SERANG, BANPOS – Memasukin tahun 2026, Wakil Gubernur (Wagub) Banten, A Dimyati memastikan laju pembangunan di berbagai aspek di Provinsi Banten akan berjalan lebih cepat dari tahun 2025 lalu atau ‘berakselerasi’.
Dimyati mengaku, Pekerjaan Rumah (PR) yang harus di selesaikan di Pemprov Banten sangat melimpah.
Meskipun saat ini, satu persatu permasalahan telah diselesaikan secara bertahap.
“Pemerintahan pasti harus bersih ya, Banten ini jangan ada PR-PR. Kan banyak tuh kemarin (2025, red) ada yang P3K, ada masalah pungutan liar, ada yang terkait dengan kasus BUMD, banyaklah kasus-kasus,” jelasnya, Kamis (8/1).
“Nah, 2026 saya mau tinggal lari cepat. Karena APBD 2026 ini baru produk Andra-Dimyati,” sambungnya.
Dia menegaskan bahwa, pihaknya sangat terbuka dengan segala masukan atau aduan permasalahan yang terjadi di lingkungan Pemprov Banten.
“Pokoknya kalau ada apa-apa lapor Mr. Dim aja,” tegasnya.
Dimyati menyampaikan di tahun 2026 ini, peningkatan akses layanan publik yakni pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur jalan harus terus meningkat.
Agar, masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Banten merasakan dampak positif dari anggaran yang dimiliki Banten.
“Kami berharap lebih kepada infrastruktur. Kan seperti Bang Andra (Bangun jalan desa sejahtera, red) bagus kan, jadi banyak masyarakat menikmati hasil pembangunan yang ada. Nah, terus kami ingin nanti menyelesaikan PR-PR yang lainnya. Kami sedang menata itu dan membuat sistem. Yang penting mah sistemnya,” tandasnya. (*)









Discussion about this post