Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dua Warga Cipocok Positif DBD, Dinkes Ogah Fogging

by Diebaj Ghuroofie
Januari 26, 2022
in KESEHATAN, PEMERINTAHAN

SERANG, BANPOS – Dua orang warga Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, terdiagnosis positif demam berdarah. Masyarakat meminta agar Pemkot Serang melakukan upaya fogging, agar nyamuk-nyamuk demam berdarah itu dapat dibasmi.

Salah satu warga Komplek Depag, Kelurahan Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok Jaya, Muflikhah, mengatakan bahwa dua orang keluarganya terdiagnosis demam berdarah. Keduanya yakni ibu dan adiknya.

Baca Juga

Diduga Kangkangi SE Walikota Serang, ISNU Desak Kepala Puskesmas Dipanggil

Diduga Kangkangi SE Walikota Serang, ISNU Desak Kepala Puskesmas Dipanggil

Oktober 7, 2025
Ini Kata Dinkes Kota Serang Soal Dugaan Puskesmas Kangkangi SE Walikota dalam Rujukan Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji

Ini Kata Dinkes Kota Serang Soal Dugaan Puskesmas Kangkangi SE Walikota dalam Rujukan Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji

Oktober 7, 2025

Bersama Pemkot Serang, RS Mata Achmad Wardi Gelar Imunisasi Polio

Juli 29, 2024
: Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Serang saat melakukan audiensi kepada Walikota Serang, Syafrudin di Pusat Pemerintahan Kota Serang, Jumat (21/7).

Peredaran Tramadol di Kota Serang Perlu Pengawasan Semua Pihak

Juli 24, 2023

“Iyah ibu dan adik terkena demam berdarah. Saat ini sudah dirawat di Rumah Sakit Kencana. Sudah dua hari dirawat di sini,” ujarnya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Rabu (26/1).

Ia mengatakan bahwa mulanya, ibu dan adiknya hanya dirawat di rumah saja. Namun karena keluhan sakitnya semakin menjadi, maka keduanya pun dilarikan ke RS Kencana.

“Hari Senin kemarin baru dibawa ke Kencana. Mulai sakitnya mah dari hari Sabtu kemarin. Awalnya ibu, terus adik. Kalau ibu mulai sakit saat nginep di Cibebek, kalau adik tiba-tiba aja sakit waktu di rumah Depag,” katanya.

Ia pun meminta agar Pemkot Serang segera melakukan tindakan fogging. Sebab dikhawatirkan warga lainnya turut terkena penyakit demam berdarah seperti ibu dan juga adiknya.

“Soalnya keponakan hari ini katanya juga tiba-tiba demam. Khawatirnya demam berdarah juga. Makanya kami harap dilakukan penyemprotan, khawatir makin banyak korbannya,” ungkap Muflikhah.

Kepala Dinkes Kota Serang, Hasanudin, mengatakan bahwa pihaknya enggan melakukan penyemprotan atau fogging, dan menyarankan masyarakat untuk melakukan 3M dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Karena kalau dilakukan pengasapan (fogging) itu pertama biaya mahal, kedua polusi. Kemudian ya harus PSN. Lalu melakukan 3M, menguras, menutup, mengubur. Imbauan saya seperti itu lah kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, fogging akan benar-benar dilakukan apabila terdapat kepastian jika warga terkena demam berdarah. Sebab harus dilakukan pengecekan terlebih dahulu oleh tim survailans Dinkes Kota Serang.

“Diasap itu bilamana positif itu benar-benar DBD. Lalu petugas kami akan melakukan survailans untuk mengecek apakah benar ada jentik nyamuk. Maka dilakukan pengasapan. Namun ada yang lebih murah, yaitu PSN,” ungkapnya.

Kendati demikian, ia mengakui bahwa pada Januari tahun ini, kasus warga terkena DBD lebih banyak dibandingkan Januari tahun lalu. “Januari tahun lalu dengan Januari tahun sekarang, lebih banyak tahun ini,” tandasnya.

(DZH)

Tags: DBD Kota Serangdinkes kota serang
ShareTweetSend

Berita Terkait

Diduga Kangkangi SE Walikota Serang, ISNU Desak Kepala Puskesmas Dipanggil
PERISTIWA

Diduga Kangkangi SE Walikota Serang, ISNU Desak Kepala Puskesmas Dipanggil

Oktober 7, 2025
Ini Kata Dinkes Kota Serang Soal Dugaan Puskesmas Kangkangi SE Walikota dalam Rujukan Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji
KESEHATAN

Ini Kata Dinkes Kota Serang Soal Dugaan Puskesmas Kangkangi SE Walikota dalam Rujukan Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji

Oktober 7, 2025
PERISTIWA

Bersama Pemkot Serang, RS Mata Achmad Wardi Gelar Imunisasi Polio

Juli 29, 2024
: Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Serang saat melakukan audiensi kepada Walikota Serang, Syafrudin di Pusat Pemerintahan Kota Serang, Jumat (21/7).
HEADLINE

Peredaran Tramadol di Kota Serang Perlu Pengawasan Semua Pihak

Juli 24, 2023
PARLEMEN

Dewan Soroti Pelaksanaan BLUD pada Dinkes Kota Serang

Maret 22, 2022
Petugas dari Dinas Kesehatan melakukan Fogging untuk membasmi nyamuk Aedes Aegipty, yang merupakan hewan pembawa penyakit DBD, di kampung Kepandean Got, Kelurahan Taktakan, Senin (14/10/2019)
HEADLINE

Karena Fogging, Walikota Didesak Evaluasi Kadinkes Kota Serang

Januari 27, 2022
Next Post

Pencalonan Pilkada 2024 Tunggu Hasil Pemilu 2024

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh