TANGERANG, BANPOS – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di tingkat wilayah. Salah satunya, Pemkot Tangerang baru saja menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan dan Optimalisasi Retribusi Sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menuturkan FGD digelar sebagai salah satu langkah strategis untuk mengoptimalisasi sistem penarikan retribusi sampah yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pajak dan Retribusi Daerah di Kota Tangerang.
Pemkot Tangerang juga mengundang semua perwakilan kecamatan dan kelurahan untuk berpartisipasi menyukseskan FGD Pengelolaan dan Optimalisasi Retribusi Sampah di Kota Tangerang.
“Kami mengundang semua unsur kewilayahan di forum ini untuk bersama-sama membahas tata kelola persampahan dan retribusi sampah yang dinilai perlu untuk segera dibenahi secara berkelanjutan,” ujar Wawan di Kantor DLH Kota Tangerang, Kamis (5/2/26).
Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang akan mendorong unsur kewilayahan untuk mensosialisasikan informasi mengenai tata kelola dan retribusi sampah yang diberlakukan sehingga layanan kebersihan bisa berjalan secara lebih maksimal.
“Kami berharap semua kewilayahan dapat mendukung upaya perbaikan tata kelola persampahan yang akan diberlakukan dengan memasifkan informasi ke masyarakat luas, baik terkait sistem pengelolaan sampah retribusi kebersihannya,” ucapnya.

Menurut Wawan, retribusi sampah di Kota Tangerang bertujuan memaksimalkan operasional pengangkutan dan pengolahan sampah agar lingkungan lebih bersih dan sehat.
Dana yang dikelola tersebut digunakan untuk membiayai pengangkutan, pengelolaan TPA, serta mensejahterakan petugas kebersihan.
Untuk dana retribusi tersebut tentunya akan digunakan untuk operasional pengangkutan sampah yang lebih rutin dan efektif.
Membantu membiayai pengolahan sampah akhir, mengurangi timbulan sampah di TPS/TPA.
Wawan menghimbau agar masyarakat dapat meningkatkan kesadaran lingkungan, mendorong warga untuk lebih sadar dalam mengurangi sampah serta mendukung biaya operasional dan kesejahteraan tenaga pengangkut sampah dan petugas kebersihan. (*)





Discussion about this post