Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Update Dampak Gempa Sumur: Lebih dari Seribu Bangunan Rusak, Ratusan Warga Masih Mengungsi

by Diebaj Ghuroofie
Januari 15, 2022
in HEADLINE, PEMERINTAHAN, PERISTIWA

SERANG, BANPOS – Pemerintah Provinsi Banten sedang melakukan update pendataan di tiga lokasi terdampak gempa Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang dan beberapa di Kabupaten Serang. Seiring dengan hal itu, juga dilakukan penanganan kedaruratan.

Berdasarkan data yang dihimpun sampai pagi ini, Sabtu (15/1/2022) sampai pukul 10.00 WIB, tidak ada korban jiwa dari kejadian gempa kemari. Adapun untuk jumlah bangunan rumah yang rusak di dua daerah tersebut sebanyak 1.231 rumah dengan rincian 226 rusak berat, 290 rusak sedang dan 715 rusak ringan.

Baca Juga

Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk

Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk

Januari 31, 2026
Banjir Rob di Pesisir Jakarta Utara Berpotensi Naik Signifikan

Banjir Rob di Pesisir Jakarta Utara Berpotensi Naik Signifikan

Desember 4, 2025
Pemprov Banten Minta Relawan dan Warga Perkuat Kewaspadaan Bencana

Pemprov Banten Minta Relawan dan Warga Perkuat Kewaspadaan Bencana

November 24, 2025
Kabupaten Tangerang Bersiap Hadapi Bencana

Kabupaten Tangerang Bersiap Hadapi Bencana

September 18, 2025

Dengan masing-masing rincian di Kabupaten Pandeglang sebanyak 214 rusak berat, 269 rusak sedang dan 617 rusak ringan, dari jumlah 28 kecamatan dan 123 desa.

Sedangkan di Kabupaten Lebak 12 rusak berat, 12 rusak sedang dan 98 rusak ringan, dari jumlah 15 kecamatan dan 32 desa. Dan untuk di Kabupaten Serang terdapat 9 rusak sedang, dari jumlah 3 kecamatan dan 4 desa.

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) melalui Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Banten Nana Suryana mengatakan, bagi masyarakat yang terdampak kerusakaan rumahnya, sampai saat ini masih mengungsi ke sanak saudaranya yang rumahnya tidak terdampak.

“Kita belum membuka tenda pengungsian, karena masyarakat masih memilih untuk menetap di rumah saudaranya,” katanya, Sabtu (15/1/2022).

Selain kerusakan rumah, dampak gempa bermagnitudo 6,7 skala richter itu juga mengakibatkan sejumlah bangunan sekolah, kantor pelayanan serta tempat ibadah rusak.

Di wilayah Kabupaten Pandeglang dari jumlah kecamatan dan desa di atas, terdapat 13 sekolah, 14 Puskesmas, 4 sarana ibadah, 3 kantor pemerintahan dan 1 tempat usaha yang mengalami kerusakan.

Sementara untuk di Kabupaten Lebak ada 5 sekolah yang rusak, 2 fasilitas umum dan 1 kantor desa. Sedangkan untuk di Kabupaten Serang tidak ditemukan kerusakan.

Nana melanjutkan, sesuai dengan instruksi Gubernur paskagempa kemarin pihaknya diminta melakukan pendataan rumah dan fasilitas lainnya yang rusak, serta yang utama adalah pencarian potensi adanya korban jiwa.

“Alhamdulillah korban jiwa tidak ada, hanya ada dua warga Lebak yang luka ringan. Sedangkan untuk total pengungsi di Kabupaten Pandeglang sekitar 200 pengungsi,” jelasnya.

Untuk memastikan kebutuhan makanan bagi masyarakat korban terdampak gempa, Nana mengungkapkan sudah ada bantuan sudah mulai didistribusikan sejak semalam yang didistribusikan ke Kecamatan Munjul dan sekarang akan kembali didistribusikan ke Kecamatan Sumur.

“Selain dari kami, ada juga bantuan makanan dari Polda dan Dinsos Kabupaten Pandeglang,” ucapnya.

Jika ada pihak lain yang akan memberikan bantuan makanan dan lainnya, dipusatkan di Forkopimcam masing-masing. Nanti dari situ akan diarahkan untuk proses pendistribusiannya kemana saja.

Kecuali bantuannya sudah ditarik oleh Kabupaten, itu koordinatornya langsung kepala daerah atau bupati. “Termasuk juga kalau ada relawan yang mau ikut membantu, itu koordinasinya ke Forkopimcam,” tambahnya.

Untuk pembuatan dapur umum, lanjutnya, BPBD Provinsi Banten memang tidak langsung mendirikan, mengingat situasi di lokasi masih cukup terkendali. Namun tidak menutup kemungkinan juga pihaknya akan mendirikan dapur umum.

“Karena masyarakat korban gempa kan mengungsinya ke rumah saudaranya,” ucapnya.(RUS/ENK)

Tags: BPBDGempa BantenGempa Sumur
ShareTweetSend

Berita Terkait

Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk
PEMERINTAHAN

Sinergi Lintas Instansi Ratusan Personel Dikerahkan Bersihkan Sisa Banjir di Periuk

Januari 31, 2026
Banjir Rob di Pesisir Jakarta Utara Berpotensi Naik Signifikan
NASIONAL

Banjir Rob di Pesisir Jakarta Utara Berpotensi Naik Signifikan

Desember 4, 2025
Pemprov Banten Minta Relawan dan Warga Perkuat Kewaspadaan Bencana
PEMERINTAHAN

Pemprov Banten Minta Relawan dan Warga Perkuat Kewaspadaan Bencana

November 24, 2025
Kabupaten Tangerang Bersiap Hadapi Bencana
PEMERINTAHAN

Kabupaten Tangerang Bersiap Hadapi Bencana

September 18, 2025
Badan Penyelamat Wisata Tirta Lebak Minta Nelayan Waspada Tinggi Gelombang Empat Meter
GAYA HIDUP

Badan Penyelamat Wisata Tirta Lebak Minta Nelayan Waspada Tinggi Gelombang Empat Meter

Agustus 4, 2025
BPBD Kota Serang petakan wilayah rawan kekeringan
PERISTIWA

BPBD Kota Serang petakan wilayah rawan kekeringan

Juli 31, 2025
Next Post
Wahidin Halim.

Dampak Gempa Sumur, Gubernur Banten Akan Terapkan Status Darurat Bencana

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh