Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

ASN Selingkuh Marak di Cilegon, Wakil Walikota Soroti Krisis Moral

by Lukman Hapidin
Desember 17, 2025
in KESRA, PEMERINTAHAN
ASN Selingkuh Marak di Cilegon, Wakil Walikota Soroti Krisis Moral

Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo saat diwawancarai awak media di Kantor Walikota Cilegon, Selasa (2/9). LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS

CILEGON, BANPOS — Fenomena perselingkuhan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menjadi sorotan serius. Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, mengungkapkan indikasi maraknya kasus perselingkuhan yang melibatkan pegawai negeri, khususnya di level pegawai bawah.

Pernyataan tersebut disampaikan Fajar saat menghadiri peringatan Hari Ibu tingkat Kota Cilegon di Aula Setda Cilegon, Selasa (16/12). Ia mengaku temuan tersebut diperoleh dari berbagai keluhan dan curahan hati yang diterimanya selama sekitar 10 bulan menjabat.

Baca Juga

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026

“Curhat selama 10 bulan, kalau pejabat tinggi belum ada, kebanyakan di bawah,” kata Fajar kepada awak media.

Fajar menegaskan, meski persoalan perselingkuhan masuk dalam ranah keluarga, ASN tetap terikat pada nilai moral dan kode etik sebagai pelayan publik. Menurutnya, integritas dan perilaku pribadi ASN turut mencerminkan wajah birokrasi.

“Saya mohon maaf tidak bisa banyak membantu terkait kasus perselingkuhan di PNS. Itu memang urusan keluarga, tapi sebagai PNS punya nilai moral yang harus dijaga,” ujarnya.

Ia menyebutkan, penanganan kasus indisipliner akibat masalah rumah tangga ASN dilakukan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cilegon. Namun, proses pembinaan dan mediasi kerap menemui kendala.

“Upaya pembinaan ada oleh Kepala BKPSDM. Ada mediasi, cuma kadang suaminya datang, istrinya tidak mau. Itu yang kadang membingungkan,” jelasnya.

Dalam momentum Hari Ibu, Fajar juga mengingatkan ASN, khususnya laki-laki, untuk menghargai peran dan pengorbanan istri dalam keluarga. Ia berharap konflik rumah tangga diselesaikan secara dewasa tanpa melibatkan pihak ketiga.

“Kalau ada permasalahan, segera selesaikan. Jangan justru mencari jalan yang memperkeruh keadaan,” tutupnya.(*)

ShareTweetSend

Berita Terkait

PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Gubernur Tegaskan Randis Dilarang Dipakai untuk Mudik

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
EKONOMI

Muji Rohman Optimis Industri Sawah Luhur Pangkas Pengangguran

Maret 5, 2026
Next Post
Suasana kantor PT Agrobisnis Banten Mandiri. DZIKI OKTOMAULIYADI/BANTEN POS

Waduh, Anggaran PT ABM Diduga Raib Rp60 Miliar

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh