SERANG, BANPOS – Pemprov Banten memastikan program sekolah gratis (PSG) akan berlanjut untuk angkatan kedua pada tahun ajaran 2026–2027. Program unggulan Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin akses pendidikan tanpa pungutan bagi masyarakat.
Melalui program Banten Cerdas yang bekerja sama dengan sekolah swasta, Pemprov Banten memastikan tidak ada iuran tambahan yang dibebankan kepada peserta didik. Pemerintah menegaskan, setiap sekolah mitra wajib mematuhi ketentuan tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Jamaluddin, menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada sekolah yang terbukti melanggar kesepakatan dengan melakukan pungutan kepada siswa.
“Sekolah gratis itu tidak boleh ada pungutan, baik oleh yayasan maupun pihak sekolah. Jika ditemukan masih memungut, kerja samanya akan kami hentikan. MoU atau perjanjian kerja sama tidak akan kami lanjutkan,” tegas Jamaluddin, Kamis (8/1).
Menurutnya, saat ini Dindikbud Banten tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program sekolah gratis yang telah berjalan untuk satu angkatan. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh mitra sekolah menjalankan program sesuai dengan aturan yang telah disepakati.
Jamaluddin menambahkan, sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan porsi anggaran terbesar, Dindikbud Banten berkomitmen memaksimalkan penggunaan anggaran untuk mengentaskan angka anak putus sekolah di Provinsi Banten.
“Target kami jelas, tidak boleh ada anak di Banten yang putus sekolah. Semua harus mengenyam pendidikan, baik di jenjang SMA, SMK, maupun SKH,” ujarnya.
Sementara itu, Jamaluddin mengungkapkan bahwa untuk sementara pihaknya belum akan menambah mitra sekolah swasta dalam program sekolah gratis. Namun, Pemprov Banten membuka peluang perluasan program ke sekolah-sekolah di bawah naungan Kementerian Agama.
“Pak Gubernur meminta agar Madrasah Aliyah juga bisa kita bantu melalui program ini. Saat ini masih dalam tahap evaluasi dan kajian,” jelasnya.
Ia berharap, hasil kajian tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga manfaat program sekolah gratis dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Banten.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita eksekusi,” ucapnya. (*)











Discussion about this post