Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Uniba Bersama BRIN Bahas Etika Kecerdasan Buatan Akademik

by Tusnedi Azmart
Desember 30, 2025
in PENDIDIKAN
Uniba Bersama BRIN Bahas Etika Kecerdasan Buatan Akademik

SERANG, BANPOS – Seiring pesatnya teknologi kecerdasan buatan, Universitas Bina Bangsa menggelar workshop nasional penguatan integritas akademik.

Selanjutnya, Uniba mengangkat isu etika penggunaan kecerdasan buatan di perguruan tinggi secara komprehensif.

Baca Juga

UNIBA Buka Program Magister Hukum

UNIBA Buka Program Magister Hukum

Maret 1, 2026
Dosen UNIBA Pramudi Harsono Raih Gelar Doktor

Dosen UNIBA Pramudi Harsono Raih Gelar Doktor

Maret 1, 2026
Mendiktisaintek Resmikan Gedung Baru Kampus 3 UNIBA

Mendiktisaintek Resmikan Gedung Baru Kampus 3 UNIBA

Februari 11, 2026
Generasi Muda di Kota Serang Didorong Awasi Kebijakan Publik

Generasi Muda di Kota Serang Didorong Awasi Kebijakan Publik

Januari 30, 2026

Kemudian, kegiatan tersebut berlangsung Senin (29/12/2025)di Auditorium Fikes Kampus 3 Uniba.

Selanjutnya, Uniba menyelenggarakan workshop bertajuk Penguatan Integritas Akademik dan Etika Penggunaan AI di Perguruan Tinggi.

Selain itu, kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi Kemendiktisaintek RI dan Komisi X DPR RI.

Kemudian, Uniba menghadirkan Anggota Komisi X DPR RI Prof. Furtasan Ali Yusuf sebagai penggagas utama. Berikutnya, workshop tersebut menarik perhatian dosen dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Banten.

Selanjutnya, kegiatan tersebut bertujuan membekali akademisi mengenai etika AI dan integritas akademik. Kemudian, Uniba menempatkan isu kecerdasan buatan sebagai tantangan strategis pendidikan tinggi.

 

Dampak Teknologi Kecerdasan Buatan

Selain itu, forum tersebut membahas tantangan pembelajaran, penelitian, dan tata kelola kecerdasan buatan. Selanjutnya, diskusi menyoroti dampak teknologi kecerdasan buatan terhadap mutu akademik.

Kemudian, Prof. Furtasan Ali Yusuf membuka workshop melalui pidato kunci. Selanjutnya, ia menekankan pembangunan budaya integritas akademik di kalangan dosen dan mahasiswa. Berikutnya, ia mengaitkan integritas akademik dengan daya saing perguruan tinggi global.

“Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, terutama AI, kita harus memastikan bahwa penggunaan teknologi ini tidak hanya mempermudah proses pendidikan, tetapi juga tetap menjaga prinsip-prinsip integritas, kejujuran, dan keadilan,” ujar Furtasan.

Selanjutnya, Prof. Furtasan menjelaskan potensi ganda kecerdasan buatan dalam pendidikan. Kemudian, ia menilai AI dapat mempercepat pembelajaran sekaligus memicu plagiarisme jika disalahgunakan.

 

Peran Kecerdasan Buatan Dalam Riset

Berikutnya, workshop menghadirkan narasumber BRIN Prof. Hanif Fakhrurroja dan dosen Universitas Telkom. Selanjutnya, mereka membahas peran AI dalam riset dan inovasi perguruan tinggi.

Kemudian, Prof. Hanif menekankan pentingnya pendampingan etis bagi peneliti pengguna AI. Selanjutnya, ia menyoroti risiko plagiarisme, manipulasi data, dan pelanggaran hak cipta.

“AI harus diposisikan sebagai asisten cerdas, bukan pengganti nalar; dan integritas akademik adalah kompas agar pendidikan dan riset dapat terbang lebih tinggi”, ujar Prof. Hanif.

Selanjutnya, Prof. Hanif mengajak peserta menilai persoalan AI secara lebih objektif. Kemudian, ia menyebut AI sebagai akselerator masalah lama dalam budaya akademik.

“Kebijakan nasional sudah tersedia tantangan utamanya adalah implementasi dan pembudayaan nilai. Integritas akademik di era AI perlu bergeser dari larangan dan deteksi menuju tata kelola, transparansi dan human-in-the-loop”, ungkap Prof. Hanif.

Sementara itu, Wakil Rektor I Uniba Sigit Aulia menegaskan komitmen institusi menjaga integritas akademik. Ia menilai kemajuan kecerdasan buatan menuntut kebijakan akademik adaptif.

“Di era digital ini, integritas akademik bukan hanya soal menulis karya ilmiah yang jujur, tetapi juga bagaimana kita mengintegrasikan teknologi dengan bijak dalam kegiatan akademik”, ujar Sigit.

Kemudian, Sigit menegaskan peran perguruan tinggi menghadapi revolusi industri 5.0. Selanjutnya, ia menekankan pendidikan etika teknologi sebagai kebutuhan strategis. Berikutnya, workshop menghadirkan perspektif mahasiswa Generasi Z.

 

Pandangan Generasi Muda

Selanjutnya, Ine Fitrianingsih dari UKM Extama mewakili mahasiswa Ilmu Komunikasi Uniba. Kemudian, Ine memaparkan pandangan generasi muda terhadap kecerdasan buatan dalam pendidikan.

Selanjutnya, ia mengungkap tantangan menjaga integritas akademik di tengah maraknya AI.

“Kami sebagai Gen Z, sangat terbuka terhadap teknologi, namun kami juga menyadari bahwa penggunaan AI harus sejalan dengan nilai kejujuran dan keadilan. Kami ingin AI digunakan untuk mendukung pembelajaran, bukan menggantikan kreativitas dan usaha individu,” kata Ine.

Selanjutnya, workshop ditutup melalui diskusi panel seluruh narasumber. Kemudian, panel membahas AI bertanggung jawab dan pendidikan karakter.

Akhirnya, diskusi menyepakati perlunya kurikulum etika kecerdasan buatan di perguruan tinggi. Selanjutnya, Uniba mendorong pembentukan standar nasional etika kecerdasan buatan akademik. (*)

Tags: BRINKecerdasan BuatanProf. Furtasan Ali YusufUNIBAUniversitas Bina Bangsa
ShareTweetSend

Berita Terkait

UNIBA Buka Program Magister Hukum
HUKRIM

UNIBA Buka Program Magister Hukum

Maret 1, 2026
Dosen UNIBA Pramudi Harsono Raih Gelar Doktor
EKONOMI

Dosen UNIBA Pramudi Harsono Raih Gelar Doktor

Maret 1, 2026
Mendiktisaintek Resmikan Gedung Baru Kampus 3 UNIBA
KESEHATAN

Mendiktisaintek Resmikan Gedung Baru Kampus 3 UNIBA

Februari 11, 2026
Generasi Muda di Kota Serang Didorong Awasi Kebijakan Publik
PEMERINTAHAN

Generasi Muda di Kota Serang Didorong Awasi Kebijakan Publik

Januari 30, 2026
Himanaj UNIBA Sukses Gelar Kompetisi Debat Antar PTS
PENDIDIKAN

Himanaj UNIBA Sukses Gelar Kompetisi Debat Antar PTS

Januari 15, 2026
Implementasikan Tri Dharma, Uniba Perkuat Kolaborasi Jabal Ghafur
PENDIDIKAN

Implementasikan Tri Dharma, Uniba Perkuat Kolaborasi Jabal Ghafur

Januari 8, 2026
Next Post
Pemkab Pandeglang Tambah Kuota PBI JKN

Pemkab Pandeglang Tambah Kuota PBI JKN

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh