATKER.PP-PPKRSN/VII/23/2021. Dengan masa waktu pengerjaan selama 180 hari kalender.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, bahwa proyek tersebut telah dilakukan perpanjangan waktu kontrak, karena masa kontrak awal sudah habis pada ahir tahun 2021 lalu dan saat ini diperpanjang mulai Januari hingga Maret 2022 mendatang.

Saat ini dilokasi pembangunan juga telah dipampang papan informasi proyek baru dengan nomor kontrak HK.02.01/SPK/SATKER.PP-PPKRSN/VII/23/2021. Dan nomor kontrak (MYC) PR.02.01-Mn/1946 (Multi Yeras Contract) jangka waktu menjadi 292 hari kalender.

Salah seorang pekerja proyek yang enggan disebutkan namanya mengaku, bahwa proses pembangunan proyek rumah susun itu sudah berjalan sekitar 8 bulan. Namun kata dia, progres pembangunan diperkirakan baru mencapai 50 persen.

“Pengerjaan bangunan ini sudah berjalan 8 bulanan, tapi progresnya paling baru mencapai 50 persenan,” katanya kepada wartawan, Sabtu (12/2).

Dijelaskannya, proyek tersebut kontraknya sudah habis pada akhir tahun 2021 lalu. Namun diperpajang lagi hingga Maret 2022.

“Harusnya mah sudah selesai pada akhir tahun lalu, tapi sampai sekarang memang progresnya baru segitu,” jelasnya.

Saat ditanya apa yang menjadi alasan kontrak proyek ini diperpanjang. Ia mengaku, tidak tahu persis karena itu urusannya pihak perusahaan. Namun, sedikit ia mengetahui karena faktor cuaca.

“Kalau soal perpanjangan kontrak itu urusannya pihak perusahaan,” ujarnya.

Terpisah, salah seorang aktivis Pemuda Pandeglang, Tatang Suharja menilai, proses pengerjaan pembangunan rumah susun tersebut lamban.
Sehingga sudah berganti tahun dari 2021 ke 2022 ini progres pembangunan masih minim.

“Kalau dilihat dari pelang proyeknya ini program tahun 2021. Tapi sampai sekarang progres pengerjaan diperkirakan baru 50 persen,” katanya.

Ia mendesak, pemerintah atau dinas terkait agar meninjau langsung ke lokasi dan melakukan evaluasi terhadap kontraktor pelaksana proyek tersebut. Pihaknya menduga ada kelalaian dari pihak kontraktor dalam melaksanakan proses pembangunan tersebut. Sehingga harus dilakukan evaluasi oleh pihak terkait.

“Kami minta kontraktor proyek rumah susun ini dievaluasi oleh pihak Kementerian atau pihak terkait lainnya. Karena anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan ini tidak sedikit, sehingga harus ada sikap tegas dari pihak terkait,” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan yang melaksanakan proyek rumah susun tersebut (PT Pilar Cadas Putra, red) belum bisa dipintai tanggapannya. Karena pada saat tim di temui ke lokasi proyek, hanya ada para pekerja dari proyek rumah susun tersebut.(dhe/pbn)

Tags: Berita PandeglangKEKKEK Tanjung LesungPT. Banten West JavaSatker Penyedia Perumahan Provinsi BantenTanjung Lesung
ShareTweetSend

Berita Terkait

Foto pengerjaan Riprap di Bendungan Sindangheula. (Muflikhah/BantenPos)
HEADLINE

Ramai-ramai Kecam BBWSC3

Agustus 14, 2023
PENDIDIKAN

Uniba Gandeng PW MA Rekrut Mahasiswa Berprestasi

April 30, 2022
Ilustrasi tumpukan sampah.
PERISTIWA

DLH Pandeglang Lepas Tangan Soal Sampah di Pasar Picung

Maret 22, 2022
Kabid BMD BPKD Pandeglang, Muslim Taufik
PEMERINTAHAN

Penanganan ODGJ di Pandeglang Butuh Rumah Singgah

Maret 14, 2022
Sebuah rumah di Kampung Cikesel Gorobig, RT 002 RW 001, Desa Kadubale, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, hangus terbakar, sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (8/3). (ISTIMEWA)
PERISTIWA

Sedang Goreng Pisang, Rumah di Kadubale Kebakaran

Maret 9, 2022
PERISTIWA

Warga Terdampak Banjir di Panimbang Diberikan Bantuan Logistik dan Air Bersih

Maret 8, 2022
Next Post

Tingkatkan Profesionalisme, Guru Paud di Kota Cilegon Akan Disarjanakan

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh