Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dikecam Warga, RSUD Kota Serang Ngaku Salah

by Diebaj Ghuroofie
Desember 4, 2019
in HEADLINE, PERISTIWA

CIPOCOKJAYA, BANPOS – Terkait kekecewaan masyarakat pada saat grand launching RSUD Kota Serang, pihak rumah sakit mengaku bersalah. Hal ini dikarenakan mereka tidak melakukan sosialisasi dengan baik, sehingga masyarakat salah tangkap dalam memaknai pengobatan gratis.

“Memang ini ada miskomunikasi dari kami. Dan ini akan menjadi bahan evaluasi kami kedepan, bahwa nanti dalam melakukan sosialisasi harus dapat lebih baik lagi,” ujar Dirut RSUD Kota Serang, Teja Ratri, saat ditemui di DPRD Kota Serang seusai dipanggil Komisi II, Rabu (4/12).

Baca Juga

Polsek Paparkan Kronologi 4 Petani Kota Serang Tewas Tersambar Petir

Polsek Paparkan Kronologi 4 Petani Kota Serang Tewas Tersambar Petir

Desember 3, 2025
Ini Kata Dinkes Kota Serang Soal Dugaan Puskesmas Kangkangi SE Walikota dalam Rujukan Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji

Ini Kata Dinkes Kota Serang Soal Dugaan Puskesmas Kangkangi SE Walikota dalam Rujukan Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji

Oktober 7, 2025
Puskesmas Kangkangi SE Walikota Serang Soal Lokasi Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji

Puskesmas Kangkangi SE Walikota Serang Soal Lokasi Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji

Oktober 6, 2025
Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, Pujianto.

Di-PAW NasDem, Pujianto Bakal Ajukan Gugatan Perdata

April 12, 2022

Menurutnya, ia menempatkan program yang dilakukan pada saat grand launching sesuai dengan fungsinya. Yaitu memberikan pelayanan tingkat dua yang berarti pemberian layanan spesialistik dan rujukan.

“Sebenarnya program yang kami luncurkan adalah pengobatan gratis spesialistik untuk tujuan agar sosialisasi bahwa RSUD Kota Serang sudah bisa digunakan,” terangnya.

Ia mengatakan, memang program tersebut dilakukan hanya setengah hari saja. Hal ini sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

“Sesuai dengan standar operasional kami, yaitu dimulai dari jam 8 sampai jam 12. Layanannya yaitu poli kandungan dengan kuota sebanyak 50 orang dengan pemeriksaan USG. Prageriati untuk usia 40-50 tahun. Lalu ada cabut gigi dan tambal gigi, serta deteksi tumbuh kembang anak,” katanya.

Ia pun mengaku bahwa memang program yang dilaksanakan bukanlah pengobatan massal seperti bakti sosial, melainkan juga menjadi program pendataan pasien untuk masuk dalam Sistem Informasi RSUD Kota Serang.

“Konsepnya bukan pengobatan massal, jadi kalau pasien masuk itu sudah sebagai pasien rumah sakit. Jadi bukan konsep pengobatan biasa, untuk memasukkan data kepada sistem informasi RSUD Kota Serang,” ucapnya.

Mengenai adanya isu penggiringan pasien dari Puskesmas untuk dapat ikut program pengobatan gratis RSUD Kota Serang, Teja mengatakan bahwa hal itu bukan penggiringan, melainkan rujukan.

“Jadi bukan digiring, tapi puskesmas melihat pasien mana saja yang punya masalah tapi belum diatasi. Itu kemudian pasien yang dirujuk untuk datang,” jelasnya.

Ketua Komisi II pada DPRD Kota Serang, Pujianto, mengatakan bahwa memang RSUD Kota Serang mengakui kurangnya sosialisasi yang membuat masyarakat menjadi bingung.

“Kan tadi sudah jelas disampaikan, bahwa program yang dicanangkan oleh Dirut sudah bagus. Cuma masalahnya kurang sosialisasi dan cara menyampaikan kepada masyarakat yang perlu diperbaiki,” ujarnya.

Menurutnya, RSUD Kota Serang seharusnya menggunakan bahasa sosialisasi yang dimengerti oleh masyarakat umum. Hal ini untuk menghindari kebingungan di antara masyarakat.

“Maka kedepan, saya berharap kepada ibu Dirut, harus disosialisasikan kepada masyarakat dengan baik. Jangan Asbun, karena masyarakat daya tangkap, nalar, dan berfikirnya berbeda-beda,” tandasnya.(DZH)

Tags: komisi 2 dprd kota serangpujiantoRSUD Kota Serang

Berita Terkait

Polsek Paparkan Kronologi 4 Petani Kota Serang Tewas Tersambar Petir
NASIONAL

Polsek Paparkan Kronologi 4 Petani Kota Serang Tewas Tersambar Petir

Desember 3, 2025
Ini Kata Dinkes Kota Serang Soal Dugaan Puskesmas Kangkangi SE Walikota dalam Rujukan Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji
KESEHATAN

Ini Kata Dinkes Kota Serang Soal Dugaan Puskesmas Kangkangi SE Walikota dalam Rujukan Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji

Oktober 7, 2025
Puskesmas Kangkangi SE Walikota Serang Soal Lokasi Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji
KESEHATAN

Puskesmas Kangkangi SE Walikota Serang Soal Lokasi Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji

Oktober 6, 2025
Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, Pujianto.
POLITIK

Di-PAW NasDem, Pujianto Bakal Ajukan Gugatan Perdata

April 12, 2022
PERISTIWA

Di-PAW NasDem, Pujianto Bakal Ajukan Gugatan Perdata

April 11, 2022
POLITIK

Keinginan Pujianto Terwujud, Jabatannya di AKD Dicopot

September 16, 2021
Next Post

Waduh, Anggaran Pemeliharaan Randis di DPRD Banten Diduga 'Bocor'

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh