SERANG, BANPOS – Acara lepas sambut Kapolres Serang dari AKBP Condro Sasongko kepada AKBP Andri Kurniawan berlangsung tidak biasa.
Bertempat di Lapangan Mapolres Serang, Jumat (9/1), kegiatan yang lazimnya bersifat formal justru berubah menjadi lautan massa yang menyerupai aksi unjuk rasa damai.
Ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat memadati lokasi acara. Mereka datang dari kalangan buruh, tokoh agama, organisasi masyarakat, LSM, komunitas ojek online, kelompok tani, hingga emak-emak yang membawa poster berisi ungkapan terima kasih dan harapan.
Aksi spontan warga tersebut menjadi simbol kuat kedekatan antara AKBP Condro Sasongko dengan masyarakat Kabupaten Serang selama masa kepemimpinannya.
Tidak sedikit emak-emak yang menuliskan pesan haru agar Condro tetap mengingat dan peduli terhadap Kabupaten Serang meski telah berpindah tugas.
Acara lepas sambut ini turut dihadiri Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, unsur Forkopimda Kabupaten Serang, jajaran kepala desa yang tergabung dalam Apdesi, perwakilan perusahaan di wilayah Kabupaten Serang, serta insan pers dari berbagai organisasi media.
Dalam sambutannya, AKBP Condro Sasongko menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh masyarakat yang telah mendukungnya selama menjabat sebagai Kapolres Serang.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Serang yang telah menerima saya dengan penuh kehangatan,” ujarnya.
Condro juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama hampir dua tahun masa tugasnya terdapat kekhilafan, baik dalam tutur kata maupun kebijakan.
Ia berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat tetap terjaga demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Saya mohon maaf apabila selama bertugas ada hal-hal yang kurang berkenan. Mari kita terus jaga kebersamaan dan keamanan Kabupaten Serang,” pesannya.
Sementara itu, Kapolres Serang yang baru AKBP Andri Kurniawan menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis pendahulunya.
Ia berharap dapat diterima sebagai bagian dari masyarakat dan membuka ruang komunikasi seluas-luasnya.
“Kalau kemarin ada Pak Condro, mulai hari ini saya yang menemani masyarakat. Saya siap menjadi regenerasi beliau dan siap melayani masyarakat Kabupaten Serang,” tegas Andri.
Momen paling mengharukan terjadi saat pelepasan AKBP Condro Sasongko.
Ia meninggalkan Mapolres Serang dengan berdiri di atas kendaraan komando yang biasa digunakan dalam aksi unjuk rasa.
Kendaraan tersebut secara khusus disiapkan oleh elemen buruh sebagai bentuk penghormatan.
Sorak dukungan dan lambaian tangan ribuan warga mengiringi kepergian Condro. (*)




Discussion about this post