SERANG, BANPOS – Program tahunan dari Pemprov Banten yakni mudik gratis akan kembali digelar pada Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 ini.
Namun, program tersebut mengalami penurunan baik dari jumlah peserta maupun besaran anggarannya.
Diketahui, pada tahun 2026 ini, anggaran yang disiapkan Pemprov Banten hanya sekitar Rp500 juta.
Nominal tersebut lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten, Tri Nurtopo mengatakan jika penurunan anggaran tersebut merupakan konsekuensi dari penyesuaian anggaran yang berdampak pada kapasitas layanan mudik gratis di tahun ini.
“Tahun ini anggaran untuk Mudik Gratis sekitar Rp500 jutaan. Memang menurun jika dibanding tahun lalu,” ujar Tri, Rabu (21/1).
Ia menjelaskan, akibat dari penurunan anggaran, jumlah kuota peserta mudik gratis juga mengatalami penurunan.
Jika pada tahun 2025 lalu kuotanya mencapai 1.440 orang, pada 2026 jumlahnya dibatasi hanya 855 orang.
“Karena jumlah pesertanya juga dibatasi, dari 1.440 menjadi 855 orang. Armada busnya juga menyesuaikan,” jelasnya.
Tri menegaskan, kebijakan tersebut bukan berarti Pemprov Banten mengurangi komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, Dishub tetap berupaya memberikan layanan mudik gratis dengan standar keselamatan dan kenyamanan yang terjaga, meski dengan anggaran yang terbatas.
“Kita menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Tapi tetap kita upayakan pelayanan kepada masyarakat berjalan,” katanya.
Tri juga mengungkapkan, pada program mudik gratis tahun ini, peserta tidak mendapatkan uang saku.
Peserta akan mendapatkan fasilitas lain yakni pemenuhan kebutuhan dasar selama perjalanan.
“Uang saku tidak ada. Kita siapkan makan, snack, dan kaos untuk peserta,” ujar Tri.
Meski anggaran menurun, Tri menegaskan jika pihaknya memastikan program mudik gratis tetap dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan publik jelang Lebaran.
Program ini dikhususkan bagi masyarakat ber-KTP Banten yang ingin pulang ke kampung halaman.
Ia menyebut, pendaftaran mudik gratis akan dibuka secara daring mulai pertengahan Februari 2026.
Pemberangkatan dijadwalkan dari Terminal Bus di Kota Serang, dengan tujuan tujuh kota di lima provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera.
“Pendaftarannya online, khusus bagi warga yang memiliki KTP Banten. Keberangkatan dari Serang dengan tujuan yang sudah kami tentukan,” ucapnya.
Tri menambahkan, seluruh armada yang digunakan telah melalui pemeriksaan kelaikan, termasuk kesiapan pengemudi.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan pemudik selama perjalanan.
“Armada yang digunakan laik jalan, sopirnya profesional, dan semuanya diperiksa agar perjalanan aman,” tegasnya.
Ia berharap, meski dengan anggaran yang lebih kecil, program mudik gratis tetap dapat dimanfaatkan masyarakat dan berkontribusi mengurangi kepadatan kendaraan pribadi saat arus mudik.
“Ini bagian dari pelayanan agar pemudik lebih aman, nyaman, dan tertib di perjalanan. Semoga masyarakat bisa memanfaatkan program ini dengan baik,” ucapnya.
Sebagai informasi, pada program mudik gratis di tahun ini, Pemprov Banten akan menyediakan berbagai rute pengantaran dan penjemputan untuk mencakup wilayah Jawa dan Sumatera.
Untuk rute Pengantaran, terdapat delapan kota tujuan di lima Provinsi yang akan diberangkatkan dari Banten.
Untuk wilayah Jawa Barat, terdapat dua kota tujuan yakni Tasikmalaya dan Cirebon dengan 2 unit bus pada tujuan masing-masing.
Sementara, untuk wilayah Jawa Tengah, terdapat dua kota tujuan, yakni Banyumas/Purwokerto dan Surakarta/Solo, yang masing-masing tujuan juga disediakan dua unit bus pengantar.
Untuk wilayah Jawa Timur tujuan Surabaya, dan Sumatera Selatan tujuan Palembang, masing-masing juga disedikan 2 unit bus.
Sementara, untuk tujuan Kota Yogyakarta disediakan 3 unit bus pengantar.
Tak hanya mengantar, program mudik gratis juga menyediakan tujuan mudik ke Banten dengan wilayah asal dari Jawa Barat yakni Kota Bandung serta D.I. Yogyakarta atau Kota Yogyakarta.
Masing-masing disediakan dua unit bus untuk mengantar pemudik ke Banten. (*)



Discussion about this post