Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

PPKM Lanjut, Mahasiswa Desak Anggarkan Bansos

by Panji Romadhon
Juli 22, 2021
in PEMERINTAHAN, PERISTIWA
Aksi mahasiswa PMII di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten, Selasa (1/10/2019).

Aksi mahasiswa PMII di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten, Selasa (1/10/2019).

SERANG, BANPOS – Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Serang mengkritisi gagapnya Pemkot Serang dalam menghadapi kebijakan PPKM Darurat. Mereka menilai, kegagapan tersebut lantaran Pemkot Serang terlalu meremehkan pandemi Covid-19, sehingga tidak memasukkan anggaran penanganan Covid-19 ke dalam postur anggaran APBD 2021.

Kabid Kajian, Aksi dan Advokasi pada HMI MPO Cabang Serang, Taufiq Sholehudin, mengatakan bahwa PPKM Darurat sebenarnya merupakan satu dari berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, seperti halnya PSBB.

Baca Juga

BEM Banten Bersatu Suarakan 14 Tuntutan untuk Perbaikan Daerah

BEM Banten Bersatu Suarakan 14 Tuntutan untuk Perbaikan Daerah

September 10, 2025
Jasa Raharja Bersama Mahasiswa Unbaja Sosialisasi Perlindungan Kecelakaan dan Tertib Berkendara di Sawah Luhur

Jasa Raharja Bersama Mahasiswa Unbaja Sosialisasi Perlindungan Kecelakaan dan Tertib Berkendara di Sawah Luhur

Agustus 26, 2025
Mapolda Banten Digeruduk Wartawan, Tuntut Kapolda Minta Maaf dan Pecat Oknum Brimob Pengeroyok di PT Genesis

Mapolda Banten Digeruduk Wartawan, Tuntut Kapolda Minta Maaf dan Pecat Oknum Brimob Pengeroyok di PT Genesis

Agustus 22, 2025
Mahasiswa Uniba Gelar Seminar Anti-Bullying untuk Generasi Emas di SMPN 4 Sajira

Mahasiswa Uniba Gelar Seminar Anti-Bullying untuk Generasi Emas di SMPN 4 Sajira

Agustus 20, 2025

“Namun terdapat perbedaan mendasar, yaitu hilangnya pos anggaran bantuan untuk masyarakat yang terdampak kebijakan tersebut. Memang dalam praktiknya, PPKM Darurat tetap mempersilahkan beberapa usaha untuk tetap berjalan. Namun realitanya, masyarakat tetap terseok-seok untuk mendapatkan rezeki,” ujarnya, Rabu (21/7).

Selain itu, tujuan dari PPKM Darurat sendiri menurutnya tidak tercapai. Hal itu dikarenakan beberapa kebijakan dari Pemkot Serang yang justru menjadi bumerang, seperti pengenaan sanksi tipiring hingga penertiban pedagang dengan cara yang kurang humanis.

“Alih-alih dapat menurunkan penularan Covid-19, PPKM Darurat justru membuat masyarakat semakin muak dengan berbagai kebijakan penanganan Covid-19. Ini malah membuat masyarakat semakin membangkang atas apa yang disampaikan pemerintah,” ungkapnya.

Menurut Taufiq, seyogyanya Pemkot Serang mampu menangkap pesan yang disampaikan oleh masyarakat, seperti kebutuhan hidup selama dilakukan pembatasan. Sebab, masih tingginya mobilitas masyarakat lantaran mereka mencari pemenuhan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

“Maka pengadaan kembali bantuan sosial kepada masyarakat merupakan hal yang paling realistis, yang bisa membuat masyarakat patuh untuk tetap berdiam di rumah. Alasan tidak dianggarkannya bansos pada APBD dirasa alasan klasik, karena perubahan postur APBD baik melalui mekanisme refocusing maupun lainnya sangat bisa dilakukan,” terangnya.

Ia menegaskan, Pemkot Serang jangan takut untuk menghilangkan berbagai kegiatan yang tidak prioritas dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebab pada kondisi saat ini, target RPJMD sudah tidak relevan untuk dikejar.

“Hapus kegiatan non-prioritas. Hilangkan kegiatan yang hanya menghambur-hamburkan uang rakyat. Lupakan terlebih dahulu target RPJMD, karena percuma target RPJMD tercapai kalau masyarakat ‘binasa’, tidak bisa menjadi bahan politis untuk kembali maju dalam kontestasi politik,” tegasnya.

Sementara itu, anggota bidang Kajian, Aksi dan Advokasi, Ahmad Fauzan, menuturkan bahwa pihaknya menemukan beberapa kegiatan tidak prioritas dalam postur APBD 2021. Kegiatan tersebut mulai dari perjalanan dinas ke luar daerah, hingga pengadaan ikan hias.

“Terdapat 20 kegiatan perjalanan dinas ke luar kota dengan nilai total sebesar Rp1.015.418.000. Lalu ada anggaran untuk sewa rumah dinas pimpinan daerah sebesar Rp572 juta dan juga pengadaan sewa akuarium ikan hias beserta isi dan pangannya dengan total Rp206 juta,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam penelusurannya pun tidak ditemukan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19. Hanya terdapat dua kegiatan pengadaan untuk pendukung percepatan vaksinasi dengan anggaran di bawah Rp20 juta.

“Menurut kami ini sangat tidak merakyat dan tidak mengedepankan sense of humanity. Karena disaat masyarakat dilarang bepergian, pejabat Kota Serang malah disiapkan anggaran miliaran rupiah untuk plesiran berkedok perjalanan dinas,” tegasnya.

Menurutnya, jika memang Pemkot Serang beranggapan pandemi akan usai pada 2021, seharusnya yang menjadi fokus anggaran Pemkot Serang adalah pemulihan ekonomi masyarakat.

“Seharusnya jika memang dirasa pandemi akan berakhir pada 2021 ini, Pemkot Serang fokus pada pemulihan ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Bukan malah hambur-hambur uang rakyat,” tandasnya.(DZH/ENK)

Tags: Bansos Covid-19mahasiswa banten
ShareTweetSend

Berita Terkait

BEM Banten Bersatu Suarakan 14 Tuntutan untuk Perbaikan Daerah
PERISTIWA

BEM Banten Bersatu Suarakan 14 Tuntutan untuk Perbaikan Daerah

September 10, 2025
Jasa Raharja Bersama Mahasiswa Unbaja Sosialisasi Perlindungan Kecelakaan dan Tertib Berkendara di Sawah Luhur
PENDIDIKAN

Jasa Raharja Bersama Mahasiswa Unbaja Sosialisasi Perlindungan Kecelakaan dan Tertib Berkendara di Sawah Luhur

Agustus 26, 2025
Mapolda Banten Digeruduk Wartawan, Tuntut Kapolda Minta Maaf dan Pecat Oknum Brimob Pengeroyok di PT Genesis
HEADLINE

Mapolda Banten Digeruduk Wartawan, Tuntut Kapolda Minta Maaf dan Pecat Oknum Brimob Pengeroyok di PT Genesis

Agustus 22, 2025
Mahasiswa Uniba Gelar Seminar Anti-Bullying untuk Generasi Emas di SMPN 4 Sajira
PENDIDIKAN

Mahasiswa Uniba Gelar Seminar Anti-Bullying untuk Generasi Emas di SMPN 4 Sajira

Agustus 20, 2025
POLITIK

Mahasiswa Banten Dukung Muhaimin Iskandar Nyalon Jadi Presiden

Maret 2, 2022
Suasana saat penyaluran bantuan sosial di Kota Cilegon, Jum'at (11/2). LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS
PERISTIWA

Sebanyak 15 Ribu KK Warga Cilegon Terima Bansos PPKM

Februari 14, 2022
Next Post

Lanjutan PPKM Darurat Tunggu Arahan Pemprov

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh