Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

PAD Cilegon Disebut Lampaui Target, Banggar DPRD Ungkap Fakta Sebenarnya

by Lukman Hapidin
Januari 8, 2026
in HEADLINE, PARLEMEN, PEMERINTAHAN
PAD Cilegon Disebut Lampaui Target, Banggar DPRD Ungkap Fakta Sebenarnya

Anggota Banggar DPRD Kota Cilegon, Rahmatulloh. (LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS)

CILEGON, BANPOS – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Cilegon, Rahmatulloh, menyoroti narasi pemberitaan yang menyebut Pemerintah Kota Cilegon berhasil melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Tahun Anggaran 2025. Ia menilai klaim tersebut perlu disampaikan secara utuh dan proporsional agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

Menurut Rahmatulloh, capaian PAD yang disebut melampaui target tidak dapat dilepaskan dari kebijakan rasionalisasi pendapatan dan belanja yang dilakukan melalui Perubahan APBD 2025. Kebijakan tersebut ditempuh setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengajukan penyesuaian target karena proyeksi pendapatan pada APBD murni dinilai tidak realistis dan berpotensi tidak tercapai.

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026

“Publik harus memahami konteksnya. Target pendapatan itu diturunkan melalui rasionalisasi pada APBD Perubahan. Jadi ketika disebut melampaui target, yang dimaksud adalah target setelah diturunkan, bukan target di APBD reguler,” kata Rahmatulloh, Rabu (7/1).

Ia menjelaskan, permohonan perubahan APBD yang diajukan TAPD saat itu justru didorong oleh kesalahan dalam perencanaan dan proyeksi pendapatan daerah pada APBD awal. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu disampaikan secara terbuka agar masyarakat memperoleh gambaran yang objektif mengenai kinerja pengelolaan keuangan daerah.

Rahmatulloh menilai tidak tepat apabila muncul narasi yang seolah menggambarkan keberhasilan penuh pengelolaan APBD tanpa disertai penjelasan mengenai adanya penyesuaian target pendapatan di tengah tahun anggaran. “Kalau target sudah direvisi turun, lalu realisasi sedikit di atasnya, itu harus dibaca secara proporsional. Jangan sampai masyarakat menerima informasi seakan-akan ini hasil lonjakan kinerja luar biasa, padahal sebagian merupakan konsekuensi dari penyesuaian angka,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kejujuran fiskal dan transparansi informasi kepada publik. Menurutnya, kinerja anggaran tidak hanya diukur dari persentase realisasi, tetapi juga dari kualitas perencanaan, ketepatan proyeksi, serta sejauh mana APBD mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Rahmatulloh menegaskan bahwa DPRD, khususnya Badan Anggaran, akan terus memperkuat fungsi pengawasan agar penyusunan target pendapatan dan belanja pada tahun-tahun mendatang dilakukan secara lebih cermat, berbasis data riil, dan tidak menimbulkan euforia semu.

“Kami di Badan Anggaran berkepentingan memastikan APBD dikelola secara realistis dan akuntabel. Bagi kami, ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Itu sebabnya sejak awal kami konsisten pada satu hal: APBD untuk Rakyat,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Aziz Setia Ade, menyampaikan bahwa Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp80 miliar terjadi karena pendapatan daerah melampaui target serta adanya efisiensi belanja. “SILPA Rp80 miliar, karena pendapatan melebihi target secara keseluruhan dan ada efisiensi belanja yang kurang penting bagi masyarakat,” kata Aziz, Selasa (6/1). (*)

Tags: Cilegondprd cilegonPemkot Cilegon
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri
PERISTIWA

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional
EKONOMI

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU
PERISTIWA

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026
CAA Gelar Konsultasi Publik,  Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL
EKONOMI

CAA Gelar Konsultasi Publik, Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL

Februari 16, 2026
Bahas Tantangan Air Industri Petrokimia, Lautan Air Indonesia Gelar WaterCare Forum
EKONOMI

Bahas Tantangan Air Industri Petrokimia, Lautan Air Indonesia Gelar WaterCare Forum

Februari 5, 2026
Next Post
Diskan Pandeglang Pasang Target Produksi Ikan Tangkap Naik 15 Persen

Diskan Pandeglang Pasang Target Produksi Ikan Tangkap Naik 15 Persen

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh