Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Saat Bursa Asia Menghijau, IHSG Malah Merah: SUPA ARB, INET Meroket

by Lukman Hapidin
Desember 24, 2025
in EKONOMI
Saat Bursa Asia Menghijau, IHSG Malah Merah: SUPA ARB, INET Meroket

JAKARTA, BANPOS – Di tengah mayoritas bursa saham Asia yang menguat menjelang libur akhir tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru bergerak berlawanan arah. Pada penutupan perdagangan Selasa (23/12), IHSG terkoreksi cukup dalam dan menjadi indeks dengan kinerja terburuk di kawasan Asia.

 

Baca Juga

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026

IHSG ditutup melemah 61,06 poin atau 0,71 persen ke level 8.584,78. Pelemahan ini terjadi setelah indeks sempat membangun momentum positif di awal pekan, namun akhirnya tertekan oleh aksi jual investor.

Kondisi tersebut kontras dengan pergerakan bursa regional. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 1,81 persen, sementara Indeks VN Vietnam naik 1,21 persen. Perbedaan kinerja ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku pasar domestik, khususnya investor ritel dari kalangan milenial dan Gen Z yang kian mendominasi transaksi di pasar saham.

Meski indeks melemah, likuiditas pasar terpantau tinggi. Total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp24,49 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 41,56 miliar saham. Tingginya aktivitas ini menunjukkan terjadinya pertukaran kepemilikan saham yang agresif, baik oleh investor institusi maupun ritel.

Tiga saham mencatatkan aktivitas transaksi terbesar, yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), dan PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA). Pergerakan ketiganya mencerminkan tingginya volatilitas pasar menjelang akhir tahun 2025.

BUMI menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar mencapai Rp3,23 triliun. Namun, tingginya transaksi tersebut diiringi tekanan jual, sehingga harga saham BUMI ditutup melemah 3,55 persen. Volatilitas saham emiten tambang ini masih dipengaruhi fluktuasi harga komoditas energi global.

Sementara itu, tekanan paling besar dialami saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA). Bank digital yang berada dalam ekosistem Grup Emtek tersebut mencatatkan nilai transaksi Rp963,53 miliar, namun harga sahamnya anjlok 14,76 persen. Penurunan ini melanjutkan tren negatif setelah sebelumnya saham SUPA sempat menyentuh Auto Rejection Bawah (ARB).

Di sisi lain, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) justru melesat dan menjadi penopang di tengah pelemahan pasar. Saham perusahaan infrastruktur telekomunikasi ini melonjak 24,82 persen dengan nilai transaksi Rp1,19 triliun. Kenaikan tersebut didorong sentimen aksi korporasi terkait rencana penawaran saham baru atau rights issue.

Analis Phintraco Sekuritas menilai pelemahan IHSG dipicu meningkatnya ketidakpastian global menjelang pergantian tahun. Selain itu, pasar domestik dinilai minim katalis positif baru yang mampu mendorong penguatan indeks.

Dalam kondisi tersebut, investor cenderung bersikap wait and see serta melakukan aksi ambil untung untuk mengamankan likuiditas menjelang libur panjang akhir tahun.

Secara keseluruhan, tekanan jual masih mendominasi perdagangan. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 275 saham menguat, 373 saham melemah, dan 157 saham stagnan. (*)

ShareTweetSend

Berita Terkait

POLITIK

PAN Banten Gelar Cerdas Cermat Islami, Siswa Se-Banten Antusias Ikuti Lomba PANdai

Maret 8, 2026
PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
Next Post
Kinerja DPRD Lebak: Tinggi di Anggaran, Rendah di Capaian

Kinerja DPRD Lebak: Tinggi di Anggaran, Rendah di Capaian

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh