SERANG, BANPOS – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto meresmikan gedung baru Kampus 3 Universitas Bina Bangsa (UNIBA). “Kami memberikan apresiasi tinggi atas peran serta UNIBA dalam peningkatan kualitas pendidikan,” tegas Brian usai menandatangani prasasti, Rabu (11/2).
Selanjutnya, pemerintah memandang peresmian fasilitas ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia nasional bidang kesehatan. “Fasilitas laboratorium yang lengkap akan meningkatkan proses pembelajaran secara signifikan,” ujar Brian saat meninjau sarana pendukung akademik tersebut.
Setelah itu, Brian menekankan pentingnya kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membantu pemerintah mencetak generasi muda yang kompeten dan unggul. “Kami optimis fasilitas baru ini menjadi momentum pemacu semangat akademik di kampus,” tambah Brian menyemangati seluruh civitas akademika.
Kemudian, Mendiktisaintek mengajak para dosen serta mahasiswa agar memanfaatkan sarana fisik tersebut demi mencapai standar kualifikasi pendidikan tinggi. “Mari semakin bersemangat lagi untuk melakukan proses pendidikan di kampus ini,” ajak Brian kepada para mahasiswa yang hadir.
Kampus 3 Uniba Pusat Unggulan Fakultas Ilmu Kesehatan
Sejalan dengan itu, Pembina Yayasan UNIBA Furtasan Ali Yusuf memfokuskan pengembangan Kampus 3 sebagai pusat unggulan Fakultas Ilmu Kesehatan. “Kami mendidik mahasiswa agar memiliki keterampilan tinggi sekaligus karakter yang kuat,” jelas Furtasan mengenai visi besar fakultas tersebut.
Berikutnya, tokoh yang akrab disapa Fay ini menegaskan bahwa pendidikan tenaga medis memerlukan ketelitian tinggi karena menyangkut keselamatan pasien. “Prinsipnya harus zero error karena pendidikan ini berinteraksi langsung dengan nyawa manusia,” tegas Furtasan di hadapan tamu undangan.
Lantas, pihak yayasan terus mengembangkan lahan di Jalan Bhayangkara untuk mendukung pembukaan program studi baru yang memiliki kualifikasi ketat. “Cita-cita besar kami adalah menghadirkan Program Studi Kedokteran di masa depan,” tutur Furtasan memaparkan rencana strategis jangka panjang.
Meskipun persyaratan sangat berat, Fay berencana membangun rumah sakit pendidikan secara terintegrasi di dalam area lingkungan Kampus 3 tersebut. “Langkah ini bertujuan agar mahasiswa dapat menjalani praktik klinik secara mandiri,” ungkap Furtasan menjelaskan konsep pengembangan sarana kampus.
Terakhir, pengelola kampus berkomitmen penuh memenuhi seluruh standar nasional guna mewujudkan kehadiran fakultas kedokteran yang berkualitas bagi masyarakat. “Pengembangan tidak akan berhenti di sini demi pengabdian nyata kepada bangsa,” pungkas Furtasan mengakhiri sesi wawancara dengan awak media. (*)

Discussion about this post