JAKARTA, BANPOS – Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,11 persen ke level Rp 16.667 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan Jumat (5/12/2025) di level Rp 16.648 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang menguat 0,19 persen, dolar Singapura naik 0,05 persen, won Korea Selatan menguat 0,22 persen, dan baht Thailand naik 0,04 persen.
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,11 persen ke level 98,86. Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,09 persen ke level Rp 22.242, terhadap euro naik 0,24 persen ke level Rp 19.418 dan terhadap dolar Australia menguat 0,12 persen ke level Rp 11.078.
Analis pasar keuangan Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah berkonsolidasi pada dolar AS dengan potensi melemah terbatas. Indeks dolar AS lebih kuat dari perkiraan setelah survei menunjukkan sentimen konsumen lebih kuat.
“Namun investor masih wait and see menantikan pertemuan FOMC pada Rabu ini untuk petunjuk arah kebijakan The Fed,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.600- Rp 16.700 per dolar AS sepanjang hari ini. (*)

Discussion about this post