CILEGON, BANPOS – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten bersama Artha Graha Peduli menyalurkan 416 paket sembako dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten.
Penyaluran bantuan sosial tersebut dipusatkan di Gedung Journalist Boarding School (JBS), Pusdiklat PWI Banten, Cilegon, Rabu (11/2/).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HPN 2026, yang tidak hanya menegaskan peran pers sebagai penyampai informasi, tetapi juga menghadirkan aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PWI Banten Rian Nopandra, Sekretaris PWI Banten Fahdi Khalid, Wakil Ketua Bidang Organisasi Teguh Akbar Idham, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Yosep Aulia Rahman, Wakil Ketua Bidang Aset Adi Adam, Ketua PWI Kabupaten Serang Andrea Nanda Saputra, Ketua SMSI Cilegon Wawan Kurniadi, serta Sekretaris PWI Cilegon Lukman yang mewakili Ketua PWI Cilegon Ahmad Fauzi Chan.
Ketua PWI Banten, Rian Nopandra atau Opan, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara insan pers dan dunia usaha dalam memperkuat solidaritas sosial.
“HPN bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi sosial,” ujarnya.
Sekretaris PWI Cilegon, Lukman, berharap bantuan sembako tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam peringatan Hari Pers Nasional.
“Kami ingin pers hadir bukan hanya lewat berita, tetapi juga lewat aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Tokoh pers nasional asal Banten yang juga Ketua Umum SMSI, Firdaus, turut mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Sebelumnya, Artha Graha Peduli bersama PWI Banten mewakili PWI Pusat juga telah menyalurkan ratusan paket sembako di Sekretariat PWI Banten serta di wilayah Pandeglang dan Lebak.
Penyaluran 416 paket sembako di Cilegon ini mendapat sambutan hangat dari warga penerima manfaat dan menjadi bukti bahwa pers memiliki peran sosial selain fungsi informatif dan kontrol publik. (*)











Discussion about this post