TANGERANG, BANPOS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang menyelenggarakan Forum Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 di Ruang Rapat Kantor BPBD pada Selasa, 3 Maret 2026. Forum ini merupakan tahapan krusial dalam penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Perangkat Daerah guna memetakan strategi perlindungan masyarakat di masa mendatang.
Kegiatan Renja tersebut dibuka langsung oleh Kepala BPBD Kota Tangerang “Mahdiar” serta dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang, unsur TNI dan Polri, hingga perwakilan Relawan Penanggulangan Bencana (PB).
Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengungkapkan, Kolaborasi sebagai Fondasi Utama, ia menekankan, bahwa tantangan kebencanaan di tahun-tahun mendatang akan semakin kompleks. Oleh karena itu, penyusunan Renja 2027 tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan seluruh elemen pentahelix.
“Forum ini adalah wadah bagi kita semua baik itu pemerintah, aparat keamanan, dan relawan, untuk menyatukan visi. Masukan dari TNI, Polri, dan Relawan PB sangat berharga dalam memperkuat aspek teknis mitigasi dan kecepatan respons di lapangan,” ujar Mahdiar.
Ia menyampaikan bahwa poin strategis Renja 2027 merupakan beberapa agenda utama yang dibahas dalam rancangan awal Renja 2027 yang meliputi modernisasi Peralatan, pemutakhiran alat utama sistem pertahanan bencana (Alutsista PB) serta penguatan kapasitas relawan program pelatihan berkelanjutan bagi relawan PB di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Lebih lanjut Mahdiar mengatakan, inovasi mitigasi berbasis teknologi pengembangan sistem peringatan dini yang lebih terintegrasi dengan data kewilayahan serta sinergi operasional penajaman Standar Operasional Prosedur (SOP) bersama TNI dan Polri dalam penanganan darurat.
Partisipasi Aktif Stakeholder
Partisipasi aktif dari OPD terkait memastikan bahwa rencana kerja BPBD selaras dengan pembangunan infrastruktur kota, kesehatan, dan pelayanan sosial. Sementara itu, kehadiran TNI dan Polri mempertegas komitmen keamanan dan ketertiban selama masa tanggap darurat imbuh Mahdiar.
Dengan terlaksananya Forum Renja ini, diharapkan BPBD Kota Tangerang dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang adaptif, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan rasa aman bagi seluruh warga Kota Tangerang pada tahun 2027 mendatang. (ADV)





Discussion about this post