Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Ketersediaan Minyak Goreng Tak Merata

by Panji Romadhon
Februari 10, 2022
in PERISTIWA

TANGERANG, BNAPOS – Minyak goreng mulai langka di pasaran setelah pemerintah menurunkan harganya. Seperti yang terjadi di Pasar Anyar, Kota Tangerang. Pedagang sembako di Pasar Anyar, Eng Huan mengatakan kebijakan pemerintah untuk menurunkan harga minyak goreng ternyata tak dibarengi ketersediaannya. Khususnya, minyak goreng kemasan.

“Kalaupun ada sales dari distributor yang datang paling cuma tanya apakah mau stok minyak goreng,” ujarnya Rabu, (09/02).

Baca Juga

Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis

Ketua DPRD Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis

Maret 9, 2026
Dugaan kasus pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak kini ditangani oleh Inspektorat Kabupaten Lebak/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat oleh Akal Imitasi (AI) ChatGPT

Inspektorat Tangani Dugaan Kasus Pungli Oknum ASN Dinsos Lebak

Maret 9, 2026

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026

Dia mengatakan sales tidak dapat menjawab soal ketersediaan minyak goreng. Sebab, di gudang pun kosong. “Karena memang di gudang mereka juga kosong karena enggak ada pasokan dari produsen dan pabriknya,” ungkapnya.

Eng Huan mengaku memang banyak masyarakat yang mencari minyak goreng di pasar tradisional. Lantaran ketersedian minyak goreng di beberapa minimarket dan toko ritel modern juga langka.

“Banyak juga orang yang cari minyak goreng kemasan, tapi ya itu harganya ada, tapi pasokan minyak gorengnya yang nggak ada,” kata dia.
“Tahu deh ini pemerintahnya gimana kali, kasian masyarakat apalagi tukang jualan yang memang mengandalkan minyak goreng buat dagangannya,” tambah Eng Huan.

Tak hanya persedian minyak goreng kemasan yang tiba-tiba menghilang di pasaran, minyak goreng curah juga kini sulit dicari. Kalaupun ada harga yang ditetapkan juga masih tinggi di atas Rp. 18.000/ Kilogra. Berbeda dengan ketetapan pemerintah yang meminta minyak goreng curah harus dijual di pasaran Rp11.500 per Kg.

Hal senada diungkapkan oleh pedagang lainnya, Uyung. Dirinya lebih memilih tak menjual minya terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari pelanggan yang ingin membeli minyak dengan harga murah. “Makanya kalau pemerintah minta kita jual harga Rp11.500 ngapain kita jual, kalaupun ada yang mau beli ya karena terpaksa saja itu dengan harga Rp18 ribuan,

Direktur Utama PD Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyati mengatakan ketersediaan minyak goreng dengan harga yang ditetapkan pemerintah yakni Rp 14 ribu per liter memang belum merata. Salah satu pasar yang sudah menyediakan dengan harga sesuai di Kota Tangerang yakni Malabar. “Kalau di Malabar sudah ada yang jual dengan harga sesuai,” katanya.

Dia mengatakan pihaknya sudah memantau harga minyak goreng kemasan dan curah. Katanya, ada toko sembako yang tidak menjual minyak goreng karena belum dapat kiriman dari sales. Ada juga toko yang menjual minyak goreng kemasan stok lama dengan harga tinggi yakni Rp 38 ribu per 2 liter. Namun, ada pula pedagang yang menjual minya goreng kemasan dengan harga baru yakni Rp 14 ribu per liter. Namun dibatasi pembeliannya.

“Pembelian dibatasi untuk satu pedagang hanya 5 dus dalam satu minggu. Harga minyak goreng kemasan merk Sovia satu liter harga Rp14.000 di Pasar Malabar,” kata Titien.

Sedangkan di Pasar Anyar kata Titien bervariasi untuk minyak goreng kemasan. Mulai dari Rp17 ribu per liter, Rp21 ribu per liter, Rp35 ribu per dua liter hingga Rp40 per dua liter. “Terus -menerus koordinasi sama Bulog, menurut info dari Bulog sedang proses pengadaan,” pungkasnya.(ENK/BNN)

ShareTweetSend

Berita Terkait

Ketua DPRD & Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis
POLITIK

Ketua DPRD Wabup Tangerang Kompak Sosialisasikan Pendidikan Gratis

Maret 9, 2026
Dugaan kasus pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak kini ditangani oleh Inspektorat Kabupaten Lebak/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat oleh Akal Imitasi (AI) ChatGPT
PEMERINTAHAN

Inspektorat Tangani Dugaan Kasus Pungli Oknum ASN Dinsos Lebak

Maret 9, 2026
PEMERINTAHAN

RSUD Cilegon Tangani Sisa Banjir, Mesin Penyedot Air Dikerahkan

Maret 9, 2026
PERISTIWA

Perempuan Dinilai Lebih Mudah Dimanipulasi dalam Hubungan

Maret 9, 2026
Plt Kepala Dinsos Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria/Instagram/@dinsos.lebakkab
PERISTIWA

Dinsos Lebak Tegaskan Akan Tindaklanjuti Dugaan Kasus Pungli Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Ilustrasi praktik pungli yang dilakukan oleh oknum ASN Dinsos Kabupaten Lebak terkai proses perubahan data DTKS/Aset BANTEN POS/Ilustrasi dibuat dengan menggunakan Akal Imitasi (AI) Google Gemini
HEADLINE

Oknum ASN Dinsos Lebak Diduga Lakukan Pungli ke Masyarakat Terkait Perubahan DTKS

Maret 8, 2026
Next Post

Pramuka Masuk Kurikulum Sekolah

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh