SERANG, BANPOS – Talkshow di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten meraih Award Komisi Penyiaran Indonesia pada Anugerah KPID Banten 2026.
Selanjutnya, penganugerahan berlangsung Senin malam (29/2/2025) di Gedung Juang, Alun-alun Kota Serang.
Kemudian, Kepala BPBD Banten Lutfi Mujahidin menyatakan penghargaan tersebut menegaskan pentingnya informasi kebencanaan bagi publik.
“Award dari KPID Banten menjadi sebuah tantangan bagi BPBD Banten, untuk selalu menyampaikan informasi kebencanaan secara komprehensif kepada masyarakat Banten,” ujar Lutfi.
Selanjutnya, Lutfi menekankan penghargaan itu mendorong BPBD Banten memperkuat kualitas komunikasi kebencanaan lintas platform.
Selain itu, pihaknya menempatkan edukasi publik sebagai prioritas dalam pengurangan risiko bencana daerah.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banten Asep Mulya Hidayat menjelaskan upaya penyampaian informasi dilakukan maksimal.
“Kami, menyampaikan informasi apapun terkait kebencanaan, untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. BPBD Banten secara konsisten baik secara tatap muka langsung kepada masyarakat maupun melalui media masa dan media sosial,” ujarnya.
Kemudian, Asep menyampaikan pernyataan tersebut saat Monitoring Natal dan Tahun Baru di Pantai Sawarna, 30 Desember.
Selanjutnya, kegiatan tersebut melibatkan Balawista dan relawan sebagai bagian penguatan kesiapsiagaan kawasan wisata.
Di sisi lain, Ketua KPID Banten Haris Witharja, menjelaskan penghargaan diberikan untuk Program Talkshow Pengurangan Risiko Bencana.
Selanjutnya, program siaran televisi tersebut ditayangkan melalui Jawa Pos TV Banten.
Kemudian, Haris menyebut program dipandu Host Nana Sutisna Amdan, selaku Direktur Jawa Pos TV Banten.
“Program Talkshow, yang sangat menarik dari segi konten dan memilki unsur kebaruan, tayangan program talkshow di BPBD Banten, informatif yang mengetengahkan isu lingkungan hidup, sebagai upaya untuk mengurangi resiko bencana alam di Banten saya pikir sangat layak mendapatkan Award dari KPID Banten,” ujarnya. (*)

Discussion about this post