Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dianggap Meresahkan, Warga Tolak Parkir Otomatis Pasar Kranggot

by Panji Romadhon
Juli 29, 2021
in PERISTIWA

CILEGON, BANPOS – Warga lingkungan Kecamatan Jombang, Kota Cilegon menolak tegas rencana penerapan parkir otomatis yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Cilegon yang rencananya akan dikelola oleh PT Kujang Sakti Siliwangi (KSS), selaku pihak swasta.

Pantauan di Pasar Kranggot, terdapat 5 titik spanduk penolakan yaitu, depan pintu masuk dan keluar Pasar Kranggot, di jembatan 2 titik dan pintu masuk UPT Pasar Kranggot. Spanduk penolakan ini bertuliskan “Seluruh masyarakat menolak keras adanya jukir PT KSS di Pasar Kranggot, Ibu-ibu pada resah manjingan pasar dijaluk bayar karo jukir KSS, PT KSS meresahkan pengunjung Pasar Kranggot, para pejabat lihat kami rakyat kecil menggeluh adanya PT KSS di Pasar Kranggot !, Dulur-dulur kite lewat pasar bae dijaluk bayar jujur bae kite ore ikhlas.

Baca Juga

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026

Salah satu warga Jombang, Martono mengaku sangat keberatan dengan penerapan parkir yang dikelola oleh PT KSS. Pemasangan spanduk penolakan ini telah dilakukan pada pukul 17.00 WIB.

“Kami tolak lah, karena sangat memberatkan. Apalagi, kita belanja kan gak hanya 1 titik aja untuk beli kebutuhan makanan. Nanti, 1 kita (pembeli) beli di titik a harus bayar Rp 2 ribu. Lalu ke titik b bayar Rp 2 ribu. Lah habis buat bayar parkir ini,” kata Martono di Pasar Kranggot, Rabu (28/7).

Karena itu, sambung Martono, para pembeli justru lebih memilih memarkirkan kendaraannya di luar pasar untuk menghindar membayar parkir kendaraan. “Lebih baik parkir di luar daripada di dalam. Setiap parkir Rp 2 ribu,” tuturnya.

Warga lainnya, Arief Rahman Hakim mengatakan, aksi tersebut dilakukan lantaran terkait adanya tiket masuk parkir ke pasar tradisional tersebut. “Iya demonya didepan Pasar Kranggot, masyarakat resah dengan adanya parkir masuk, masuk ke pasar udah mau kaya masuk ke tempat wisata,” katanya.

Arif pun menjelaskan bahwa banyak kejanggalan terkait karcis parkir, dimana tak dituliskan plat nomor kendaraan masuk dan tanggal karcis, selain itu saat di dalam pasar maupun keluar tetap dikenakan bayar parkir.

“Karcis nya pun ga di tulis plat nomor kendaraan dan gak ada tanggalnya, udah gitu kita bayar parkir 2 kali, pas di dalam dan mau keluar pasar itu bayar Parkir, 2x bayar jadinya,” jelasnya.

Akibat adanya parkir masuk, Arif pun meminta Pemerintah Cilegon bisa segera menyikapi hal tersebut, agar pengunjung maupun pedagang tidak dibuat gelisah lantaran adanya parkir masuk ke Pasar Kranggot. “Ya Pemerintah harus segera bertidak, kami rakyat kecil kang jangan menambah beban kami lagi” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dishub Kota Cilegon akan menerapkan retribusi parkir di Pasar Kranggot mulai awal Agustus mendatang. Namun saat ini di lapangan sudah mulai diberlakukan.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya akan menggandeng pihak ketiga PT. Kujang Sakti Siliwangi (KSS) untuk menata dan mengelola parkir kendaraan di pasar tradisional terbesar di Kota Cilegon itu. (LUK/RUL)

ShareTweetSend

Berita Terkait

POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
Next Post

Warga Mekarjaya Cimarga, Datangi Inspektorat Lebak Keberatan SKBT Incumben

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh