Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Bantuan Covid-19 Jangan jadi Bancakan Dong, Pliss…

by Diebaj Ghuroofie
Mei 11, 2020
in POLITIK

SERANG, BANPOS – DPRD Kabupaten Serang minta anggaran yang dialihkan untuk penanggulangan wabah Covid-19 di Kabupaten Serang, jangan dijadikan bancakan. Hal itu tentunya berkaitan dengan jumlah yang tidak sedikit, mencapai angka puluhan miliar rupiah.

“Jangan sampai anggaran besar jadi bancakan, harus ada rasionalisasi anggarannya,” tegas Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Serang, Dendi kurnia Ardiansyah, Senin (11/5).

Baca Juga

Dewan Desak DPUPR Serang Cepat Perbaiki Jalan Rusak

Dewan Desak DPUPR Serang Cepat Perbaiki Jalan Rusak

Februari 23, 2026
Ribuan Warga Pontang Padati Gema Syiar Ramadhan

Ribuan Warga Pontang Padati Gema Syiar Ramadhan

Februari 16, 2026
Rumah Warga Serang Dua Tahun Terjebak Banjir

Rumah Warga Serang Dua Tahun Terjebak Banjir

Februari 4, 2026
DPRD Serang Gandeng Perusahaan Tangani Penyintas Banjir

DPRD Serang Gandeng Perusahaan Tangani Penyintas Banjir

Februari 3, 2026

Dendi menyebut bahwa anggaran yang dialokasikan untuk masyarakat terdampak virus korona, tidak memiliki kejelasan. Hingga kini, pihaknya belum ada laporan secara teknis dari Pemkab Serang kepada DPRD Kabupaten Serang.

“Kami masih bertanya-tanya mengenai kejelasan anggaran tersebut. Rasionalisasinya seperti apa, untuk apa saja,” tuturnya.

Dari 29 Kecamatan dengan 326 Desa yang ada di Kabupaten Serang, masyarakat belum ada yang mendapatkan bantuan yang berasal dari pemkab Serang. Baik bantuan berupa sembako maupun uang tunai.

“Masyarakat mengaku belum ada bantuan seperti beras dan lain sebagainya,” katanya.

Disebutkan olehnya, anggaran DPRD Kabupaten Serang yang dialihkan untuk penanggulangan virus Covid-19 ini sudah mencapai Rp10 miliar.

“Tapi hingga saat ini kami masih mempertanyakan hasil dari bantuan tersebut kepada masyarakat. Harus jelas outputnya apa, kalau doi Pemkot Serang saya dengar ada bagi-bagi beras, sementara Pemkab Serang belum ada,” tuturnya.

Menurutnya, untuk saat ini beberapa masyarakat baru menerima bantuan beras dari DPRD Kabupaten Serang. Adapun anggaran yang digunakan dalam distribusi bantuan beras tersebut, terpisah dari Pemkab Serang, yaitu murni dari anggaran DPRD Kabupaten Serang.

“Mengingat saat ini sudah mendekati hari ke 20 bulan suci Ramadhan, sementara masyarakat prasejahtera dan yang menganggur terdampak lockdown, tidak mendapatkan penghasilan. Oleh karena itu, kami mempertanyakan siapa yang akan mempertanggung jawabkan hal tersebut,” jelasnya.

Hingga kini, ia menyebut pihak Pemkab masih melakukan pendataan, dan belum diketahui kapan realisasinya. Ia menegaskan, Pemerintah wajib mendorong pelaksanaan bantuan tersebut.

“Karena masyarakat butuhnya saat ini,” ucapnya.

Untuk sementara, beberapa hal yang telah dilakukan oleh pihaknya yaitu melakukan pemanggilan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang. Untuk dimintai keterangan sejauh mana penggunaan anggaran untuk penanggulangan virus korona.

“Sebanyak 326 Desa di 29 Kecamatan dan hanya 29 Kecamatan dilakukan penyemprotan. Kabupaten Serang itu kan luas, bukan hanya sebatas 29 Kecamatan saja, mestinya 326 Desa itu tercover penanganan daripada Covid-19,” tandasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Serang, Abdul Kholiq membenarkan bahwa saat ini Pemkab Serang belum mengeluarkan bantuan. Menurutnya, Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Serang, perlu memberikan informasi secara berkala, untuk melaporkan jumlah korban yang terkena dampak agar masyarakat mengetahui kapan Pemkab Serang akan memberikan bantuan tersebut.

“Memang Pemkab Serang belum mengeluarkan dan anggarannya ada. Sedang dalam proses pendataan sekitar 45ribuan penerima manfaat dan kami dorong untuk disalurkan. Kalau bisa sebelum lebaran sudah di distribusikan,” ujarnya.

Ia juga meminta, semua personil gugus tugas mulai dari tingkat kabupaten hingga RT, harus bersama-sama memberikan pemahaman. Agar masyarakat tidak gagap informasi.

“Contoh di suatu RW, banyak yang sudah memasang semacam check points. Nah dalam kegiatan tersebut, bukan hanya menjaga pos saja, tapi juga memberikan sosialisasi,” tandasnya. (MUF/ENK)

Tags: abdul kholiqbantuan covid-19dendi kurnia ardiansyahDPRD Kabupaten Serang
Share44TweetSend

Berita Terkait

Dewan Desak DPUPR Serang Cepat Perbaiki Jalan Rusak
PEMERINTAHAN

Dewan Desak DPUPR Serang Cepat Perbaiki Jalan Rusak

Februari 23, 2026
Ribuan Warga Pontang Padati Gema Syiar Ramadhan
PERISTIWA

Ribuan Warga Pontang Padati Gema Syiar Ramadhan

Februari 16, 2026
Rumah Warga Serang Dua Tahun Terjebak Banjir
KESRA

Rumah Warga Serang Dua Tahun Terjebak Banjir

Februari 4, 2026
DPRD Serang Gandeng Perusahaan Tangani Penyintas Banjir
KESRA

DPRD Serang Gandeng Perusahaan Tangani Penyintas Banjir

Februari 3, 2026
Bupati Serang dan DPRD Kolaborasi Bantu Korban Banjir
KESRA

Bupati Serang dan DPRD Kolaborasi Bantu Korban Banjir

Februari 1, 2026
Gofur Desak BBWSC3 Segera Tangani Tanggul Jebol
KESRA

Gofur Desak BBWSC3 Segera Tangani Tanggul Jebol

Januari 31, 2026
Next Post

Tambahan Pasien Positif Covid-19 di Cilegon dari Tegalbunder

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh