LEBAK, BANPOS – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pasindangan, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak diduga menahan pembayaran gaji relawan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tanpa alasan yang jelas.
Dugaan tersebut disampaikan Zihan, Asisten Lapangan (Aslap) Dapur MBG, kepada BANPOS, Sabtu (14/2).
Zihan menuturkan, sebelumnya ia telah menanyakan langsung kepada kepala dapur terkait kejelasan pencairan gaji relawan yang telah bekerja selama 12 hari.
Namun, kepala dapur disebut menolak mencairkan honor dengan alasan adanya dugaan data relawan fiktif.
“Awalnya saya sebagai aslap mempertanyakan kejelasan gaji seluruh relawan. Tapi kepala dapur menolak mencairkan selama 12 hari kerja dengan alasan ada data relawan fiktif. Padahal relawan bekerja sesuai aturan dan makanan diterima oleh seluruh sekolah penerima manfaat,” ujar Zihan.
Menurutnya, pihak yayasan sebenarnya telah menyetujui pencairan gaji berdasarkan data dari akuntan. Namun, kepala dapur tetap tidak bersedia menyalurkan pembayaran kepada relawan.
Merasa haknya tidak dipenuhi, para relawan kemudian melakukan protes untuk menuntut pembayaran gaji.
Setelah aksi tersebut, kepala dapur akhirnya menyetujui pencairan dan seluruh dana gaji ditransfer ke rekening pribadi kepala dapur.
Meski demikian, Zihan menyebutkan bahwa hingga kini hak gaji untuk dirinya sebagai aslap belum disalurkan, tanpa penjelasan yang jelas.
“Dana gaji sudah masuk ke rekening pribadi kepala dapur. Tapi hak saya sebagai aslap belum diberikan sampai sekarang tanpa alasan yang jelas,” tegasnya.
Ia memaparkan, para relawan sebelumnya dijadwalkan menerima gaji pada Jumat (13/2) sore, namun Kepala SPPG tidak menyalurkan gaji tersebut tanpa alasan yang jelas.
“Sebelumnya kemarin sempat mau disalurkan gaji, namun tiba-tiba dibatalkan. Untuk para relawan sudah digaji pagi hari ini, tapi untuk Aslap dan admin masih belum digaji,” paparnya.
Ia berharap persoalan tersebut segera diselesaikan secara transparan agar hak pekerja dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, BANPOS masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala SPPG yang bersangkutan. (*)

Discussion about this post