CILEGON, BANPOS – Langkah strategis diambil oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dalam membenahi tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Walikota Cilegon, Robinsar, secara resmi menunjuk Didi Sudira untuk mengisi posisi strategis sebagai Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia (SDM) di PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PT PCM).
Penunjukan ini bukan sekadar pengisian jabatan kosong, melainkan sinyal kuat bahwa pemerintah daerah kini memprioritaskan kalangan profesional berpengalaman untuk memacu kinerja perusahaan pelat merah tersebut.
Keputusan ini diambil setelah melalui proses seleksi ketat yang melibatkan berbagai tahapan uji kompetensi.
Didi Sudira berhasil menyisihkan kandidat lain berkat rekam jejaknya yang mentereng di industri perbankan nasional.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direktur Keuangan dan SDM PT PCM, Syaeful Bahri, mengungkapkan bahwa dari lima calon yang telah melewati tahap wawancara langsung dengan Walikota, nama Didi Sudira keluar sebagai pilihan utama.
Latar belakang Didi yang kuat di sektor finansial menjadi faktor penentu.
Sebagai sosok yang pernah menjabat sebagai direktur di Bank Bukopin, Didi dinilai memiliki kapasitas teknis dan manajerial yang sangat dibutuhkan untuk menyehatkan dan mengembangkan PT PCM ke depan.
Hal ini sejalan dengan visi Walikota Robinsar yang menginginkan BUMD tidak hanya eksis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi keuangan daerah.
Syaeful Bahri, yang juga merupakan akademisi dan Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, menjelaskan alasan fundamental di balik keputusan Walikota tersebut.
“Ternyata Pak Wali mempercayakan kepada Pak Didi Sudira karena pertama rekam jejak, kata Pak Wali, Pak Didi memang sangat berpengalaman di bidang keuangan apalagi sebelumnya beliau direktur Bank Bukopin,” ujar Syaeful, Selasa (9/12).
Aspek meritokrasi terlihat jelas dalam proses pemilihan ini. Selain pengalaman kerja, hasil tes psikologi menjadi salah satu indikator utama.
Dalam dunia korporasi modern, stabilitas psikologis dan karakter kepemimpinan adalah aset vital bagi seorang eksekutif.
Berdasarkan laporan Pansel, Didi Sudira mencatatkan nilai tertinggi dalam tes psikologi dibandingkan kandidat lainnya.
Hal ini memberikan jaminan bahwa sosok yang dipilih memiliki kematangan mental untuk menghadapi tekanan bisnis pelabuhan yang dinamis.
Namun, pengalaman dan nilai tes saja tidak cukup. Di tengah tantangan ekonomi global dan kebutuhan daerah akan kemandirian fiskal, inovasi adalah kunci.
Walikota Cilegon menaruh harapan besar pada kemampuan Didi untuk merancang strategi baru yang dapat melipatgandakan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Presentasi Didi mengenai peta jalan PT PCM ke depan dinilai paling konkret dan menjanjikan.
“Kemudian dari semua ranking juga, dia kata Pak Wali dari persentasi, konsep bagaimana PCM kedepan agar menambah PAD Cilegon dengan berbagai inovasi strategi, itu meyakinkan Walikota,” ucapnya.
Langkah formalisasi jabatan ini akan segera dilaksanakan. Manajemen PT PCM bergerak cepat pasca pengumuman ini dengan menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB).
Forum tertinggi dalam perseroan ini akan menjadi panggung penetapan resmi Didi Sudira.
Kecepatan proses ini menunjukkan urgensi perbaikan kinerja di tubuh BUMD tersebut.
Syaeful menerangkan bahwa agenda tersebut telah dijadwalkan dalam waktu dekat agar direksi baru bisa segera bekerja.
“Hari Rabu kalau tidak salah sudah dipersiapkan untuk RUPS luar biasa untuk pengangkatan direktur terpilih, karena direktur terpilih harus dilantik (ditetapkan) di RUPS Luar Biasa,” terangnya.
Harapan publik, khususnya masyarakat Cilegon, kini tertuju pada kinerja manajemen baru PT PCM.
Dengan masuknya profesional dari sektor perbankan, tata kelola keuangan perusahaan diharapkan menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Efisiensi ini krusial agar keuntungan perusahaan tidak tergerus oleh biaya operasional yang tidak perlu, sehingga dividen yang disetorkan ke kas daerah bisa maksimal.
Lebih jauh, Syaeful Bahri menekankan bahwa target utama dari perombakan ini adalah peningkatan layanan jasa kepelabuhanan serta kontribusi finansial yang signifikan bagi pembangunan kota.
“Kita yakini akan lebih berkinerja baik lagi juga layanan perkapalan akan lebih meningkat lagi yang lebih penting deviden nya signifikan untuk APBD Cilegon lebih efisiensi dan efektif dalam tata kelola keuangan,” harapnya. (*)



Discussion about this post