SERANG, BANPOS – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten hingga awal 2026 diklaim telah menjangkau sekitar 2,1 juta penerima manfaat yang terdiri dari ibu hamil dan menyusui, balita, hingga pelajar SMA/SMK sederajat.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Jamaluddin. Ia menyebutkan, program yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu telah terealisasi di hampir seluruh wilayah Provinsi Banten.
“Jumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Banten saat ini telah mencapai kurang lebih 2.122.000 orang, dari total target sekitar 3.502.000 penerima manfaat,” ujar Jamaluddin, Selasa (13/1).
Dengan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebanyak 741 unit, realisasi program MBG di Banten telah mencapai sekitar 60 persen dari total sasaran. Ia pun optimistis penyaluran MBG tahun ini dapat menjangkau seluruh target penerima.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa menyentuh 100 persen, di tahun ini,” katanya.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, Jamaluddin menegaskan bahwa program MBG tidak hanya dirasakan di wilayah perkotaan, tetapi juga telah menjangkau daerah pelosok dan terpencil.
“Program ini sudah menyentuh daerah-daerah seperti Leuwidamar dan Gunung Kencana di Kabupaten Lebak,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya distribusi makanan dari lokasi terdekat dengan penerima manfaat agar kualitas makanan tetap terjaga.
“Distribusi harus dari titik terdekat supaya makanan tidak rusak, tidak basi, dan tetap layak konsumsi,” ujarnya.
Dimyati juga meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi dan sinergi agar pelaksanaan MBG berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Supaya program Makan Bergizi Gratis ini tepat sasaran, tepat guna, dan tepat manfaat. Harapannya anak-anak kita ke depan lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya,” tandasnya. (*)











Discussion about this post