Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Karena Jalan Dibiarkan Mangkrak dan Ngebul, Warga Baksel Demo

by Diebaj Ghuroofie
Oktober 15, 2019
in PERISTIWA
massa unjuk rasa terkait jalan milik Kabupaten Lebak yang ditunda pekerjaannya sehingga membuat warga protes. Jalan ini penghubung Kecamatan Malingping-Wanasalam, Selasa (15/10). (FOTO: WIDODO)

massa unjuk rasa terkait jalan milik Kabupaten Lebak yang ditunda pekerjaannya sehingga membuat warga protes. Jalan ini penghubung Kecamatan Malingping-Wanasalam, Selasa (15/10). (FOTO: WIDODO)

massa unjuk rasa terkait jalan milik Kabupaten Lebak yang ditunda pekerjaannya sehingga membuat warga protes. Jalan ini penghubung Kecamatan Malingping-Wanasalam, Selasa (15/10). (FOTO: WIDODO)

BAKSEL, BANPOS – Terkait pekerjaan jalan yang dibiarkan ditunda dan belum diselesaikan oleh pihak kontraktor, belasan warga yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Lebak Selatan menggelar aksi unjuk rasa mulai dari di depan Kantor Kecamatan Malingping dan dilanjutkan ke kantor Kecamatan Wanasalam, mulai pukul 10.00 WIB, Selasa (15/10)

Dalam aksi tersebut, massa meminta kepada Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya agar memberikan teguran kepada dua kontraktor pembangunan jalan Bolang – Wanasalam, yakni CV Java Mutiara Karya Utama dan CV Putra Jaya Lestari yang dinilai tidak bertanggung jawab atas pekerjaan garapannya.

Baca Juga

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026

Haes Rumbaka, peserta aksi mengatakan, warga di wilayahnya sudah sekitar satu bulan lebih mengeluhkan dampak debu yang ditimbulkan oleh aktivitas proyek jalan kewenangan Pemkab Lebak, yang belum tuntas tapi pekerjaannya ditinggalkan.

“Sekitar satu bulan lalu jalan ini dipasang lapis pondasi agregat semen (Cement Treated Base/ CTB), setelah itu ditinggalkan tanpa ada penyiraman, akibatnya setiap hari warga di sibi diracuni debu yang menyesakan nafas,” tandas Haes.

Dikatakan Haes, dengan keadaan tersebut, pihaknya menuntut kepada pihak pelaksana proyek agar segera menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, agar debu akibat dampak proyek tidak terjadi berkepanjangan dan tidak lagi mengganggu pernafasan warga.

“Selama ini kami bingung untuk menyampaikan keluhan, karena tidak ada pihak pelaksana yang ada di lokasi. Padahal bangunan jalan ini sudah lama dibiarkan mangkrak seperti itu,” ujarnya.

Menurutnya, apabila pihak kontraktor tidak segera membereskan pembangunan jalan ini, kata dia, maka pihaknya akan menggelar aksi di Kantor Dinas PUPR dan Kantor Bupati Lebak dengan jumlah massa yang lebih banyak.

Pantauan, jalan kabupaten yang belum diselesaikan dan berdampak debu itu ada dua titik pekerjaan, yang satu mulai Desa Cipeucang Hingga Cikeusik sekitar tujuh kilometer dan yang satu di titik Cidadap sepanjang sekitar tiga kilometer. Di kedua titik ini para pendemo berorasi menggunakan sound system dan berkeliling menggunakan iringan kendaraan. Demo pun berakhir pada pukul 13. 00 WIB.(WDO/ENK)

ShareTweetSend

Berita Terkait

PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
EKONOMI

Muji Rohman Optimis Industri Sawah Luhur Pangkas Pengangguran

Maret 5, 2026
Next Post
Mitsubishi Pajero menabrak pembatas jalan dan jembatan penghubung di ruas jalan Aat-Rusli (Jalan Lingkar Selatan) Kota Cilegon, Selasa (15/10). FOTO: LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS

Ngantuk, Pajero Ringsek Gara-gara Tabrak Pembatas Jalan di JLS

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh