TANGERANG, BANPOS – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) memastikan persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman memasuki masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah antisipasi dilakukan untuk menghindari potensi kelangkaan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.
Memasuki masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman. Langkah antisipasi dilakukan untuk menghindari potensi kelangkaan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, mengatakan kesiapan layanan energi dilakukan secara menyeluruh, terutama di wilayah Sales Area Banten yang meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Serang, Cilegon, Pandeglang, dan Lebak.
“Stok untuk BBM maupun LPG dalam masa Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam keadaan aman, tersedia, dan cukup untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat,” ujar Susanto saat pemaparan Satgas Nataru di wilayah Tangerang Selatan, Senin (8/12/2025).
Selain memastikan ketersediaan pasokan, Pertamina menyiagakan personel operasional 24 jam serta berkoordinasi dengan SPBU dan agen LPG untuk menjaga kelancaran distribusi selama puncak arus liburan.
Pertamina memperkirakan adanya lonjakan konsumsi BBM selama Nataru. Kenaikan diproyeksikan terjadi pada BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo di wilayah Banten dan Tangerang.
“Permintaan diperkirakan naik hingga 6,8 persen dibanding hari normal. Selain itu, kebutuhan Avtur juga diprediksi meningkat seiring tingginya mobilitas penerbangan,” kata Susanto.
Sementara, Sales Area Manager Retail Banten, Agung Kaharesa Wijaya, menyebut konsumsi Solar dan Pertamina Dex justru diperkirakan turun sekitar 1,9 persen, karena pembatasan kendaraan angkutan besar pada periode libur.
Rata-rata kebutuhan harian BBM di Banten mencapai 5.600 kiloliter (KL). Pada puncak Nataru, angka tersebut diproyeksikan meningkat seiring tingginya volume perjalanan darat.
“Kami memprediksi puncak libur Natal terjadi pada 23-24 Desember, dan Tahun Baru pada 1-4 Januari 2026. Satgas Pertamina sendiri sudah siaga sejak pertengahan November hingga awal Januari,” tutur Agung. Untuk kebutuhan LPG, konsumsi diperkirakan naik 2,8 persen.
Total terdapat 212 SPBU di Banten dan Tangerang yang siaga 24 jam serta 301 agen LPG yang disiapkan untuk memastikan ketersediaan.
Selain kesiapan pasokan, Pertamina menegaskan bahwa kualitas BBM yang disalurkan ke masyarakat dipantau secara ketat di Terminal BBM maupun SPBU, terutama menghadapi curah hujan tinggi.
“Rutin kami lakukan pengecekan kadar air saat pembongkaran maupun saat pergantian tim, untuk memastikan tidak ada kontaminasi air pada BBM,” ujar perwakilan tim operasi di Storage & Terminal Pertamina Unit (STPU).
Pengujian visual warna dan kejernihan, density, serta temperatur juga dilakukan untuk memastikan produk sesuai standar Direktorat Jenderal Migas.
Sebelumnya, Pertamina menegaskan kesiapan nasional dalam menghadapi liburan akhir tahun. VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyampaikan Satgas Nataru telah aktif sejak 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026.
“Kami mempersiapkan infrastruktur dan petugas siaga 24 jam demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. (*)



Discussion about this post